Simak! Ini Cara agar Terhindar dari Pelecehan Seksual di KRL

Kompas.com - 12/03/2019, 19:44 WIB
Petugas PT KCI saat melakukan kampanye pencegahan pelecehan seksual di Stasiun Sudirman, Selasa (12/3/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaPetugas PT KCI saat melakukan kampanye pencegahan pelecehan seksual di Stasiun Sudirman, Selasa (12/3/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Founder Komunitas Perempuan Rika Rosvianti mengatakan, ada beberapa cara agar terhindar dari pelecehan seksual saat berada di transportasi umum.

Pertama, penumpang perempuan diimbau tidak tidur selama perjalanan.

"Kedua, usahakan untuk kabari keluarga atau kerabat setelah naik KRL, lalu tidak sibuk menggunakan ponsel saat di kereta agar tidak menurunkan kewaspadaan diri," ucap Rika dalam acara "Kampanye Pelecehan Seksual di Transportasi Publik", di Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).

Baca juga: Pemprov Jatim Siap Bantu Bangun Transportasi Massal KA di Surabaya

Selanjutnya, penumpang harus mewaspadai orang-orang yang mencurigakan.

"Seharusnya di dalam transportasi publik juga tidak mendengarkan musik karena dapat menurunkan kewaspadaan," ujarnya. 

Selain itu, lanjut dia, ada beberapa alat bantu untuk melawan pelecehan.

Baca juga: Pembangunan Transportasi Massal di Jakarta Butuh Dana Rp 605 Triliun

Alat-alat yang bisa dipakai untuk melawan pelecehan adalah cincin bermata besar, payung, helm, parfum, buku berukuran tebal, peluit, minyak gosok, sepatu hak, dan kacamata.

"Alat-alat ini bisa digunakan untuk menyerang pelaku di mata atau wajah dan kelamin agar punya waktu untuk melarikan diri," kata Rika. 

Pihaknya berharap cara-cara pencegahan ini dapat membantu agar pelecehan seksual tak makin marak terjadi di transportasi massal.

Baca juga: Urai Kemacetan, Solo Bangun 15 Koridor Transportasi Massal

Berdasarkan catatan Komnas Perempuan sepanjang tahun 2018, kasus kekerasan terhadap perempuan mencapai 406.178 kasus kekerasan atau meningkat 14 persen dibanding tahun 2017.

Sementara itu, berdasarkan catatan internal PT KCI, ada 34 kasus pelecehan seksual di dalam KRL maupun stasiun pada tahun 2018. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Megapolitan
Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Megapolitan
Ini Sketsa Wajah 2 Pelaku Penembakan Pengusaha di Kelapa Gading

Ini Sketsa Wajah 2 Pelaku Penembakan Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Mengenang Peristiwa Pembakaran Bekasi dari Tugu Perjuangan...

Mengenang Peristiwa Pembakaran Bekasi dari Tugu Perjuangan...

Megapolitan
Polisi Buat Sketsa Pembunuh Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi Buat Sketsa Pembunuh Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Tujuh Sumur Tua di Kranggan Resmi Dijadikan Cagar Budaya

Tujuh Sumur Tua di Kranggan Resmi Dijadikan Cagar Budaya

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21, Kasus Covid-19 di Bekasi Capai 703

UPDATE: Tambah 21, Kasus Covid-19 di Bekasi Capai 703

Megapolitan
Pemkot Depok Pastikan Tempat Tidur Bagi Pasien Covid-19 Masih Tersedia

Pemkot Depok Pastikan Tempat Tidur Bagi Pasien Covid-19 Masih Tersedia

Megapolitan
Giant Margo City Belum Ditetapkan Jadi Klaster Covid-19, Ini Sebabnya

Giant Margo City Belum Ditetapkan Jadi Klaster Covid-19, Ini Sebabnya

Megapolitan
Pegawai Positif Covid-19, Giant Extra Margo City Ditutup Sementara

Pegawai Positif Covid-19, Giant Extra Margo City Ditutup Sementara

Megapolitan
Kerinduan Idris Si Manusia Patung, Kenang Ramainya HUT RI di Kota Tua Sebelum Pandemi...

Kerinduan Idris Si Manusia Patung, Kenang Ramainya HUT RI di Kota Tua Sebelum Pandemi...

Megapolitan
Simak, Ini Prakiraan Cuaca BMKG di Jabodetabek 15 Agustus 2020

Simak, Ini Prakiraan Cuaca BMKG di Jabodetabek 15 Agustus 2020

Megapolitan
UPDATE 14 Agutstus: Bertambah 11, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 678

UPDATE 14 Agutstus: Bertambah 11, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 678

Megapolitan
Selain Bom Molotov, Polisi Sita Bendera Anarko dari Gerombolan yang Ingin Susupi Demo di DPR

Selain Bom Molotov, Polisi Sita Bendera Anarko dari Gerombolan yang Ingin Susupi Demo di DPR

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X