Kondisi Membaik, Masinis KRL Anjlok di Bogor Kini Dirawat di RSPAD

Kompas.com - 11/03/2019, 10:53 WIB
Direktur PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro saat menengok masinis kereta yang menjadi korban dalam peristiwa anjloknya KRL jurusan Jakarta-Bogor, di Rumah Sakit Salak,Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019). KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi BempahDirektur PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro saat menengok masinis kereta yang menjadi korban dalam peristiwa anjloknya KRL jurusan Jakarta-Bogor, di Rumah Sakit Salak,Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019).
|

BOGOR.KOMPAS.com - Kondisi Yakub, masinis yang mengoperasikan Kereta Rel Listrik (KRL) Jurusan Jatinegara menuju Bogor sudah berangsur membaik.

Masinis kereta bernomor 1722 itu sempat dirawat di rumah sakit Sakit Salak, Sempur Bogor Tengah, Bogor. Namun, kini sudah dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta Pusat.

"Berangsur-angsur pulih. Sudah dirujuk ke rumah sakit Jakarta karena tempat tinggal mereka di Jakarta," ujar Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta PT KAI, Edy Kuswoyo saat ditemui di lokasi anjloknya kereta di kawasan Kebon Pedes, Bogor.

Baca juga: KNKT Bentuk Tim Investigasi untuk Selidiki Sebab KRL Anjlok di Bogor

Sebelumnya, Yakub tak sadarkan diri pasca-insiden anjloknya KRL yang melaju dari Jatinegara ke arah Bogor.

"Paling parah sebenarnya masinisnya tadi, masih sempat tidak sadarkan diri, tapi sekarang sudah sadar," kata Vice President (VP) Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunisa kepada wartawan di lokasi anjloknya kereta pada Minggu (11/3/2019) sore.

Dia mengatakan Yakub mengalami banyak benturan saat kejadian tersebut.

"Untuk masinis masih perlu rawat inap, kan harus observasi ya, dikhawatirkan benturannya itu mungkin berakibat lain-lain," ujar Eva.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buruh Bangunan Kaget Namanya Dipakai Kepemilikan Mobil Rolls Royce Phantom

Buruh Bangunan Kaget Namanya Dipakai Kepemilikan Mobil Rolls Royce Phantom

Megapolitan
Keluarga Sebut Tersangka Kasus Bendera Bintang Kejora Sedang Sakit Saat Dilimpahkan

Keluarga Sebut Tersangka Kasus Bendera Bintang Kejora Sedang Sakit Saat Dilimpahkan

Megapolitan
Istri Surya Anta Pastikan Suaminya Ditahan di Ruang Isolasi Mako Brimob

Istri Surya Anta Pastikan Suaminya Ditahan di Ruang Isolasi Mako Brimob

Megapolitan
Antisipasi DBD Saat Musim Hujan, PMI Tangsel Jaga Ketersediaan Stok Trombosit

Antisipasi DBD Saat Musim Hujan, PMI Tangsel Jaga Ketersediaan Stok Trombosit

Megapolitan
Gerindra Ajukan 4 Cawagub DKI, Seperti Apa Rekam Jejaknya?

Gerindra Ajukan 4 Cawagub DKI, Seperti Apa Rekam Jejaknya?

Megapolitan
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Tolak 1.488 WNA Masuk Indonesia, Terbanyak dari India

Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Tolak 1.488 WNA Masuk Indonesia, Terbanyak dari India

Megapolitan
WNA Penyelundup Narkoba Terafiliasi Jaringan di Empat Negara

WNA Penyelundup Narkoba Terafiliasi Jaringan di Empat Negara

Megapolitan
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi Butuh Damkar Sektor Pondok Gede

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi Butuh Damkar Sektor Pondok Gede

Megapolitan
Camat Mengaku Sempat Ajak Warga Sunter Agung Tinjau Lokasi Usaha Baru, tetapi...

Camat Mengaku Sempat Ajak Warga Sunter Agung Tinjau Lokasi Usaha Baru, tetapi...

Megapolitan
Mayat Laki-laki Ditemukan Terapung di Danau Setu Pedongkelan

Mayat Laki-laki Ditemukan Terapung di Danau Setu Pedongkelan

Megapolitan
Beredar Foto Jalur Sepeda di Cikini Dibongkar, Ini Penjelasan Pemprov DKI

Beredar Foto Jalur Sepeda di Cikini Dibongkar, Ini Penjelasan Pemprov DKI

Megapolitan
Narkoba yang Diselundupkan 4 WNA Disebut untuk Stok Tahun Baru

Narkoba yang Diselundupkan 4 WNA Disebut untuk Stok Tahun Baru

Megapolitan
Dampak Dua Proyek Flyover, Macet di Poltangan dan Depan Kampus IISIP

Dampak Dua Proyek Flyover, Macet di Poltangan dan Depan Kampus IISIP

Megapolitan
WNA Afrika Ditangkap karena Selundupkan Narkoba di Balik Pakaian Dalam

WNA Afrika Ditangkap karena Selundupkan Narkoba di Balik Pakaian Dalam

Megapolitan
Normalisasi Situ dan Sungai Jadetabek, Sampah Rumah Tangga dan Lumpur Dikeruk

Normalisasi Situ dan Sungai Jadetabek, Sampah Rumah Tangga dan Lumpur Dikeruk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X