Bima Arya: Korban KRL Anjlok Ada 6 Orang, Termasuk Masinis

Kompas.com - 10/03/2019, 11:46 WIB
Kereta rel listrik (KRL) 1722 jurusan Jatinegara menuju Bogor anjlok di perlintasan kereta antara antara Stasiun Cilebut dan Bogor, Minggu (10/3/2019).Istimewa Kereta rel listrik (KRL) 1722 jurusan Jatinegara menuju Bogor anjlok di perlintasan kereta antara antara Stasiun Cilebut dan Bogor, Minggu (10/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS,com - Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, ada enam korban terkait anjloknya KRL Jatinegara-Bogor, Minggu (10/3/2019).

Bima mengatakan, saat ini keenam korban telah dibawa ke rumah sakit.

"Ada 6 orang korban luka-luka, termasuk masinis," ujar Bima saat diwawancarai KompasTV, Minggu.

Baca juga: Korban Luka Kecelakaan KRL di Bogor Dievakuasi ke RS Salak

Bima mengatakan, kemungkinan beberapa korban mengalami patah tulang.

Bima mengatakan seluruh penumpang telah dievakuasi keluar dari KRL. 

Diberitakan sebelumnya KRL jurusan Jatinegara menuju Bogor anjlok karena tertimpa tiang listrik di antara Stasiun Cilebut dan Stasiun Bogor.

Baca juga: Saya Dengar Bunyi Greeekk..., Pas Saya Lihat 2 Gerbong KRL Terguling

Perjalanan KRL lintas Bogor Jakarta Kota/Jatinegara dan sebaliknya belum dapat dilayani.

VP Komunikasi PT KCI Eva Chairunisa mengatakan, petugas dari PT KAI Daop 1 dan PT KCI telah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi penumpang dan KRL. "Penyebab kejadian tersebut belum dapat disampaikan karena masih proses evakuasi dan akan dilakukan investigasi lebih lanjut," kata Eva dalam keterangan tertulisnya.

 



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Hanya Gunakan 5 Rangkaian Kereta, Diklaim Jadi Penyebab LRT Palembang Belum Maksimal

Hanya Gunakan 5 Rangkaian Kereta, Diklaim Jadi Penyebab LRT Palembang Belum Maksimal

Regional
Tiga Faktor Penyebab Kemacetan di Tanjung Priok

Tiga Faktor Penyebab Kemacetan di Tanjung Priok

Megapolitan
Situng KPU Dinilai Berhasil Pancing Partisipasi Publik Kawal Suara

Situng KPU Dinilai Berhasil Pancing Partisipasi Publik Kawal Suara

Nasional
Pasca-gugurnya Anggota Polisi yang PAM Pemilu, Dinkes Bintan Siagakan Tenaga Medis di Seluruh PPK

Pasca-gugurnya Anggota Polisi yang PAM Pemilu, Dinkes Bintan Siagakan Tenaga Medis di Seluruh PPK

Regional
Minta Pembebasan Rekannya, Aktivis Perempuan Saudi Berkendara Keliling AS

Minta Pembebasan Rekannya, Aktivis Perempuan Saudi Berkendara Keliling AS

Internasional
Bantah Terima Uang, Staf Menpora Diketahui Bertransaksi di Arab dan Tulungagung

Bantah Terima Uang, Staf Menpora Diketahui Bertransaksi di Arab dan Tulungagung

Nasional
Ini Sejumlah Aturan Baru Penerimaan Siswa SD dan SMP di Surabaya

Ini Sejumlah Aturan Baru Penerimaan Siswa SD dan SMP di Surabaya

Regional
Taman Waduk Ria Rio, Asyik Dikunjungi untuk Menyendiri maupun Berduaan

Taman Waduk Ria Rio, Asyik Dikunjungi untuk Menyendiri maupun Berduaan

Megapolitan
Risma: Jangan Cuma Jadi Bonek, Kalian Harus Jadi Pemain Bola yang Hebat

Risma: Jangan Cuma Jadi Bonek, Kalian Harus Jadi Pemain Bola yang Hebat

Regional
AWS Akan Bangun Pusat Data di Jawa Barat, Ini 3 Kisi-kisi dari Ridwan Kamil

AWS Akan Bangun Pusat Data di Jawa Barat, Ini 3 Kisi-kisi dari Ridwan Kamil

Regional
Para Elite Politik Diimbau Beri Komentar Menyejukkan seperti Sandiaga

Para Elite Politik Diimbau Beri Komentar Menyejukkan seperti Sandiaga

Nasional
Satpam yang Bunuh Wanita di Basement Hotel Kirim WhatsApp ke Istri Sebelum Bunuh Diri

Satpam yang Bunuh Wanita di Basement Hotel Kirim WhatsApp ke Istri Sebelum Bunuh Diri

Megapolitan
Perempuan Ini Punya 44 Orang Anak dan Mengurus Mereka Sendirian

Perempuan Ini Punya 44 Orang Anak dan Mengurus Mereka Sendirian

Internasional
CIA Bikin Akun Instagram, Ada Apa?

CIA Bikin Akun Instagram, Ada Apa?

Internasional
Polisi Tangkap 3 Remaja yang Diduga Cabuli Bocah Perempuan 7 Tahun di Riau

Polisi Tangkap 3 Remaja yang Diduga Cabuli Bocah Perempuan 7 Tahun di Riau

Regional

Close Ads X