KAI Pastikan KRL Tujuan Bogor Sudah Beroperasi Normal

Kompas.com - 11/03/2019, 16:12 WIB
Kereta Rel Listrik (KRL) Lintas Duri - Tangerang di Stasiun Duri pada Kamis (5/4/2018). RIMA WAHYUNINGRUMKereta Rel Listrik (KRL) Lintas Duri - Tangerang di Stasiun Duri pada Kamis (5/4/2018).

BOGOR, KOMPAS.com — PT KAI memastikan kereta rel listrik (KRL) tujuan Bogor, Jawa Barat, kembali beroperasi normal. 

Manajer Humas Daop 1 Jakarta PT KAI Edy Kuswoyo mengatakan, jalur kereta menuju Bogor yang semula rusak akibat kecelakaan KRL pada Minggu (10/3/2019) sudah diperbaiki. 

"Insya Allah nanti sore untuk jam pulang kerja dan selanjutnya besok dan seterusnya sudah bisa normal kembali, baik untuk jalur jalan kereta api maupun aliran listrik," ujar Edy di Kebon Pedes, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2019).

Baca juga: Rel Kebon Pedes Bogor Diperbaiki, Kecepatan KRL Masih 20-40 Km Per Jam

Jalur tersebut sudah bisa dioperasikan dari dua arah, yakni Stasiun Cilebut menuju Stasiun Bogor dan sebaliknya.

Meski demikian, lanjutnya, kecepatan KRL harus diperlambat.

"Kecepatan untuk ke arah Bogor masih 20 kilometer per jam. Saat ini yang ke arah Cilebut masih 40 kilometer per jam," katanya. 

Baca juga: Selesai Diperbaiki, Rel Tempat KRL Anjlok Sudah Bisa Dilintasi

Edy mengatakan, masih banyak perbaikan yang harus dilakukan. Namun, perbaikan tersebut bisa berjalan sambil beroperasinya jalur rel tersebut.

Sebelumnya, KRL rute Jakarta-Bogor anjlok di rel kereta Kebon Pedes, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu. 

Sebelum kereta anjlok, bagian atap kereta sempat mengenai kabel listrik.

Beberapa saat kemudian, kereta bagian depan keluar dari jalur rel.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X