109 WNA di Bekasi Punya E-KTP, Dipastikan Tak Masuk DPT

Kompas.com - 01/03/2019, 21:36 WIB
Beredar sebuah foto e-KTP WNA berinisial GC yang dikaitkan masuk dalam daftar pemilih. TwitterBeredar sebuah foto e-KTP WNA berinisial GC yang dikaitkan masuk dalam daftar pemilih.

BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi Taufiq Rahmat Hidayat mengatakan, terdapat 109 warga negara asing ( WNA) yang sudah memiliki E-KTP

Taufiq mengatakan, para WNA yang sudah memiliki E-KTP sudah memiliki kartu izin tinggal tetap (Kitap) yang diterbitkan pihak imigrasi.

"Pemberian Kitapnya di imigrasi, bukan ranah disdukcapil. Data kami yang tercatat dari (tahun) 2016 ada 109 WNA yang sudah mengajukan Kitap dan diterbitkan NIK oleh kami," kata Taufiq saat ditemui di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (1/3/2019).

Baca juga: KPU Minta Kemendagri Berikan Data WNA yang Punya e-KTP

Taufiq menambahkan, penerbitan Kitap untuk WNA merupakan tanggung jawab imigrasi.

Disdukcapil bertugas menerima laporan WNA yang sudah memiliki Kitap dan mencatatnya untui diterbitkan nomor induk kependudukan (NIK).

WNA yang berhak memiliki KTP adalah yang sudah berusia di atas 17 tahun dan sudah memiliki Kitap karena telah tinggal selama lima tahun atau lebih.

Baca juga: 200 WNA Rekam Data E-KTP di Jateng, Bawaslu Awasi agar Tidak Mencoblos

"E-KTP WNA ini sama cuma enggak bisa buat hak pilih pemilu, karena dia, kan, bukan WNI. Sebetulnya ini bukan baru, aturan sudah mengatur, dan sudah ditetapkan," ujarnya. 

Pihaknya tengah koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kota Bekasi memberi data WNA yang sudah memiliki E-KTP. 

Hal itu dilakukan agar WNA tidak masuk daftar pemilih tetap ( DPT) pada Pemilu 2019.

Baca juga: Hoaks Sepekan, Video Kampanye Hitam hingga WN China Punya E-KTP

"Kami kasih data supaya mereka enggak kecolongan dan tidak jadi DPT," tutur Taufiq.

Komisioner KPU Kota Bekasi Nurul Sumarheni mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan data WNA yang memiliki E-KTP.

Setelah itu, pihaknya akan menyandingkan dengan DPT Kota Bekasi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Megapolitan
PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

Megapolitan
Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Megapolitan
PLN UID Banten Buka 12 Posko Aduan Pelanggan, Ini Hotline Tiap Daerah

PLN UID Banten Buka 12 Posko Aduan Pelanggan, Ini Hotline Tiap Daerah

Megapolitan
Wali Kota Rahmat Effendi Klaim Kota Bekasi Sudah Zona Hijau

Wali Kota Rahmat Effendi Klaim Kota Bekasi Sudah Zona Hijau

Megapolitan
Bioskop Seluruh Indonesia Serentak Beroperasi 29 Juli 2020

Bioskop Seluruh Indonesia Serentak Beroperasi 29 Juli 2020

Megapolitan
5 Pengajar Positif Covid-19, Penghuni Pesantren di Tangerang Jalani Isolasi Mandiri

5 Pengajar Positif Covid-19, Penghuni Pesantren di Tangerang Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
Warga Sebut Kawasan Lubang Buaya Rawan Maling Motor dan Tawuran

Warga Sebut Kawasan Lubang Buaya Rawan Maling Motor dan Tawuran

Megapolitan
Khawatir Terjadi Klaster Baru, Pemkot Bogor Gelar Tes Covid-19 di Stasiun Bogor

Khawatir Terjadi Klaster Baru, Pemkot Bogor Gelar Tes Covid-19 di Stasiun Bogor

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Wilayah Marga Jaya Tangsel Andalkan Kampung Jawara

Cegah Penyebaran Covid-19, Wilayah Marga Jaya Tangsel Andalkan Kampung Jawara

Megapolitan
Penjual Masker Gagalkan Aksi Pencurian Motor dengan Tangan Kosong

Penjual Masker Gagalkan Aksi Pencurian Motor dengan Tangan Kosong

Megapolitan
Selama PSBB Transisi, Tim Produksi Film Diimbau Batasi Jumlah Pemeran dalam Satu Adegan

Selama PSBB Transisi, Tim Produksi Film Diimbau Batasi Jumlah Pemeran dalam Satu Adegan

Megapolitan
Besok Kesempatan Terakhir, Ini Daftar Sisa Kuota di 115 SMA Jakarta

Besok Kesempatan Terakhir, Ini Daftar Sisa Kuota di 115 SMA Jakarta

Megapolitan
Pengelola Pasar Bambu Kuning Sebut Dua Pedagang yang Positif Covid-19 Bukan Warga Sunter

Pengelola Pasar Bambu Kuning Sebut Dua Pedagang yang Positif Covid-19 Bukan Warga Sunter

Megapolitan
Satu Orang Babinkamtibmas Positif Covid-19 setelah Swab Test

Satu Orang Babinkamtibmas Positif Covid-19 setelah Swab Test

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X