Seorang Pria di Tangsel Mengaku Anggota Teroris Saat Ditilang

Kompas.com - 14/03/2019, 20:43 WIB
Papan nama tempat sementara Polres Tangerang Selatan yang diresmikan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian bertempat di gedung Universitas Pembangunan Jaya, Jalan Boulevard Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (19/8/2015). KOMPAS.com/Andri Donnal Putera Papan nama tempat sementara Polres Tangerang Selatan yang diresmikan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian bertempat di gedung Universitas Pembangunan Jaya, Jalan Boulevard Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (19/8/2015).

TANGERANG, KOMPAS.com - Seorang pria mengaku sebagai anggota kelompok teroris saat ditilang anggota Sat Lantas Polres Tangerang Selatan, Kamis (14/3/2019) pagi tadi.

Pria tersebut diberhentikan polisi di di Jalan Grand Boulevard BSD, Serpong, Tangerang Selatan.

"Begitu diberhentikan yang bersangkutan langsung mengatakan ia anggota teroris bom Bali dan Sarinah," cerita Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho, Kamis.

Anggota Sat Lantas Polres Tangerang Selatan Brigadir Gatot yang memberhentikan pria berinisial AS (32) itu langsung berhati-hati dalam melakukan penanganan.

Baca juga: Takut Ditilang, Heni dan Motornya Nyebur Selokan di Pasar Minggu

"Anggota yang memberhentikan langsung lapor ke Polres, dan langsung kami tangani untuk dilakukan pemeriksaan," cerita Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho.

Setelah dibawa ke Polres Tangerang Selatan diketahui AS menggunakan kendaraan milik kakak kandungnya tanpa izin.

Tak lama keluarga mendatangi pihak kepolisian dengan membawa surat dari rumah sakit yang menunjukan bahwa AS mengalami gangguan mental.


Terkini Lainnya

Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Megapolitan
Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Akan Beri Insentif Industri Perfilman

Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Akan Beri Insentif Industri Perfilman

Regional
BPN Optimistis Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat Pasca-Kampanye Rapat Umum

BPN Optimistis Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat Pasca-Kampanye Rapat Umum

Nasional
Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Regional
Prabowo dan Sandiaga Dijadwalkan Kampanye Rapat Umum Bersama di 4 Kota

Prabowo dan Sandiaga Dijadwalkan Kampanye Rapat Umum Bersama di 4 Kota

Nasional
Terjatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Pelabuhan Samudera Kendari

Terjatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Pelabuhan Samudera Kendari

Regional
Prabowo dan Sandiaga Awali Rapat Kampanye Rapat Umum di Kota yang Berbeda

Prabowo dan Sandiaga Awali Rapat Kampanye Rapat Umum di Kota yang Berbeda

Nasional
Prabowo Akan Awali Kampanye Rapat Umum di Manado dan Makassar

Prabowo Akan Awali Kampanye Rapat Umum di Manado dan Makassar

Nasional
Pasca-banjir Bandang Jayapura, Warga Diminta Lapor Jika Cium Aroma Tak Sedap

Pasca-banjir Bandang Jayapura, Warga Diminta Lapor Jika Cium Aroma Tak Sedap

Regional
Mengamuk, Pria Ini Bacok Tiga Anggota Keluarga Mantan Istrinya

Mengamuk, Pria Ini Bacok Tiga Anggota Keluarga Mantan Istrinya

Regional
La Nyalla Ancam 'Amputasi' Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

La Nyalla Ancam "Amputasi" Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Regional
Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Regional
Tahun 2020, Jokowi Akan Bangun 3.000 BLK Komunitas di Pondok Pesantren

Tahun 2020, Jokowi Akan Bangun 3.000 BLK Komunitas di Pondok Pesantren

Regional
TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

Regional
Patung Putri Duyung Kini Pakai Kemben, Manajemen Ancol Sebut Penyesuaian Budaya

Patung Putri Duyung Kini Pakai Kemben, Manajemen Ancol Sebut Penyesuaian Budaya

Megapolitan

Close Ads X