Kompas.com - 04/03/2019, 17:17 WIB
Proses pelipatan surat suara di Kantor KPU Jakarta Utara, Senin (4/3/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DProses pelipatan surat suara di Kantor KPU Jakarta Utara, Senin (4/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum Jakarta Utara menemukan sekitar 50 lembar surat suara untuk Pemilihan Presiden 2019 yang rusak selama proses penyortiran.

"Kalau (surat suara) yang Pilpres itu, yang reject atau rusak itu ada 50-an kalau enggak salah ya," kata Ketua KPU Jakarta Utara Abdul Bahder Maloko kepada Kompas.com, Senin (4/3/2019).

Baca juga: Menengok Proses Pelipatan Surat Suara oleh Pekerja Perusahaan Percetakan..

Bahder mengatakan, kerusakan yang ditemukan terbilang minor, misalnya tinta yang luber dan menyebabkan surat suara ternoda.

Ia menegaskan, tidak ada kerusakan fatal seperti surat suara yang tercoblos ataupun sobek.

Kendati demikian, surat-surat suara itu tetap akan diganti dengan surat suara yang baru.

"Ini kami mau mengajukan (penggantian), kami tunggu dari instruksi (KPU) provinsi, kalau memang itu sudah bisa diajukan, nanti kami ajukan," ujar Bahder.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Bahder belum bisa memastikan jumlah surat suara pemilihan anggota DPR, DPD, dan DPRD yang rusak karena proses penyortiran dan pelipatan masih berlangsung.

Bahder menyebut, pelipatan surat suara Pilpres telah selesai dan kini tengah melakukan pelipatan surat suara pemilihan anggota DPR yang diprediksi memakan waktu lebih lama.

Baca juga: 1.551 Surat Suara di KPU Jakpus Rusak, 60 Persen karena Pemotongan Tidak Simetris

"Dia (surat suara Pilpres) lebih tipis, kan cuma sekali dua kali lipat. Kalau ini kan hampir empat sampai lima kali lipatannya, jadi agak tebal dan butuh waktu lah ya," kata Bahder.

Ia menargetkan, proses pelipatan surat suara dapat rampung pada tanggal 30 Maret 2019 mendatang. Setelah itu, surat-surat suara akan didistribusikan ke tingkat kecamatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wahana Indoor di TMII Masih Ditutup

Wahana Indoor di TMII Masih Ditutup

Megapolitan
Anak Boleh Masuk Tempat Wisata, Petugas TMII Keliling Ingatkan Pengunjung Terapkan Prokes

Anak Boleh Masuk Tempat Wisata, Petugas TMII Keliling Ingatkan Pengunjung Terapkan Prokes

Megapolitan
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Simak Aturan Lengkapnya

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Simak Aturan Lengkapnya

Megapolitan
Mulai Rabu Ini, Anak Usia 12 Tahun ke Bawah Boleh Masuk Taman Impian Jaya Ancol

Mulai Rabu Ini, Anak Usia 12 Tahun ke Bawah Boleh Masuk Taman Impian Jaya Ancol

Megapolitan
Wali Kota Bekasi: Kasus Aktif 0,03 Persen, Angka Kematian Pasien Covid-19 Enggak Ada

Wali Kota Bekasi: Kasus Aktif 0,03 Persen, Angka Kematian Pasien Covid-19 Enggak Ada

Megapolitan
Calon Kades di Tangerang Diduga Gelapkan 2 Mobil Rental, Terungkap Setelah Kalah Pilkades

Calon Kades di Tangerang Diduga Gelapkan 2 Mobil Rental, Terungkap Setelah Kalah Pilkades

Megapolitan
Anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Jakarta, Jumlah Pengunjung TMII Meningkat

Anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Jakarta, Jumlah Pengunjung TMII Meningkat

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 2, Polisi Bahas Penerapan Ganjil Genap di 25 Lokasi

Jakarta PPKM Level 2, Polisi Bahas Penerapan Ganjil Genap di 25 Lokasi

Megapolitan
Sampah Kiriman Menumpuk di Pintu Air Manggarai

Sampah Kiriman Menumpuk di Pintu Air Manggarai

Megapolitan
Merasa Difitnah soal Pemecatan, Viani Limardi Resmi Gugat PSI Rp 1 Triliun

Merasa Difitnah soal Pemecatan, Viani Limardi Resmi Gugat PSI Rp 1 Triliun

Megapolitan
Anies Izinkan Anak di Bawah Usia 12 Tahun Masuk Tempat Wisata Didampingi Orangtua

Anies Izinkan Anak di Bawah Usia 12 Tahun Masuk Tempat Wisata Didampingi Orangtua

Megapolitan
Vaksin Pfizer dan Moderna di Depok Hampir Kedaluwarsa, Pemkot Jemput Bola Vaksinasi

Vaksin Pfizer dan Moderna di Depok Hampir Kedaluwarsa, Pemkot Jemput Bola Vaksinasi

Megapolitan
Polisi Sebut Volume Kendaraan di Jakarta Meningkat hingga 40 Persen

Polisi Sebut Volume Kendaraan di Jakarta Meningkat hingga 40 Persen

Megapolitan
Kota Bogor PPKM Level 2, Ini Sektor yang Dapat Kelonggaran

Kota Bogor PPKM Level 2, Ini Sektor yang Dapat Kelonggaran

Megapolitan
6.796 Nakes di Tangsel Belum Dapat Jatah Vaksin Booster

6.796 Nakes di Tangsel Belum Dapat Jatah Vaksin Booster

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.