Kompas.com - 18/03/2019, 12:00 WIB
Para pelajar saat berkunjung ke rumah plastik Pos Gerojokan, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur yang dibentuk oleh UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta KOMPAS.com/Ryana AryaditaPara pelajar saat berkunjung ke rumah plastik Pos Gerojokan, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur yang dibentuk oleh UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta

Hanya sejumlah barang yang dibeli, di antaranya besi dan asbes sebagai penopang rumah plastik, serta semen, pasir untuk membangun kolam ikan.

Baca juga: Monumen Botol Plastik di Gunung Slamet Ini Dibuat dari Sampah Pendakian

"Sekitar Rp 1 juta lah, itu dana patungan semuanya. Dikumpulkan secara sukarela saja selama proses pembuatan," ucap Rudi.

Ikan yang menghuni kolam pun merupakan hasil temuan personel UPK Badan Air saat bertugas.

"Ada yang beli tapi enggak banyak, beberapa saja. Seperti besi dan semen untuk bangun kolam. Sisanya ya barang yang ditemuin pas kerja. Kalau tanaman kita ambil yang tumbuh di bantaran Kali, ada juga sumbangan dari teman-teman," lanjutnya menjelaskan.

Kantor kecil

Tak disangka, Pos Gerojokan ternyata juga menarik perhatian warga. Tak jarang warga sekitar berhenti hanya untuk foto-foto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, bagi para petugas UPK Badan Air, bangunan dari plastik tersebut lebih dari sekedar tempat beristirahat sementara. Para petugas menyebutnya sebagai kantor kecil mereka.

Tempat ini juga digunakan sebagai lokasi apel masuk dan pulang personel UPK Personel UPK Badan Air.

Baca juga: Kisah Yusuf Nugraha, Dokter dengan Tarif 10 Botol Plastik Bekas

Bagian utama bangunan botol plastik yang disertai tempat duduk mampu menampung sekitar delapan orang dewasa.

Sementara bagian saung kecil di sebelah kiri yang ditopang bambu dan menghadap taman serta kolam ikan mampu menampung dua orang dewasa.

"Buat kami ini seperti kantor kecil, setiap hari kami apel masuk dan pulang ya di sini. Kantor besarnya ya Dinas Lingkungan Hidup di Cililitan," tutur Rudi.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 2 Agustus: Jakarta Tambah 1.410 Kasus Covid-19

UPDATE 2 Agustus: Jakarta Tambah 1.410 Kasus Covid-19

Megapolitan
UPDATE 2 Agustus: 10.338 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat dan Isolasi Mandiri

UPDATE 2 Agustus: 10.338 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Pendapatan Asli Daerah Anjlok, Wali Kota Bekasi Berharap PPKM Tak Diperpanjang

Pendapatan Asli Daerah Anjlok, Wali Kota Bekasi Berharap PPKM Tak Diperpanjang

Megapolitan
Tingkat Keterpakaian Tempat Tidur Pasien Rujukan Covid-19 di Jakbar Kini 55 Persen

Tingkat Keterpakaian Tempat Tidur Pasien Rujukan Covid-19 di Jakbar Kini 55 Persen

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Sebut Pekerja Wajib Vaksin demi Perlindungan Kesehatan

Pemkot Jakarta Selatan Sebut Pekerja Wajib Vaksin demi Perlindungan Kesehatan

Megapolitan
Kejar Target, Pemkot Tangsel Tunjuk Sejumlah Sekolah Jadi Sentra Vaksinasi Anak

Kejar Target, Pemkot Tangsel Tunjuk Sejumlah Sekolah Jadi Sentra Vaksinasi Anak

Megapolitan
Tarik Minat Warga, Peserta Vaksinasi di Kamal Muara Dapat 5 Kg Beras

Tarik Minat Warga, Peserta Vaksinasi di Kamal Muara Dapat 5 Kg Beras

Megapolitan
9.238 Orang Ikut Seleksi CPNS di Kota Tangerang, 4.563 Lolos Seleksi Administrasi

9.238 Orang Ikut Seleksi CPNS di Kota Tangerang, 4.563 Lolos Seleksi Administrasi

Megapolitan
Tanggapi Usulan Perubahan RPJMD, Fraksi Demokrat Minta Anies Tetap Penuhi Janji Rumah DP 0

Tanggapi Usulan Perubahan RPJMD, Fraksi Demokrat Minta Anies Tetap Penuhi Janji Rumah DP 0

Megapolitan
Sepi Penumpang, MRT Jakarta Sesuaikan Headway dan Tutup Sejumlah Stasiun

Sepi Penumpang, MRT Jakarta Sesuaikan Headway dan Tutup Sejumlah Stasiun

Megapolitan
Polisi Buru 6 Pelaku Tawuran di Bekasi yang Tewaskan Satu Orang

Polisi Buru 6 Pelaku Tawuran di Bekasi yang Tewaskan Satu Orang

Megapolitan
Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Tracing Dilakukan jika Satwa Bergejala Klinis

Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Tracing Dilakukan jika Satwa Bergejala Klinis

Megapolitan
89 Persen Pelajar di Wilayah I Jaktim Telah Divaksin, Kasudin: Tertinggi di DKI

89 Persen Pelajar di Wilayah I Jaktim Telah Divaksin, Kasudin: Tertinggi di DKI

Megapolitan
BOR Rumah Sakit di Kota Bekasi Turun, Kini Angkanya di Bawah Standar WHO

BOR Rumah Sakit di Kota Bekasi Turun, Kini Angkanya di Bawah Standar WHO

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Tentukan Status Jerinx soal Ancaman Kekerasan

Polisi Akan Gelar Perkara Tentukan Status Jerinx soal Ancaman Kekerasan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X