Anies Akan Integrasikan Sistem Perizinan "Online" Pemerintah Pusat dan DKI

Kompas.com - 14/03/2019, 13:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (11/3/2019)Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (11/3/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mengintegrasikan sistem perizinan online single submission (OSS) yang digagas pemerintah pusat dengan sistem perizinan digital milik Pemprov DKI Jakarta, yaitu JakEVO.

Anies menjelaskan, OSS akan menjadi aplikasi yang digunakan masyarakat untuk mengajukan perizinan, sedangkan JakEVO untuk memproses perizinan yang diajukan.

"Kemarin disepakati masuknya lewat OSS, dari OSS kemudian langsung ke JakEVO, diproses JakEVO, kemudian keluar izinnya. Enggak (tumpang tindih), justru disinkronkan jadi satu," ujar Anies di Condet, Jakarta Timur, Kamis (14/3/2019).

Baca juga: Di Istana, Anies Kritik Sistem Perizinan Online Pemerintah Pusat

Anies menyampaikan, JakEVO yang digunakan Pemprov DKI sudah diintegrasikan dengan tata ruang Ibu Kota.

Dengan demikian, izin sebuah usaha tidak akan terbit jika kategori usaha tidak sesuai dengan tata ruang Jakarta.

"Di Jakarta, kalau kita mau mendirikan usaha, harus sesuai tata ruang, misalnya mau bikin kegiatan yang punya limbah berbahaya, berarti tidak bisa semua tempat. Karena itu, izinnya harus menyesuaikan tata ruang," katanya. 

Baca juga: Menhub: Pengembangan Transportasi Massal di Daerah Sering Terhambat Perizinan

Anies menyebut, Pemprov DKI Jakarta masih mengurus integrasi dua sistem perizinan online dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Sebelumnya, Anies mengktitik sistem perizinan OSS yang digagas pemerintah pusat.

Ia menyebut ada masalah dalam sistem perizinan usaha online itu sehingga tidak bisa diterapkan penuh di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Baca juga: PTSP Jakarta Utara Layani Perizinan di 18 Ruang Publik

Hal ini disampaikan Anies menanggapi keluhan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution terkait belum berjalannya OSS di Ibu Kota.

"Tidak pantas saya balas-balasan dengan Pak Menko. Ada beberapa masalah dalam sistem OSS," kata Anies di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Namun, Anies enggan menjelaskan lebih jauh masalah yang ia maksud kepada awak media.


Terkini Lainnya

Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Megapolitan
Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Akan Beri Insentif Industri Perfilman

Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Akan Beri Insentif Industri Perfilman

Regional
BPN Optimistis Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat Pasca-Kampanye Rapat Umum

BPN Optimistis Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat Pasca-Kampanye Rapat Umum

Nasional
Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Regional
Prabowo dan Sandiaga Dijadwalkan Kampanye Rapat Umum Bersama di 4 Kota

Prabowo dan Sandiaga Dijadwalkan Kampanye Rapat Umum Bersama di 4 Kota

Nasional
Terjatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Pelabuhan Samudera Kendari

Terjatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Pelabuhan Samudera Kendari

Regional
Prabowo dan Sandiaga Awali Rapat Kampanye Rapat Umum di Kota yang Berbeda

Prabowo dan Sandiaga Awali Rapat Kampanye Rapat Umum di Kota yang Berbeda

Nasional
Prabowo Akan Awali Kampanye Rapat Umum di Manado dan Makassar

Prabowo Akan Awali Kampanye Rapat Umum di Manado dan Makassar

Nasional
Pasca-banjir Bandang Jayapura, Warga Diminta Lapor Jika Cium Aroma Tak Sedap

Pasca-banjir Bandang Jayapura, Warga Diminta Lapor Jika Cium Aroma Tak Sedap

Regional
Mengamuk, Pria Ini Bacok Tiga Anggota Keluarga Mantan Istrinya

Mengamuk, Pria Ini Bacok Tiga Anggota Keluarga Mantan Istrinya

Regional
La Nyalla Ancam 'Amputasi' Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

La Nyalla Ancam "Amputasi" Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Regional
Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Regional
Tahun 2020, Jokowi Akan Bangun 3.000 BLK Komunitas di Pondok Pesantren

Tahun 2020, Jokowi Akan Bangun 3.000 BLK Komunitas di Pondok Pesantren

Regional
TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

Regional
Patung Putri Duyung Kini Pakai Kemben, Manajemen Ancol Sebut Penyesuaian Budaya

Patung Putri Duyung Kini Pakai Kemben, Manajemen Ancol Sebut Penyesuaian Budaya

Megapolitan

Close Ads X