Petugas UPK Badan Air Temukan Ular Sanca Dekat RPTRA Kalijodo

Kompas.com - 16/03/2019, 16:57 WIB
Petugas UPK Badan Air memamerkan ular sanca  yang ditemukan di aliran Banjir Kanal Barat dekat RPTRA Kalijodo, Jakarta Barat, Sabtu (16/3/2019). Dokumentasi/ UPK Badan Air Jakarta BaratPetugas UPK Badan Air memamerkan ular sanca yang ditemukan di aliran Banjir Kanal Barat dekat RPTRA Kalijodo, Jakarta Barat, Sabtu (16/3/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas UPK Badan Air Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, menemukan seekor ular sanca di aliran Kanal Banjir Barat dekat RPTRA Kalijodo, Sabtu (16/3/2019).

Petugas UPK Badan Air Jakarta Barat Apit Raharjo mengatakan, ular itu ditemukan ketika petugas membersihkan sampah di kali tersebut.

"Petugas lagi bersihin sampah sama bantaran kali terus ularnya di tengah-tengah kali kayak jalan mengarah ke petugas," kata Apit saat dikonfirmasi Kompas.com.

Apit melanjutkan, ular itu kemudian mengarah ke bantaran kali dan ditangkap petugas menggunakan alat serokan sampah.

Baca juga: [POPULER MEGAPOLITAN] Pedagang dari Cilincing yang Disanjung Jokowi I Bagaimana Kondisi Kalijodo Kini I Preman Intimidasi Pekerja Jalan Tol

Apit menyebut, ular itu tidak melawan saat ditankap petugas. Ular kemudian dimasukkan ke dalam karung dan dibawa ke bedeng para petugas.

"Ularnya sih enggak ngelawan, enggak ada perlawanan dari ularnya. Pas dia berenang ke arah petugas pun dia berenang aja bukan ngincar apa-apa," ujar Apit.

Menurut Apit, ular sanca baru pertama kali ditemukan di Kanal Banjir Barat dekat RPTRA Kalijodo. Ular yang ditemukan sepanjang 2,5 meter dan seberat 2 kilogram.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Pulangkan Sejumlah Pedemo Tolak Omnibus Law yang Diamankan di Sekitar Istana

Polisi Pulangkan Sejumlah Pedemo Tolak Omnibus Law yang Diamankan di Sekitar Istana

Megapolitan
Sudin Bina Marga Jakpus Bersihkan Fasilitas yang Dicorat-coret Saat Demo

Sudin Bina Marga Jakpus Bersihkan Fasilitas yang Dicorat-coret Saat Demo

Megapolitan
30 Rumah di Jakut Rusak Diterjang Puting Beliung, 4 Orang Luka

30 Rumah di Jakut Rusak Diterjang Puting Beliung, 4 Orang Luka

Megapolitan
Pemprov dan DPRD DKI Gelar Rapat Bahas KUPA-PPAS 2020 di Puncak Bogor

Pemprov dan DPRD DKI Gelar Rapat Bahas KUPA-PPAS 2020 di Puncak Bogor

Megapolitan
Menanti Pergub Banten untuk Tentukan Nasib PSBB Kota Tangerang

Menanti Pergub Banten untuk Tentukan Nasib PSBB Kota Tangerang

Megapolitan
Kepala Dinas hingga Wali Kota Ramai-ramai Daftar Jabatan Sekda DKI

Kepala Dinas hingga Wali Kota Ramai-ramai Daftar Jabatan Sekda DKI

Megapolitan
Proses Klaim Lama, Rumah Sakit Pinjam ke Bank untuk Talangi Biaya Penanganan Covid-19

Proses Klaim Lama, Rumah Sakit Pinjam ke Bank untuk Talangi Biaya Penanganan Covid-19

Megapolitan
Hendak Demo ke Jakarta, 24 Pelajar di Kota Tangerang Tertangkap Bawa Batu dan Botol

Hendak Demo ke Jakarta, 24 Pelajar di Kota Tangerang Tertangkap Bawa Batu dan Botol

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Blak-blakan John Kei soal Pertikaian Berdarah di Green Lake dan Duri Kosambi | Pemprov DKI akan Gusur Bangunan di Bantaran Kali

[POPULER JABODETABEK] Blak-blakan John Kei soal Pertikaian Berdarah di Green Lake dan Duri Kosambi | Pemprov DKI akan Gusur Bangunan di Bantaran Kali

Megapolitan
Ketersediaan Tempat Tidur Isolasi dan ICU untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah

Ketersediaan Tempat Tidur Isolasi dan ICU untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah

Megapolitan
Cegah Banjir, Damkar Jaktim Rutin Semprot Saluran Air agar Tak Tersumbat

Cegah Banjir, Damkar Jaktim Rutin Semprot Saluran Air agar Tak Tersumbat

Megapolitan
Klaim Biaya Penanganan Covid-19 Sulit, Asosiasi Bekasi Sebut Tak Mungkin RS 'Meng-covid-kan' Pasien

Klaim Biaya Penanganan Covid-19 Sulit, Asosiasi Bekasi Sebut Tak Mungkin RS "Meng-covid-kan" Pasien

Megapolitan
Warga Muara Angke Tak Mengungsi meski Terendam Banjir Rob, Lurah: Mereka Sudah Biasa

Warga Muara Angke Tak Mengungsi meski Terendam Banjir Rob, Lurah: Mereka Sudah Biasa

Megapolitan
Hendak Dibawa ke Wisma Atlet, Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 Kabur dari Ambulans dan Berbaur dengan Massa Aksi

Hendak Dibawa ke Wisma Atlet, Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 Kabur dari Ambulans dan Berbaur dengan Massa Aksi

Megapolitan
Polisi: Tiga Admin Medsos yang Provokasi Demo Rusuh Juga Berstatus Pelajar

Polisi: Tiga Admin Medsos yang Provokasi Demo Rusuh Juga Berstatus Pelajar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X