Perbaikan Listrik Aliran Atas di Jalur Cilebut-Bogor Ditargetkan Selesai Siang Nanti

Kompas.com - 11/03/2019, 09:37 WIB
Proses evakuasi Kereta Rel Listrik 1722 jurusan Jatinegara - Bogor yang anjlok saat melintas di antara Stasiun Cilebut dan Bogor, Minggu (10/3/2019). Akibatnya, enam orang mengalami luka-luka dan sejumlah perjalanan KRL lintas Jakarta Kota-Bogor terganggu.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Proses evakuasi Kereta Rel Listrik 1722 jurusan Jatinegara - Bogor yang anjlok saat melintas di antara Stasiun Cilebut dan Bogor, Minggu (10/3/2019). Akibatnya, enam orang mengalami luka-luka dan sejumlah perjalanan KRL lintas Jakarta Kota-Bogor terganggu.

BOGOR, KOMPAS.com - Proses perbaikan jaringan listrik aliran atas di jalur kereta rel listrik (KRL) antara Stasiun Cilebut dan Stasiun Bogor, Jawa Barat, masih berlangsung. Senin (11/3/2019) pagi sekitar 08.40 WIB, beberapa petugas masih melakukan perbaikan kabel di atas tiang listrik di samping rel kereta.

"Ini kami sedang bangun jaringan listrik atas. Tapi ini sifatnya masih temporary," kata Estu, salah satu kordinator lapangan PT KA Properti Manajeme saat memantau jalannya perbaikan, Senin.

Dia mengatakan, perbaikan sementara itu ditargetkan selesai pada pukul 12.00 siang ini. Perbaikan secara permanen baru akan dilakukan pada malam hari nanti.

"Nanti malam aktivitas kereta sudah habis baru nanti kami bangun permanen," kata dia.

Baca juga: KRL dari Stasiun Bogor Mulai Beroperasi Lagi Pukul 05.00 Pagi Ini

KRL commuter line jurusan Jakarta-Bogor anjlok dari jaur rel di Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Minggu kemarin. Sejumlah kabel listrik aliran atas putus di lokasi itu. Tiang listrik juga ada yang tumbang.

Saksi mata menyebutkan, saat kejadian, terdengar suara dentuman keras dari arah rel kereta. Sebelum anjlok, bagian atap kereta sempat mengenai kabel listrik. Beberapa saat kemudian, gerbong di bagian depan anjlok dan terguling.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Bandara Internasional Yogyakarta Kantongi Sertifikat Bandar Udara dan Siap Beroperasi

Bandara Internasional Yogyakarta Kantongi Sertifikat Bandar Udara dan Siap Beroperasi

Regional
Penumpang KRL Keluhkan Stasiun Kebayoran Gelap

Penumpang KRL Keluhkan Stasiun Kebayoran Gelap

Megapolitan
Komisioner KPU Dilaporkan ke DKPP Terkait Hubungannya dengan Anggota BPN

Komisioner KPU Dilaporkan ke DKPP Terkait Hubungannya dengan Anggota BPN

Nasional
Kecapekan, Satu Petugas KPPS Keguguran dan 1 Anggota Linmas Meninggal

Kecapekan, Satu Petugas KPPS Keguguran dan 1 Anggota Linmas Meninggal

Regional
Pengebom Hotel di Sri Lanka adalah Anak Seorang Pedagang Kaya

Pengebom Hotel di Sri Lanka adalah Anak Seorang Pedagang Kaya

Internasional
Kapolda Metro Jaya Imbau Pihak yang Tak Puas dengan Hasil Pemilu agar Tak Gunakan Langkah Inkonstitusional

Kapolda Metro Jaya Imbau Pihak yang Tak Puas dengan Hasil Pemilu agar Tak Gunakan Langkah Inkonstitusional

Megapolitan
Sandiaga Bertemu 5 Sekjen Parpol Koalisi, Bahas Dugaaan Kecurangan di Pilpres

Sandiaga Bertemu 5 Sekjen Parpol Koalisi, Bahas Dugaaan Kecurangan di Pilpres

Nasional
Keluarga Ceritakan Kronologi Tewasnya Anggota FBR dalam Kericuhan Daan Mogot

Keluarga Ceritakan Kronologi Tewasnya Anggota FBR dalam Kericuhan Daan Mogot

Megapolitan
Akhir April, Pra-Uji Coba Bus Listrik di Jakarta

Akhir April, Pra-Uji Coba Bus Listrik di Jakarta

Megapolitan
Triennial Seni Grafis Indonesia VI, Memacu Kemajuan Dunia Seni Grafis

Triennial Seni Grafis Indonesia VI, Memacu Kemajuan Dunia Seni Grafis

Edukasi
Dua Petugas Panwas di NTT Gugur saat Awasi Pemilu 2019

Dua Petugas Panwas di NTT Gugur saat Awasi Pemilu 2019

Regional
Anies Revisi Pergub Pembebasan PBB, Apa Alasannya?

Anies Revisi Pergub Pembebasan PBB, Apa Alasannya?

Megapolitan
Jadi Tersangka, Sofyan Basir Diduga Menerima Janji Fee Terkait Proyek PLTU Riau-1

Jadi Tersangka, Sofyan Basir Diduga Menerima Janji Fee Terkait Proyek PLTU Riau-1

Nasional
Golkar Babel Laporkan Dugaan Manipulasi Data Pemilu ke Bawaslu

Golkar Babel Laporkan Dugaan Manipulasi Data Pemilu ke Bawaslu

Regional
Selandia Baru: Belum Ada Intelijen Hubungan Serangan Bom Sri Lanka dengan Teror Christchurch

Selandia Baru: Belum Ada Intelijen Hubungan Serangan Bom Sri Lanka dengan Teror Christchurch

Internasional

Close Ads X