Lampu Merah 180 Detik Sebabkan Kemacetan Mengular di Jalan Matraman Raya

Kompas.com - 11/03/2019, 21:17 WIB
Kemacetan panjang hingga 3 km akibat lamanya lampu merah di Jalan Matraman Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (11/3/2019)KOMPAS.com/Ryana Aryadita Kemacetan panjang hingga 3 km akibat lamanya lampu merah di Jalan Matraman Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (11/3/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kemacetan panjang kerap terjadi di Jalan Raya Matraman Raya, Jakarta Timur, terutama saat jam kerja.

Penyebab kemacetan tersebut lantaran lamanya lampu merah di pertigaan antara Jatinegara menuju Matraman.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, pengaturan waktu lampu merah mencapai 180 detik atau 3 menit.

Baca juga: Traffic Light di Jalan M Hasibuan dan Juanda Padam, Arus Lalu Lintas Padat

Sementara itu, lampu hijau hanya 30 detik.

Hal tersebut menyebabkan kemacetan panjang hingga 3 kilometer.

Area ini sebenarnya bukan area rawan macet.

Baca juga: Terminal Depok Dipindah Sementara, Dishub Rekayasa Traffic Light

Jalan dari Jatinegara menuju Matraman maupun sebaliknya, dari Jatinegara belok kanan menuju Manggarai tidak terlalu padat.

Namun, lamanya waktu di lampu merah inilah yang menyebabkan kemacetan.

Salah satu pengendara, Silvi mengaku terkadang harus menunggu 2 hingga 3 kali lampu merah untuk bisa melewati jalan tersebut.

Baca juga: Ada Ganjil-Genap, BPTJ dan Dishub Bahas Pengaturan Waktu Traffic Light

"Saya, kan, hampir setiap hari lewat sini, itu harus nunggu 2 sampai 3 kali lampu merah baru lewat. Pokoknya kalau sudah jam sibuk tuh macetnya ampun-ampunan," ujar Silvi kepada Kompas.com, Senin (11/3/2019).

Pengendara lainnya, Hendra mengatakan, pengaturan waktu lampu merah yang lama ini sudah berlangsung beberapa bulan belakangan.

"Dulu enggak kayak begini, baru beberapa bulan ini. Makanya kalau jam sibuk tuh panjangnya bisa sampai Gereja Kainonia," ucapnya.

Baca juga: Kabel Putus Sebabkan Traffic Light Galau di Melawai

Ia berharap pengaturan waktu bisa segera diperbaiki agar tidak menimbulkan kemacetan berkepanjangan.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya


Close Ads X