Pengakuan Pengedar yang Simpan Sabu di Bungkus Makanan Ringan..

Kompas.com - 05/03/2019, 14:59 WIB
Kapolsek Metro Tanah Abang memberikan informasi tentang alat-alat yang digunakan tersangka sebagai kurir narkoba, Selasa (5/3/2019) KOMPAS.COM/PAVEL TANUJAYAKapolsek Metro Tanah Abang memberikan informasi tentang alat-alat yang digunakan tersangka sebagai kurir narkoba, Selasa (5/3/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Polsek Metro Tanah Abang meringkus seorang kurir narkoba yang mengaku bekerja sebagai ojek online, baru-baru ini. 

Tersangka berinisial PSH tersebut ditangkap pada 18 Februari lalu karena membawa narkoba jenis sabu sebanyak 300 gram di kompleks Taman Aries, Jakarta Barat.

Baca juga: Ditangkap, Pengedar yang Simpan Sabu Dalam Bungkus Makanan Ringan

PSH juga kedapatan menyimpan 200 gram sabu di rumahnya.

Menurut Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono, tersangka menyembunyikan sejumlah paket sabu di dalam kantong snack.

Tersangka merobek kantong snack itu lalu menyembunyikan beberapa paket sabu di dalamnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun polisi, PSH menerima sabu dari salah satu napi di Lapas Salemba. Antara napi dengan PSH berinteraksi melalui aplikasi chatting. 

"Ya sudah cukup lama, mereka juga sama-sama dari satu kampung, dari sekitaran Gambir. Hubungannya memang sudah cukup akrab karena tersangka ini bekerja sebagai kurir, sebagai ojek online," ujar Lukman. 

Tersangka yang berusia 30 tahun tersebut juga mengaku ia dijanjikan menerima uang Rp 1 juta sebagai kurir. Namun, nyatanya ia baru mendapat Rp 150.000.

Baca juga: Polri: Andi Arief Diduga Hanya Pengguna Sabu, Kemungkinan Direhabilitasi

"Saya sebagai kurir sekalian sambil ngojek juga, gitu," ujar PSH.

PSH kini ditahan di Polsek Metro Tanah Abang. Dia dikenakan Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal enam tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekeringan, Warga Munjul Beli Air Galon hingga Ambil di Mushala

Kekeringan, Warga Munjul Beli Air Galon hingga Ambil di Mushala

Megapolitan
Begini Cara Mendapatkan Sertifikat Layak Kawin di DKI Jakarta

Begini Cara Mendapatkan Sertifikat Layak Kawin di DKI Jakarta

Megapolitan
Aliansi Buruh Kecewa UMK Banten yang Ditetapkan Gubernur

Aliansi Buruh Kecewa UMK Banten yang Ditetapkan Gubernur

Megapolitan
Penjelasan Wings Air soal Sanksi untuk Pilotnya Sebelum Bunuh Diri

Penjelasan Wings Air soal Sanksi untuk Pilotnya Sebelum Bunuh Diri

Megapolitan
Anggaran Defisit Rp 10 T, Sekda DKI: Itu Dinamika dalam Pembahasan

Anggaran Defisit Rp 10 T, Sekda DKI: Itu Dinamika dalam Pembahasan

Megapolitan
Pilot Wings Air Bunuh Diri, Polisi Dalami Surat Sanksi dari Perusahaan

Pilot Wings Air Bunuh Diri, Polisi Dalami Surat Sanksi dari Perusahaan

Megapolitan
Bukan Prioritas, Pemangkasan Pohon di Permukiman Bekasi Tunggu Aduan Warga

Bukan Prioritas, Pemangkasan Pohon di Permukiman Bekasi Tunggu Aduan Warga

Megapolitan
Pilot Wings Air yang Tewas Bunuh Diri Dikenal Baik dan Ramah oleh Tetangga

Pilot Wings Air yang Tewas Bunuh Diri Dikenal Baik dan Ramah oleh Tetangga

Megapolitan
12 Oknum Satpol PP DKI yang Diduga Bobol Dana Bank Dipecat

12 Oknum Satpol PP DKI yang Diduga Bobol Dana Bank Dipecat

Megapolitan
365 Kali Hari Anak dari Balik Jeruji Besi di Tangerang...

365 Kali Hari Anak dari Balik Jeruji Besi di Tangerang...

Megapolitan
Setelah Mediasi, Orangtua Murid dan SMA Kolese Gonzaga Sepakat Berdamai

Setelah Mediasi, Orangtua Murid dan SMA Kolese Gonzaga Sepakat Berdamai

Megapolitan
Mantan Kapolsek Kebayoran Baru Ditetapkan sebagai Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Mantan Kapolsek Kebayoran Baru Ditetapkan sebagai Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
Polisi Klarifikasi Pelapor Dugaan Penistaan Agama Terhadap Sukmawati Soekarnoputri

Polisi Klarifikasi Pelapor Dugaan Penistaan Agama Terhadap Sukmawati Soekarnoputri

Megapolitan
Kediamannya Retak dan Ambruk, Warga Setu Numpang Tidur di Rumah Tetangga

Kediamannya Retak dan Ambruk, Warga Setu Numpang Tidur di Rumah Tetangga

Megapolitan
Sanksi Cabut Pentil Tak Lagi Mempan, Dishub Derek Kendaraan yang Parkir Sembarangan

Sanksi Cabut Pentil Tak Lagi Mempan, Dishub Derek Kendaraan yang Parkir Sembarangan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X