Kompas.com - 04/03/2019, 21:28 WIB
Sedikitnya 327 pekerja melakukan proses pelipatan surat suara untuk Pemilu 2019 di Gor Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (4/3/2019) Kompas.com / Tatang GuritnoSedikitnya 327 pekerja melakukan proses pelipatan surat suara untuk Pemilu 2019 di Gor Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (4/3/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 891 surat suara untuk Pemilu 2019 di Jakarta Timur rusak.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Timur Wage Wardana menjelaskan beberapa kategori yang membuat surat suara digolongkan rusak, yakni kotor, hasil cetak kabur, kusut, sobek, bercak noda, terdapat lubang, dan tidak sesuai pola.

"Hingga hari ini ada 891 (surat suara) yang rusak. Mayoritas karena terdapat bercak noda," ujar Wage saat dihubungi Kompas.com, Senin (4/3/2019).

Baca juga: Sebanyak 32.703 Surat Suara Rusak di KPU Luwu Utara

Wage mengatakan, pihaknya masih banyak kekurangan surat suara.

Jika ditotal dari semua kategori surat suara, KPU Jakarta Timur masih kekurangan 19.378 surat suara, terdiri dari 5.552 surat suara Pilpres, dan 5.552 surat suara DPR RI dapil Jakarta 1. 

Kemudian 899 surat suara DPRD dapil DKI Jakarta IV, 6.418 surat suara DPRD dapil DKI Jakarta V, dan 957 surat suara DPRD dapil DKI Jakarta VI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ribuan Surat Suara Rusak di KPU Luwu Utara

Pihaknya sudah meminta kekurangan tersebut ke KPU RI dan akan dipasok pekan depan.

"Banyak yang kurang karena ada yang rusak dan belum dikirim. Mudah-mudahan minggu depan sudah kami terima," ucapnya.

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operasi Patuh Jaya 2021 Digelar, Polisi Sebut 400-500 Pelanggar Ditindak per Hari

Operasi Patuh Jaya 2021 Digelar, Polisi Sebut 400-500 Pelanggar Ditindak per Hari

Megapolitan
Pemkot: Belasan Situ Berubah Jadi Perumahan Saat Depok Masih Bagian Kabupaten Bogor

Pemkot: Belasan Situ Berubah Jadi Perumahan Saat Depok Masih Bagian Kabupaten Bogor

Megapolitan
Simpang Mampang Depok Sering Banjir, Warga Minta agar Segara Ditangani, Jangan Margonda Terus yang Dibenahi

Simpang Mampang Depok Sering Banjir, Warga Minta agar Segara Ditangani, Jangan Margonda Terus yang Dibenahi

Megapolitan
Ada 25 Klaster Covid-19 di Sekolah Tatap Muka di Jakarta, Pemprov DKI Disebut Terkesan Tak Siap

Ada 25 Klaster Covid-19 di Sekolah Tatap Muka di Jakarta, Pemprov DKI Disebut Terkesan Tak Siap

Megapolitan
Ada Kecelakaan Truk, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Sempat Macet Total

Ada Kecelakaan Truk, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Sempat Macet Total

Megapolitan
Aturan Makan di Restoran Jakarta Selama PPKM Level 3

Aturan Makan di Restoran Jakarta Selama PPKM Level 3

Megapolitan
Kepala KPLP dan Kasubag Umum Lapas Tangerang Kembali Diperiksa Terkait Kebakaran

Kepala KPLP dan Kasubag Umum Lapas Tangerang Kembali Diperiksa Terkait Kebakaran

Megapolitan
Simpang Mampang Depok Banjir sejak Dini Hari padahal Tidak Diguyur Hujan

Simpang Mampang Depok Banjir sejak Dini Hari padahal Tidak Diguyur Hujan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bakal Cairkan Insentif Nakes pada Oktober Mendatang

Pemkot Bekasi Bakal Cairkan Insentif Nakes pada Oktober Mendatang

Megapolitan
Cegah Klaster Covid-19, Sekolah di Kota Bekasi Wajib Semprot Disinfektan Tiap Selesai PTM

Cegah Klaster Covid-19, Sekolah di Kota Bekasi Wajib Semprot Disinfektan Tiap Selesai PTM

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Kebakaran Lapas Tangerang untuk Tetapkan Tersangka Baru

Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Kebakaran Lapas Tangerang untuk Tetapkan Tersangka Baru

Megapolitan
Polda Metro Jaya Akan Panggil Luhut B Pandjaitan Terkait Laporan terhadap Hariz Azhar dan Fatia Maulidiyanti

Polda Metro Jaya Akan Panggil Luhut B Pandjaitan Terkait Laporan terhadap Hariz Azhar dan Fatia Maulidiyanti

Megapolitan
Soal 25 Klaster Covid-19 akibat PTM di Jakarta, Pimpinan DPRD DKI: Tak Perlu Panik Berlebihan

Soal 25 Klaster Covid-19 akibat PTM di Jakarta, Pimpinan DPRD DKI: Tak Perlu Panik Berlebihan

Megapolitan
Seorang Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Harus Jalani Beberapa Operasi Lagi, Dirawat di Ruang Bedah

Seorang Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Harus Jalani Beberapa Operasi Lagi, Dirawat di Ruang Bedah

Megapolitan
Disdik DKI Kaget Dapat Kabar Ada 25 Klaster Covid-19 pada Sekolah Tatap Muka di Jakarta

Disdik DKI Kaget Dapat Kabar Ada 25 Klaster Covid-19 pada Sekolah Tatap Muka di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.