Tim Bandit Tangkap 186 Begal dalam 5 Hari

Kompas.com - 16/03/2019, 12:40 WIB
Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono memberikan keterangan kepada awak media di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Sabtu (2/3/2019).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono memberikan keterangan kepada awak media di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Sabtu (2/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menangkap 186 begal yang meresahkan warga di wilayah hukum Polda Metro Jaya sejak 11-15 Maret 2019.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, para pelaku tersebut ditangkap oleh Tim Bandit Polda Metro Jaya atas perintah Kapolda Metro Jaya untuk menertibkan wilayah Jakarta dan sekitarnya pada 11 Maret 2019.

"Pelaku yang ditangkap tim bandit yakni jambret, pencurian dengan pemberatan, penodongan, dan pencurian dengan kekerasan," kata Argo, Sabtu (16/3/2019).

Baca juga: Lagi, Polisi Tangkap Begal yang Beraksi di Beji, Depok

Argo menyebut, kasus begal terbanyak terjadi di Jakarta Barat. Tercatat, 50 tersangka begal diamankan oleh aparat kepolisian di wilayah itu.

"Kasus begal tertinggi itu ada di Jakarta Barat dengan 50 tersangka. Kedua, Jakarta Selatan dengan 37 tersangka dan dilanjutkan Jakarta Utara ada 31 tersangka," ucap dia. 

Para pelaku tersebut tidak hanya dewasa. Ada pula pelaku yang tergolong anak di bawah umur.

Baca juga: Di Balik Geng Begal yang Melibatkan Remaja di Bawah Umur..

Dari para begal, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang sering digunakan pelaku untuk melakukan aksinya.

"Di antaranya yang diamankan, lima senjata api rakitan, 42 senjata tajam, 62 kendaraan roda dua, 2 kendaraan roda empat, 48 telepon genggam, dan uang tunai senilai Rp 5.557.000," kata Argo.


Terkini Lainnya

Babak Baru Sidang Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet...

Babak Baru Sidang Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet...

Megapolitan
Survei Litbang 'Kompas': Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Turun 3,4 persen, Prabowo-Sandi Naik 4,7 Persen

Survei Litbang "Kompas": Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Turun 3,4 persen, Prabowo-Sandi Naik 4,7 Persen

Nasional
Sawah yang Terendam Banjir di Magetan Akan Dapat Klaim Asuransi

Sawah yang Terendam Banjir di Magetan Akan Dapat Klaim Asuransi

Regional
Jaga Persatuan, Wali Kota Hendi Bakal Gelar Semarang Bersholawat

Jaga Persatuan, Wali Kota Hendi Bakal Gelar Semarang Bersholawat

Regional
Pascadebat, Kemana Pemilih Pemula Berlabuh?

Pascadebat, Kemana Pemilih Pemula Berlabuh?

Nasional
Polisi Amankan Uang Palsu Rp 4,6 Miliar dari Rumah Kontrakan di Sleman

Polisi Amankan Uang Palsu Rp 4,6 Miliar dari Rumah Kontrakan di Sleman

Regional
Perjalanan Kasus Romahurmuziy dari OTT hingga Penggeledahan Ruang Kerja Menag

Perjalanan Kasus Romahurmuziy dari OTT hingga Penggeledahan Ruang Kerja Menag

Nasional
Ketika Pedagang Pecel Lele Dipukul karena Lama Menunggu Pesanan...

Ketika Pedagang Pecel Lele Dipukul karena Lama Menunggu Pesanan...

Megapolitan
Trump Munculkan Ide Brasil Gabung Jadi Anggota NATO

Trump Munculkan Ide Brasil Gabung Jadi Anggota NATO

Internasional
[BERITA POPULER] KPK Sita Uang Ratusan Juta di Laci Meja Menteri Agama | Helikopter Prabowo Dilarang Mendarat

[BERITA POPULER] KPK Sita Uang Ratusan Juta di Laci Meja Menteri Agama | Helikopter Prabowo Dilarang Mendarat

Nasional
BMKG: Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini

BMKG: Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
WNI di Polandia Ada yang Sudah Mencoblos Pemilu 2019 via Pos

WNI di Polandia Ada yang Sudah Mencoblos Pemilu 2019 via Pos

Nasional
Pemakaman Jenazah Korban Teror di Selandia Baru Dimulai Hari Ini

Pemakaman Jenazah Korban Teror di Selandia Baru Dimulai Hari Ini

Internasional
[HOAKS] Ada Badai 45 Knot di Yogyakarta pada 17-20 Maret 2019

[HOAKS] Ada Badai 45 Knot di Yogyakarta pada 17-20 Maret 2019

Regional
Survei Litbang 'Kompas': Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 49,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 37,4 Persen

Survei Litbang "Kompas": Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 49,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 37,4 Persen

Nasional

Close Ads X