PT KCI Sebut Masinis Jadi Korban Paling Parah dari KRL Anjlok di Bogor

Kompas.com - 10/03/2019, 16:20 WIB
Vice President (VP) Communication PT KCI Eva Chairunnisa memberikan keterangan kepada wartawan terkait anjlok nya krl di Kebon Pedes Minggu (10/3/2019) KOMPAS.com/ JIMMY RAMADHAN AZHARIVice President (VP) Communication PT KCI Eva Chairunnisa memberikan keterangan kepada wartawan terkait anjlok nya krl di Kebon Pedes Minggu (10/3/2019)

BOGOR, KOMPAS.com - Masinis dari kereta rel listrik (KRL) jurusan Jatinegara menuju Stasiun Bogor yang anjlok di Kebon Pedes, Tanah Sereal, Kota Bogor sempat tak sadarkan diri saat dievakuasi pada Minggu (10/03/2019). 

Baca juga: Ada KRL Anjlok di Bogor, Menhub Janjikan Layanan Kembali Normal Besok

"Paling parah sebenarnya masinisnya tadi, masih sempat tidak sadarkan diri, tapi sekarang sudah sadar," kata Vice President (VP) Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunisa kepada wartawan di lokasi anjloknya kereta pada Minggu sore.

Eva mengatakan, masinis kereta bernomor 1722 yang bernama Yakub tersebut mengalami banyak benturan saat kejadian tersebut.

"Untuk masinis masih perlu rawat inap, kan harus observasi ya, dikhawatirkan benturannya itu mungkin berakibat lain-lain," ujar Eva. 

Masinis tersebut saat ini masih mengalami perawatan di Rumah Sakit Salak, Sempur, Bogor Tengah, Kota Bogor. 

Diberitakan sebelumnya, KRL 1722 jurusan Jatinegara menuju Bogor anjlok saat melintas di antara Stasiun Cilebut dan Bogor, Minggu sekitar pukul 10.15 WIB.

Akibatnya, petugas dan penumpang mengalami luka dan perjalanan KRL lintas Jakarta Kota-Bogor terganggu.

Berdasarkan video milik salah satu saksi mata, tampak kondisi tiga kereta miring ke kiri. Satu kereta juga tampak tertimpa tiang listrik.

Baca juga: PT KCI Pastikan Korban KRL Anjlok di Bogor Dapat Asuransi Kesehatan

Petugas dari PT KCI dan aparat kepolisian telah mengevakuasi seluruh penumpang.

Saat ini, petugas berupaya memindahkan gerbong agar pelintasan bisa dilalui perjalanan kereta lainnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

Megapolitan
Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Megapolitan
Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Megapolitan
Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Megapolitan
Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Megapolitan
Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Megapolitan
Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Megapolitan
THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Megapolitan
Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Megapolitan
Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Megapolitan
Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Megapolitan
171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

Megapolitan
Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Megapolitan
Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X