Perwakilan Massa Aksi Damai FUI Diterima KPU, Salah Satunya Amien Rais

Kompas.com - 01/03/2019, 15:54 WIB
Ratusan massa FUI melaksanakan aksi damai didepan kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol No.9, Jakarta Pusat, Jumat (1/2/2019). Kompas.com / Tatang GuritnoRatusan massa FUI melaksanakan aksi damai didepan kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol No.9, Jakarta Pusat, Jumat (1/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Perwakilan Forum Umat Islam (FUI) yang menggelar Aksi Damai di depan kantor KPU Republik Indonesia, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat pada Jumat (1/3/2019) diterima oleh pihak KPU dan sedang melaksanakan diskusi.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, sejumlah orang perwakilan diterima masuk pada pukul 15.15 WIB. Nampak salah satu wakil dari FUI adalah Amien Rais.

Adapun massa FUI menuntut agar KPU bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melaksanakan tugasnya dengan menyelenggarakan Pemilu secara bersih dan tidak curang. 

Baca juga: Orasi di Hadapan Massa Aksi Damai, Amien Rais Minta KPU Jujur

Sementara itu, ratusan massa FUI yang berada di depan gedung KPU RI melanjutkan orasi setelah sebelumnya sempat menjalankan ibadah Shalat Ashar selama 20 menit.

Selama aksi berlangsung hingga sore ini, arus lalu lintas di perempatan Jalan Imam Bonjol terpantau lancar.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengatakan, pengamanan aksi dilakukan oleh setidaknya 4.000 personel tim gabungan.

"Penjagaan dilakukan di sisi kanan dan kiri kantor KPU. Jumlah total personel adalah 4.039 yang merupakan gabungan TNI, Polri, pemerintah kota dan KPU," paparnya.

Baca juga: Ada Aksi Damai di Gedung KPU, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

Harry mengatakan, Aksi Damai akan dibatasi hingga pukul 18.00 WIB. 

"Ya sesuai Undang-Undang, aksi unjuk rasa itu sampai pukul 18.00 WIB, itu sudah diatur Undang-Undang," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Jaksel, Bekasi, dan Tangerang Jadi Zona Merah Covid-19 | PSBB Ketat Diperpanjang hingga 11 Oktober

[POPULER JABODETABEK] Jaksel, Bekasi, dan Tangerang Jadi Zona Merah Covid-19 | PSBB Ketat Diperpanjang hingga 11 Oktober

Megapolitan
Kasus Baru Covid-19 di Depok Bertambah 34 Kemarin

Kasus Baru Covid-19 di Depok Bertambah 34 Kemarin

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah, Depok dan Bogor Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah, Depok dan Bogor Berpeluang Hujan

Megapolitan
49 RW di Kota Bekasi Ada di Zona Merah Covid-19,  Paling Tinggi di Bekasi Utara dan Timur

49 RW di Kota Bekasi Ada di Zona Merah Covid-19, Paling Tinggi di Bekasi Utara dan Timur

Megapolitan
Patroli Iklan Aborsi Ilegal di Internet, Polda Metro Jaya Gandeng Kemenkominfo

Patroli Iklan Aborsi Ilegal di Internet, Polda Metro Jaya Gandeng Kemenkominfo

Megapolitan
Tempat Hiburan Malam Disebut Klaster Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Pemprov DKI Kroscek

Tempat Hiburan Malam Disebut Klaster Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Pemprov DKI Kroscek

Megapolitan
Tempat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Penuh, Pemkab Bekasi Siapkan 3 Hotel

Tempat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Penuh, Pemkab Bekasi Siapkan 3 Hotel

Megapolitan
Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Megapolitan
Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Megapolitan
Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Megapolitan
Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Megapolitan
Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Megapolitan
Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Megapolitan
Dapat Nomor Urut Dua di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Sebut Sesuai Harapan

Dapat Nomor Urut Dua di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Sebut Sesuai Harapan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X