Setelah Bertemu Taufik, Pengunjuk Rasa di DPRD DKI Membubarkan Diri

Kompas.com - 08/03/2019, 19:37 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik saat temui peserta aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (8/3/2019). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELAWakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik saat temui peserta aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (8/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Massa dari ormas Jawara Betawi bersama Front Pembela Islam (FPI) membubarkan diri dari aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD DKI, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2019) pukul 15.30. 

Mereka membubarkan diri setelah perwakilan aksi, Imam FPI DKI Jakarta Muchsin Alatas bertemu Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik.

Aksi unjuk rasa digelar sejak pukul 13.20 untuk menyampaikan dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut saham kepemilikan Pemprov DKI di PT Delta Djakarta Tbk.

Baca juga: Ormas Ini Ancam Unjuk Rasa Setiap Jumat jika DPRD Tolak DKI Lepas Saham Delta Djakarta

"Mudah-mudahan aspirasi umat islam ini dapat dituntaskan Pemprov DKI dengan mencabut saham di perusahaan minuman alkohol itu," kata Muchsin, di Jakarta Pusat, Jumat.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, massa perlahan membereskan peralatan unjuk rasa seperti spanduk-spanduk yang bertuliskan kalimat dukungan kepada Anies.

Ada yang meninggalkan lokasi dengan mengendarai motor, ada pula yang bersama-sama naik mobil komando.

Baca juga: Anies: Dividen Delta Djakarta Ekuivalen dengan Pajak Alexis, Tak Terasa bagi Jakarta

Kain putih yang sebelumnya digunakan untuk membubuhkan tanda tangan dukungan juga dibawa pulang peserta unjuk rasa.

Arus lalu lintas di sekitar gedung DPRD DKI Jakarta sempat tersendat selama 10 menit lantaran banyaknya kendaraan bermotor pengunjuk rasa yang meninggalkan lokasi.

Aparat kepolisian yang berjaga di lokasi langsung membantu mengurai kepadatan kendaraan bermotor.

Arus lalu lintas kembali lancar setelah seluruh peserta unjuk rasa meninggalkan lokasi.

Baca juga: PKS Dukung Anies Lepas Saham PT Delta Djakarta

Taufik berjanji menyampaikan aspirasi dari peserta unjuk rasa tersebut kepada anggota DPRD DKI Jakarta.

"Dalam tempo yang sesingkat-singkatnya akan saya sampaikan aspirasi bapak-bapak, ibu-ibu, dan ustaz. Insya Allah apa yang diinginkan kita semua akan tercapai," kata Taufik. 

Sebelumnya, kebijakan pelepasan saham Pemprov DKI yang diusulkan Anies di PT Delta Djakarta Tbk ditolak Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

Baca juga: Bestari Barus Minta Anies Perjelas Alasan Lepas Saham Delta Djakarta

Prasetio tidak menyetujui pelepasan saham tersebut karena PT Delta Djakarta Tbk memberikan dividen bagi keuangan daerah.

Sementara itu, pelepasan saham Pemprov DKI di PT Delta Djakarta merupakan janji kampanye Anies dan mantan wakil gubernur Sandiaga Uno pada Pilkada DKI 2017.

Adapun, Pemprov DKI memiliki saham di PT Delta Djakarta Tbk sejak 1970 sebesar 26,25 persen.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menhub Diminta Turun Tangan soal Penghapusan Trase LRT Velodrome-Manggarai

Menhub Diminta Turun Tangan soal Penghapusan Trase LRT Velodrome-Manggarai

Megapolitan
Momen Haru Sara Djojohadikusumo Sampaikan Pesan kepada Anaknya yang Berkebutuhan Khusus

Momen Haru Sara Djojohadikusumo Sampaikan Pesan kepada Anaknya yang Berkebutuhan Khusus

Megapolitan
Ditanya Kinerja Ruhamaben di BUMD Tangsel, Benyamin Davnie Enggan Beri Penilaian

Ditanya Kinerja Ruhamaben di BUMD Tangsel, Benyamin Davnie Enggan Beri Penilaian

Megapolitan
Benyamin Davnie Akui Belum Tindak Semua Bangunan yang Langgar Aturan di Tangsel

Benyamin Davnie Akui Belum Tindak Semua Bangunan yang Langgar Aturan di Tangsel

Megapolitan
Sampai Saat Ini, Benyamin-Pilar Klaim Tak Pernah Ada Konflik Agama di Tangsel

Sampai Saat Ini, Benyamin-Pilar Klaim Tak Pernah Ada Konflik Agama di Tangsel

Megapolitan
Tutup Debat Kandidat Putaran kedua, Azizah-Ruhamaben Duet Lagu Kampanye

Tutup Debat Kandidat Putaran kedua, Azizah-Ruhamaben Duet Lagu Kampanye

Megapolitan
Serap Aspirasi Masyarakat, Benyamin-Pilar akan Bekerja di Kantor RT/RW

Serap Aspirasi Masyarakat, Benyamin-Pilar akan Bekerja di Kantor RT/RW

Megapolitan
Gambar Paslon 1 Dicopot Satop PP, Azizah: Yang Melanggar Harus ditindak Tegas

Gambar Paslon 1 Dicopot Satop PP, Azizah: Yang Melanggar Harus ditindak Tegas

Megapolitan
Benyamin Sebut Pemkot Tangsel Sudah Sediakan Wi-Fi di Masjid Hingga Perpustakaan

Benyamin Sebut Pemkot Tangsel Sudah Sediakan Wi-Fi di Masjid Hingga Perpustakaan

Megapolitan
Jika Menang Pilkada Tangsel, Muhammad-Sara Akan Rutin 'Ngopi' Bareng Warga

Jika Menang Pilkada Tangsel, Muhammad-Sara Akan Rutin "Ngopi" Bareng Warga

Megapolitan
Satpol PP Segel Bank di Kembangan karena Tak Laporkan Temuan 2 Karyawan Positif Covid-19

Satpol PP Segel Bank di Kembangan karena Tak Laporkan Temuan 2 Karyawan Positif Covid-19

Megapolitan
Pilar Saga Ichsan Banggakan Tangsel Jadi Role Model Pemerintah Kota yang Terbuka

Pilar Saga Ichsan Banggakan Tangsel Jadi Role Model Pemerintah Kota yang Terbuka

Megapolitan
Jika Terpilih, Azizah-Ruhamaben Bakal Buat Aplikasi untuk Serap Aspirasi Warga

Jika Terpilih, Azizah-Ruhamaben Bakal Buat Aplikasi untuk Serap Aspirasi Warga

Megapolitan
Soal Tangsel Kota Kelas Dunia, Azizah: Punya Jaminan Sosial dan Hidup Sehat

Soal Tangsel Kota Kelas Dunia, Azizah: Punya Jaminan Sosial dan Hidup Sehat

Megapolitan
Benyamin - Pilar Saga Klaim Bakal Tutup Celah Korupsi di Tangsel jika Terpilih

Benyamin - Pilar Saga Klaim Bakal Tutup Celah Korupsi di Tangsel jika Terpilih

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X