Antisipasi Banjir, DKI Siagakan Pompa "Mobile"

Kompas.com - 11/03/2019, 14:12 WIB
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faizal di Balai Kota, Selasa (6/3/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARKepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faizal di Balai Kota, Selasa (6/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana tugas Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Yusmada Faizal mengatakan pihaknya menyiagakan pompa air mobile untuk mengantisipasi pompa stasioner yang rawan rusak. DKI mengandalkan pompa untuk menangani munculnya genangan selama musim hujan.

"Kita harus menyiapkan pompa mobile. Jadi intinya itu ya antispasi untuk penanganan genangan di Jakarta ini salah satunya pompa harus operasi atau stand by," kata Yusmada di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/3/2019).

Yusmada menyebut banjir yang terjadi pekan lalu di sejumlah titik di DKI Jakarta, disebabkan pompa stasioner yang rusak. Pompa harusnya menyedot air yang menggenang dan melimpahkannya ke sungai atau saluran terdekat.

"Rusak cuma ada tiga di Mangga Dua, Muara Angke, sama Setiabudi Barat," ujar Yusmada.

Baca juga: 14 Pompa Dikerahkan Sedot Banjir di Kawasan Mangga Dua

Menurut Yusmada, pompa mobile sudah dikerahkan ke tiga lokasi yang pompa stasionernya terkendala. Diharapkan, pompa mobile bisa segera beroperasi ketika genangan mulai muncul.

"Di Mangga Dua sekarang ada empat unit mobil di sana. Tiga unit pompa mobile SDA dan satu Damkar. Stand by di sana," ujar dia.

Sebanyak 143 RT di Jakarta terendam banjir pascahujan deras pada Selasa (5/3/2019). RT yang terdampak banjir paling banyak di Jakarta Barat, yakni 115 RT.

Sementara RT yang terendam banjir di Jakarta Utara ada 28 RT. Salah satu ruas jalan yang tergenang banjir yakni Kawasan depan ITC Mangga Dua, Jakarta Utara dengan ketinggian air mencapai 30-40 sentimeter.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

14 Hari PSBB Jilid Tujuh di Tangsel, Ada 143 Kasus Baru Positif Covid-19

14 Hari PSBB Jilid Tujuh di Tangsel, Ada 143 Kasus Baru Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 8 Agustus: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 2, Totalnya Kini 623

UPDATE 8 Agustus: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 2, Totalnya Kini 623

Megapolitan
PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Megapolitan
UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

Megapolitan
Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Megapolitan
Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Megapolitan
Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Megapolitan
Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Megapolitan
Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Megapolitan
Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X