Kompas.com - 16/03/2019, 21:28 WIB
Ketua Korbid Keumatan DPP Partai Golkar Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi di Posko Cemara, Kamis (7/2/2019). KOMPAS.com/JESSI CARINA Ketua Korbid Keumatan DPP Partai Golkar Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi di Posko Cemara, Kamis (7/2/2019).
|


JAKARTA, Kompas.com  - Ketua DPP Partai Golkar Muhammad Zainul Majdi menilai Kiai Ma'ruf Amin telah siap menyongsong debat calon wakil presiden yang akan berlangsung Minggu, 17 Maret.

Menurut pria yang akrab disapa TGB (Tuan Guru Bajang), cawapres nomor urut 01 itu telah menunjukkan rekam jejak yang mumpuni di sejumlah bidang yang dikuasainya.

Selain dikenal sebagai ulama yang karismatik, Kiai Ma'ruf juga dikenal sebagai tokoh ekonomi syariah yang telah berkidmat untuk umat.

Menurut TGB, debat akan menunjukkan kepada masyarakat mengenai sosok Kiai Ma'ruf yang visioner, lugas, dan cerdas.

"Debat itu bagus agar masyarakat melihat pemimpin kita. Dan pak Ma'ruf track record yang jelas," ujar TGB ketika dihubungi, Jumat (15/3/2019).

Baca juga: Siti Aisyah Bebas, TGB Nilai Sudah Sepatutnya Pemerintah Lindungi Warganya

Dia menilai selama ini perjuangan yang dilakukan Kiai Ma'ruf telah tampak dengan semakin berkibarnya ekonomi syariah.

Kiai Ma'ruf baginya bukan tokoh yang hanya datang untuk memetik popularisme dari ekonomi syariah, tapi merupakan orang yang sejak awal berkeringat untuk memperjuangkan kesetaraan ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Dia adalah intelektual muslim bekerja demi ekonomi umat dan pembangunan yang lebih berdaulat," kata pria yang juga mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) itu.

Ia pun yakin, performa Kiai Ma’ruf dalam debat akan mengejutkan sekaligus memuaskan. Sebab Kiai Ma'ruf dinilai punya orisinalitas gagasan dan bukan hanya menjual pencitraan.

"Dia punya pandangan yang bisa dilihat  lewat track recordnya. Akan lugas menyampaikan. In sya Allah memuaskan," ujar TGB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Tewas dengan Luka Sayatan di Cibitung Bekasi Diduga Korban Pembunuhan

Pria Tewas dengan Luka Sayatan di Cibitung Bekasi Diduga Korban Pembunuhan

Megapolitan
Ruang Komputer di SMK Nasional Depok Terbakar

Ruang Komputer di SMK Nasional Depok Terbakar

Megapolitan
Bocah Korban Kekerasan di Serpong Tangsel Disundut Rokok dan Ditusuk-tusuk Obeng

Bocah Korban Kekerasan di Serpong Tangsel Disundut Rokok dan Ditusuk-tusuk Obeng

Megapolitan
Kelurahan Sunter Agung Buka Posko Pendaftaran DTKS Tahap Dua

Kelurahan Sunter Agung Buka Posko Pendaftaran DTKS Tahap Dua

Megapolitan
Muri Beri Penghargaan Kebun Raya Bogor Tepat di hari Ultah ke-205

Muri Beri Penghargaan Kebun Raya Bogor Tepat di hari Ultah ke-205

Megapolitan
Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Jangan Sampai Jadi Euforia

Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Jangan Sampai Jadi Euforia

Megapolitan
Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Aturannya Membingungkan

Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Aturannya Membingungkan

Megapolitan
Disayangkan, Fraksi Demokrat-PPP Tak Ikut Interpelasi Wali Kota Depok Terkait KDS

Disayangkan, Fraksi Demokrat-PPP Tak Ikut Interpelasi Wali Kota Depok Terkait KDS

Megapolitan
Karyawan Perum Perhutani Tolak SK Menteri LHK, Berharap Hutan di Jawa Tak Dikelola Perorangan

Karyawan Perum Perhutani Tolak SK Menteri LHK, Berharap Hutan di Jawa Tak Dikelola Perorangan

Megapolitan
Cegah Penularan Hepatitis Akut Misterius, Ini Saran Dinkes DKI

Cegah Penularan Hepatitis Akut Misterius, Ini Saran Dinkes DKI

Megapolitan
Berlatih Budi Daya Anggur dan Melon demi Menambah Penghasilan...

Berlatih Budi Daya Anggur dan Melon demi Menambah Penghasilan...

Megapolitan
Jokowi Bolehkan Lepas Masker, Warga: Belum Endemi tapi Prokes Dilonggarkan Sebebas Itu, Kontradiktif

Jokowi Bolehkan Lepas Masker, Warga: Belum Endemi tapi Prokes Dilonggarkan Sebebas Itu, Kontradiktif

Megapolitan
Kasus Kekerasan Anak di Serpong Tangsel Terungkap Saat Ibu Korban Mengecek Ponsel Anaknya

Kasus Kekerasan Anak di Serpong Tangsel Terungkap Saat Ibu Korban Mengecek Ponsel Anaknya

Megapolitan
Masyarakat Boleh Lepas Masker di Luar Ruangan, Satpol PP Jakpus Hapus Razia Tertib Masker

Masyarakat Boleh Lepas Masker di Luar Ruangan, Satpol PP Jakpus Hapus Razia Tertib Masker

Megapolitan
Seorang Pria di Cilincing Dibacok Temannya Saat Sedang Nongkrong Bareng Sambil Minum Miras

Seorang Pria di Cilincing Dibacok Temannya Saat Sedang Nongkrong Bareng Sambil Minum Miras

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.