Tempat Penitipan Anak Juga Akan Dibangun di Kantor Kecamatan

Kompas.com - 01/03/2019, 16:58 WIB
Kegiatan di TPA Negeri Yos Sudarso Kantor Wali Kota Jakarta Utara yang baru dibuka pada Jumat (1/3/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKegiatan di TPA Negeri Yos Sudarso Kantor Wali Kota Jakarta Utara yang baru dibuka pada Jumat (1/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tempat Penitipan Anak Negeri Yos Sudarso di Kantor Wali Kota Jakarta Utara merupakan tempat penitipan anak kedua yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Utara Wawan Budi Rohman mengatakan, tempat penitipan anak negeri pertama berlokasi di Balai Kota DKI Jakarta

"Sudah ada dua, di Balai Kota sudah ada satu. Tapi kalau di tingkat kota, ini tempat penitipan anak negeri yang pertama, kalau penitipan anak swasta sudah banyak," kata Wawan di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jumat (1/3/2019).

Baca juga: Kini Ada Tempat Penitipan Anak di Kantor Wali Kota Jakarta Utara


Pihaknya berencana membangun tempat penitipan anak serupa di kantor pemerintahan lainnya, seperti di kantor kecamatan atau kelurahan.

Pihaknya akan melihat animo masyarakat terlebih dahulu sebelum pembangunan tempat penitipan anak di lokasi lain. 

"Kami dorong di semua kecamatan juga akan ada, di pasar pun nanti ada. Jadi di setiap lokasi yang kira-kira strategis akan ditempatkan di sana," ujarnya. 

Baca juga: Ada Tempat Penitipan Anak untuk Pegawai DKI di Balai Kota

Sebelumnya, Pemkot Jakarta Utara telah membuka tempat penitipan anak di Blok R Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Utara pada Jumat pagi.

Tempat penitipan anak itu mempunyai luas 40 meter persegi yang bisa menampung 12 anak berusia 2-6 tahun.

Tempat penitipan anak buka setiap hari kerja dengan jam operasional pukul 07.30-16.00 pada Senin-Kamis, sedangkan pada Jumat beroperasi pukul 07.30-16.30, dan bisa digunakan secara cuma-cuma.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Megapolitan
Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Megapolitan
50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Megapolitan
Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Megapolitan
Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Megapolitan
4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

Megapolitan
BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

Megapolitan
Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X