Kompas.com - 14/03/2019, 20:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - LBH Pers mendorong media massa untuk turut menjalankan fungsi edukasi terkait pemberitaan kasus bunuh diri.

Hal tersebut diungkapkan pengacara LBH Pers Gading Yonggar dalam diskusi yang digelar di kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Kamis (14/3/2019) dengan tema "Bagaimana Seharusnya Memberitakan Bunuh Diri?".

"Media harus mengurangi sisi sensasional atau mendramatisir berita bunuh diri, walau belum ada pedoman khusus tapi sedikit banyak hal itu sudah diatur dalam kode etik jurnalistik," katanya.

Baca juga: Presiden Jokowi Perpanjang Masa Jabatan Anggota Dewan Pers

Gading memaparkan, ada tiga hal yang sebenarnya sudah diatur dalam kode etik jurnalistik dan harus diperhatikan media dalam penulisan berita bunuh diri.

"Pertama, terkait dengan wawancara keluarga atau penyebab kematian, media harus mempertimbangkan hal ini karena berkaitan dengan aspek menghargai seseorang," jelasnya.

Aspek kedua menurut Gading adalah diskriminasi. Dalam berita, orang yang melakukan bunuh diri sering dianggap bersalah menurut nilai-nilai tertentu.

"Dalam berita bunuh diri, foto korban ditampilkan dan kronologi ditampilkan secara detail. Ini masuk ke dalam aspek pemberitaan sadis," sebutnya.

Gading berharap nantinya pedoman atau aturan pemberitaan bunuh diri dapat segera terbentuk. Sehingga media juga bisa menjadi aktor pencegahan preventif kasus bunuh diri.

"Aturan ini bukan mengekang kebebasan pers, tapi justru memunculkan kembali Pasal 3 Undang-Undang Nomor 40 tentang Pers sebagai pemberi edukasi dan kontrol sosial pada masyarakat," pungkasnya.

Baca juga: Dewan Pers dan AJI Jadi Saksi Sidang Dugaan Penganiayaan Jurnalis Bangkalan

Adapun saat ini, AJI sedang mendorong disahkannya pedoman penulisan berita bunuh diri.

Terdapat 20 poin yang diajukan kepada Dewan Pers untuk disahkan.

"Tidak lama lagi pedomannya keluar, sudah dalam tahap finishing," jelas anggota Divisi Gender, Anak, dan Marginal AJI Dian Yuliastuti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Motor 'Adu Banteng' di Sukatani Bekasi, Tiga Orang Tewas, Salah Satunya Polisi

2 Motor "Adu Banteng" di Sukatani Bekasi, Tiga Orang Tewas, Salah Satunya Polisi

Megapolitan
Korban Kecelakaan Bus Peziarah di Ciamis Curiga Sopir Lalai Berkendara

Korban Kecelakaan Bus Peziarah di Ciamis Curiga Sopir Lalai Berkendara

Megapolitan
Cerita Salah Satu Korban Kecelakaan di Ciamis, Banyak Lansia Trauma tapi Terus Ditanya Polisi

Cerita Salah Satu Korban Kecelakaan di Ciamis, Banyak Lansia Trauma tapi Terus Ditanya Polisi

Megapolitan
Peziarah Korban Kecelakaan di Ciamis Mengaku Baru Dievakuasi Beberapa Jam Usai Kejadian

Peziarah Korban Kecelakaan di Ciamis Mengaku Baru Dievakuasi Beberapa Jam Usai Kejadian

Megapolitan
Mobil Balap Formula E Akan Konvoi Keliling Monas, 2 Hari Jelang Balapan

Mobil Balap Formula E Akan Konvoi Keliling Monas, 2 Hari Jelang Balapan

Megapolitan
Detik-detik Bus Peziarah Kecelakaan di Ciamis, Sopir Panik dan Berteriak Saat Lewati Jalan Menurun

Detik-detik Bus Peziarah Kecelakaan di Ciamis, Sopir Panik dan Berteriak Saat Lewati Jalan Menurun

Megapolitan
100 UMKM Disebut Bakal Ramaikan Perhelatan Formula E Jakarta 2022

100 UMKM Disebut Bakal Ramaikan Perhelatan Formula E Jakarta 2022

Megapolitan
Bodi Mobil Balap Formula E Tiba di JIS, Akan Dirakit di Ancol pada 27 Mei

Bodi Mobil Balap Formula E Tiba di JIS, Akan Dirakit di Ancol pada 27 Mei

Megapolitan
Video Viral Pengemudi Pajero Marahi dan Tampar Sopir Yaris di Tol, Polisi Telusuri Masalahnya

Video Viral Pengemudi Pajero Marahi dan Tampar Sopir Yaris di Tol, Polisi Telusuri Masalahnya

Megapolitan
Anak Peziarah yang Meninggal Kecelakaan di Ciamis: Saya Lihat Foto, Ibu Sudah Tergeletak...

Anak Peziarah yang Meninggal Kecelakaan di Ciamis: Saya Lihat Foto, Ibu Sudah Tergeletak...

Megapolitan
Tangisan Anak Iringi Pemakaman Peziarah Asal Tangerang yang Meninggal di Ciamis...

Tangisan Anak Iringi Pemakaman Peziarah Asal Tangerang yang Meninggal di Ciamis...

Megapolitan
Rumah di Kemayoran Terbakar akibat Korsleting Listrik, 60 Personel Damkar Dikerahkan

Rumah di Kemayoran Terbakar akibat Korsleting Listrik, 60 Personel Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Tangis Pecah Saat Peziarah Korban Luka-luka Kecelakaan di Ciamis Tiba di Tangerang

Tangis Pecah Saat Peziarah Korban Luka-luka Kecelakaan di Ciamis Tiba di Tangerang

Megapolitan
Korban Luka-luka dalam Kecelakaan di Ciamis Akan Tiba di Tangerang Sore Ini

Korban Luka-luka dalam Kecelakaan di Ciamis Akan Tiba di Tangerang Sore Ini

Megapolitan
Rute KRL ke Jakarta Kota Dihapus 28 Mei, Penumpang dari Bekasi-Cikarang Mesti Transit di Manggarai

Rute KRL ke Jakarta Kota Dihapus 28 Mei, Penumpang dari Bekasi-Cikarang Mesti Transit di Manggarai

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.