Status Hukum Pelaku Penusukan di Halte Transjakarta Tunggu Hasil Pemeriksaan Kejiwaan

Kompas.com - 15/03/2019, 12:12 WIB
Ilustrasi TransJakarta KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi TransJakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku penusukan penumpang Transjakarta di Halte BKN, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Kamis (14/3/2019) yakni Sudirman (52) akan menjalani pemeriksaan kejiwaan.

Kapolsek Kramat Jati Kompol Nurdin A Rahman mengatakan Sudirman akan diperiksa kejiwaannya oleh tim dokter Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

"Kesehatan jiwa pelaku akan segera dicek, diperiksa oleh dokter RS Polri. Pemeriksaan kejiwaan untuk kepentingan penyelidikan terkait tindakan yang dia lakukan kemarin," kata Nurdin saat dihubungi, Jumat (15/3/2019).

Baca juga: Kronologi Penusukan Penumpang Transjakarta di Halte BKN Cawang

Pemeriksaan kejiwaan dilakukan karena saat diperiksa penyidik Unit Reskrim Polsek Kramat Jati Sudirman mengaku trauma dengan orang yang duduk sembari mengangkat kaki.

Dia juga mengaku mendengar bisikan gaib sehingga nekat menusuk korban menggunakan sebilah badik yang selalu dia bawa saat berpergian.

"Kejiwaannya diperiksa karena dia mengaku trauma. Pengakuannya mendengar semacam bisikan gaib yang bilang ke dia bahwa 'Orang di sebelah kamu sedang menghinamu', pengakuan dia seperti itu," terangnya.


Baca juga: Pelaku Penusukan Penumpang Transjakarta Mengaku Dengar Bisikan Roh Halus

Bila dinyatakan tak memiliki gangguan jiwa, pelaku akan dijerat pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal dua tahun delapan bulan penjara.

Sebelumnya, seorang penumpang Transjakarta ditusuk oleh orang tak dikenal di Halte Transjakarta BKN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (14/3/2019).

Korban yang berinisial ES (29) ditusuk oleh pelaku yang diketahui bernama Sudirman (52) secara tiba-tiba sekitar pukul 11.20 WIB.

Alhasil korban menderita luka tusuk di kaki.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Megapolitan
Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Megapolitan
Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Megapolitan
Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Megapolitan
 Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Megapolitan
Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Megapolitan
Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Megapolitan
Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Megapolitan
Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Megapolitan
Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Megapolitan
PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

Megapolitan
Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Megapolitan
Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Megapolitan
Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Megapolitan
Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X