Pelaku Mengaku Belajar Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi dari YouTube

Kompas.com - 12/03/2019, 16:37 WIB
Para pelaku pencuri dengan motif Pencuri Dengan Motif Ganjal Mesin ATM dengan Tusuk Gigi di minimarket Jakarta Selatan KOMPAS.com/ JIMMY RAMADHAN AZHARIPara pelaku pencuri dengan motif Pencuri Dengan Motif Ganjal Mesin ATM dengan Tusuk Gigi di minimarket Jakarta Selatan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku pencurian dengan motif ganjal mesin ATM dengan tusuk gigi mengaku belajar melakukan aksinya dari media sosial YouTube.

"Belajar dari YouTube," kata N (34), salah seorang pelaku kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Selatan pada Selasa (12/3/2019)

Berdasarkan keterangan pelaku, mereka baru sekali melakukan aksinya

Adapun N dan tiga orang komplotannya ditangkap secara terpisah di sebuah apartemen di Tangerang, Banten dan hotel di Karawang, Jawa Barat.

Baca juga: Polisi Amankan Komplotan Pencuri yang Ganjal Mesin ATM dengan Tusuk Gigi

"Keempat pelaku ini ditangkapnya kira-kira dua minggu yang lalu," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya Ghalib.

Mulanya, para pelaku menyelipkan sebuah tusuk gigi ke mesin ATM di sebuah minimarket yang berada di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada 12 Februari 2019 lalu. Kemudian mereka menunggu korban yang ingin mengambil uang.

Saat korban kesulitan untuk memasukan kartu ATM, para pelaku mencoba membantu korban. Momen ini dimanfaatkan korban dengan mengganti kartu ATM tersebut dengan kartu palsu yang sudah mereka siapkan.

Baca juga: Polisi Minta Warga Waspadai Pembobolan ATM dengan Modus Ganjal ATM

Kemudian para pelaku mengintip saat korbannya memasukan pin ATM dari sisi sebelah kiri dan kanan korban.

"Jadi ketika sudah dapat kartunya karena sudah ditukar dan sudah mengetahui pin atmnya ya sudah. misinya mereka sudah selesai ya sudah dan mereka melakukan aksi penarikan uang itu di tempat lain gitu," jelas Andi.

Keempat pelaku tersebut akan dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tangerang Kembali Salurkan Bansos Covid-19, Kali Ini di Kecamatan Pinang dan Larangan

Pemkot Tangerang Kembali Salurkan Bansos Covid-19, Kali Ini di Kecamatan Pinang dan Larangan

Megapolitan
Angka Kepatuhan Masyarakat Tangsel Terhadap Protokol Kesehatan Baru 81,4 Persen

Angka Kepatuhan Masyarakat Tangsel Terhadap Protokol Kesehatan Baru 81,4 Persen

Megapolitan
Pemprov DKI Diingatkan Tidak Buka Dulu Tempat Hiburan Malam Saat PSBB Transisi Selesai

Pemprov DKI Diingatkan Tidak Buka Dulu Tempat Hiburan Malam Saat PSBB Transisi Selesai

Megapolitan
Diduga Tenggelam, Dua Anak Laki-laki Ditemukan Tewas di Kali Minangkabau Setiabudi

Diduga Tenggelam, Dua Anak Laki-laki Ditemukan Tewas di Kali Minangkabau Setiabudi

Megapolitan
UPDATE 14 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 10 Orang, Totalnya Kini 325

UPDATE 14 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 10 Orang, Totalnya Kini 325

Megapolitan
Kreo Selatan Jadi Kelurahan dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Kota Tangerang

Kreo Selatan Jadi Kelurahan dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Kota Tangerang

Megapolitan
Wali Kota Ungkap Lima PNS di Bekasi Terpapar Covid-19

Wali Kota Ungkap Lima PNS di Bekasi Terpapar Covid-19

Megapolitan
Pegawai Disdik DKI Diimbau Tak Terlibat Jual Beli Kursi Kosong Sekolah Negeri

Pegawai Disdik DKI Diimbau Tak Terlibat Jual Beli Kursi Kosong Sekolah Negeri

Megapolitan
FSGI Minta Kemendikbud Tegur Pemkot Bekasi karena Izinkan Sekolah Tatap Muka

FSGI Minta Kemendikbud Tegur Pemkot Bekasi karena Izinkan Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Politisi Gerindra Sarankan Pegawai Transjakarta Layangkan Somasi karena Upah Lembur Belum Dibayar

Politisi Gerindra Sarankan Pegawai Transjakarta Layangkan Somasi karena Upah Lembur Belum Dibayar

Megapolitan
Komnas PA Terima Laporan Praktik Jual Beli Kursi dalam PPDB Depok, Harganya Capai Rp 5 Juta

Komnas PA Terima Laporan Praktik Jual Beli Kursi dalam PPDB Depok, Harganya Capai Rp 5 Juta

Megapolitan
Polisi Telusuri Sebuah Warung yang Kerap Didatangi Editor Metro TV sebelum Tewas

Polisi Telusuri Sebuah Warung yang Kerap Didatangi Editor Metro TV sebelum Tewas

Megapolitan
Upah Lembur Tak Dibayar, Sejumlah Pegawai Transjakarta Mengadu ke DPRD DKI

Upah Lembur Tak Dibayar, Sejumlah Pegawai Transjakarta Mengadu ke DPRD DKI

Megapolitan
Ajak Warga Pulihkan Ekonomi, Wali Kota Tangerang: Utamakan Belanja di Toko Dekat Rumah

Ajak Warga Pulihkan Ekonomi, Wali Kota Tangerang: Utamakan Belanja di Toko Dekat Rumah

Megapolitan
350 Karyawan AirNav Dites Urine untuk Memastikan Bebas Narkoba

350 Karyawan AirNav Dites Urine untuk Memastikan Bebas Narkoba

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X