Jika Disetujui Ridwan Kamil, Pemkot Depok Pastikan Buat Detail "Underpass" Rp 800 Miliar

Kompas.com - 11/03/2019, 19:21 WIB
Pelican crossing di Pondok Cina, Jalan Margonda, Selasa (8/1/2019). KOMPAS.COM/CYNTHIA LOVAPelican crossing di Pondok Cina, Jalan Margonda, Selasa (8/1/2019).

DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Depok tengah menanti persetujuan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait pembangunan underpass di Depok dengan besaran anggaran Rp 800 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Depok Supian Suri menyebutkan, dua underpass yang diusulkan tersebut ada di Jalan Dewi Sartika menuju Jalan Margonda dan di pelintasan bawah rel Stasiun Citayam.

"Pak Wali sudah bicara langsung di depan Pak Gubenur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Bila di Pemprov Jabar diakomodir, maka upayakan semaksimalkan mungkin, itu pesan beliau," ucap Supian di Depok, Senin (11/3/2019).

Baca juga: Pemkot Depok Ajukan Dana Hibah Rp 400 Miliar untuk Bangun Underpass

Ridwan Kamil atau Emil pun menyarankan agar Pemkot Depok tidak hanya mengandalkan bantuan dari Pemprov Jabar untuk pembangunan underpass tersebut.

Emil menyarankan agar Pemkot Depok mengajukan bantuan melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bantuan Corporate Social Responsibilty (CSR), dan bantuan dana dari luar negeri.

"Pola-pola itu yang didorong Pak Gubernur, namun saran bantuan dari CSR perusahaan tersebut sangat sulit diwujudkan di Kota Depok dari zaman wali kota yang sebelumnya," ujar Supian.

Supian berharap, pengajuan dana hibah tersebut diakomodir oleh Pemprov Jabar. Pasalnya, daerah yang hendak dibangun underpass tersebut rawan kemacetan.

"Berharapnya pengajuan dana (pembangunan underpass) tersebut diakomodir. Kami akan segera mengajukan Detail Engineering Design (DED) yang matang terkait pembangunan underpass tersebut," ucapnya.

Baca juga: Bupati Kulon Progo Ingin Kekhasan Batik Geblek Renteng Menghias Underpass di NYIA

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, usulan pembangunan underpass tersebut sempat ditawarkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Idris mengatakan, underpass ini merupakan hibah dari Pemprov Jabar dalam mengatasi kemacetan di Depok.

“Pak Ridwan Kamil awalnya menawarkan flyover, saya bilang bisa ditawar underpass karena kondisi jalan dan pedagang yang ada di Jalan Dewi Sartika,” ucap Idris saat dikonfirmasi, Selasa (5/3/2019) lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Megapolitan
Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Megapolitan
Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Megapolitan
Cegah Praktik Judi saat Street Race Ancol, Polda Metro Jaya Siapkan Doorprize

Cegah Praktik Judi saat Street Race Ancol, Polda Metro Jaya Siapkan Doorprize

Megapolitan
Polsek Matraman Beri Uang untuk Tarik Minat Anak-anak Usia 6-11 Tahun Vaksinasi Covid-19

Polsek Matraman Beri Uang untuk Tarik Minat Anak-anak Usia 6-11 Tahun Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Street Race di Ancol Rencananya Hendak Digelar 2 Kali Dalam Sepekan

Street Race di Ancol Rencananya Hendak Digelar 2 Kali Dalam Sepekan

Megapolitan
Wagub DKI: Vaksinasi Booster di Jakarta Capai 143.020

Wagub DKI: Vaksinasi Booster di Jakarta Capai 143.020

Megapolitan
Animo Street Race Ancol Tinggi, Masih Ada yang Mau Daftar Saat Kapasitas Peserta Penuh

Animo Street Race Ancol Tinggi, Masih Ada yang Mau Daftar Saat Kapasitas Peserta Penuh

Megapolitan
Tarif KRL Akan Naik, YLKI Sebut Masyarakat Setuju asal Ada Peningkatan Pelayanan

Tarif KRL Akan Naik, YLKI Sebut Masyarakat Setuju asal Ada Peningkatan Pelayanan

Megapolitan
Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Tembus 153 Kasus, Wagub DKI Minta Warga Hati-hati

Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Tembus 153 Kasus, Wagub DKI Minta Warga Hati-hati

Megapolitan
Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Selama PTM di Jakarta Ditemukan di 15 Sekolah

Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Selama PTM di Jakarta Ditemukan di 15 Sekolah

Megapolitan
Pedagang Belum Mengetahui Rencana Revitalisasi di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Belum Mengetahui Rencana Revitalisasi di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Setelah Ancol, Street Race Rencananya Digelar di Serpong Tangsel

Setelah Ancol, Street Race Rencananya Digelar di Serpong Tangsel

Megapolitan
Ini 8 Kelas yang Bertanding di Ajang Street Race Ancol

Ini 8 Kelas yang Bertanding di Ajang Street Race Ancol

Megapolitan
Penyesuaian Tarif KRL Jabodetabek untuk Keadilan

Penyesuaian Tarif KRL Jabodetabek untuk Keadilan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.