Ramyadjie Priambodo Gunakan Uang Hasil Bobol ATM untuk Transaksi Bitcoin

Kompas.com - 19/03/2019, 16:39 WIB
Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono memberikan keterangan kepada awak media di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Sabtu (2/3/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKetua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono memberikan keterangan kepada awak media di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Sabtu (2/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Ramyadjie Priambodo (RP) menggunakan uang hasil pencurian atau akses sistem milik orang lain ( skimming) untuk transaksi jual beli bitcoin.

"Semua transaksi yang dilakukan tersangka RP itu dilakukan dalam bentuk bitcoin," kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (19/3/2019).

Kendati demikian, Argo tak menyebut jumlah bitcoin yang digunakan RP selama melakukan transaksi. Ia hanya mengatakan, RP telah melakukan aksi skimming sebanyak 91 kali dengan total kerugian senilai Rp 300 juta.

"Melakukannya sudah 91 kali. Uang yang didapatkan sementara totalnya ada Rp 300 juta," ungkap Argo.

Baca juga: Ramyadjie Priambodo Dapat Data Nasabah dari Komunitas di Black Market

Sebelumnya diberitakan, RP ditangkap di kamar apartemennya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan pada 26 Februari 2019 atas kasus skimming di mesin ATM.

Saat ditangkap, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya mesin ATM, dua kartu ATM, laptop, dua kartu putih yang berisi data nasabah, telepon genggam, masker, uang tunai Rp 300 juta, dan kerudung.

RP mendapatkan data-data nasabah dari sebuah komunitas online di black market (pasar ilegal di internet) untuk melakukan aksi pencurian atau akses sistem milik orang lain (skimming).

Baca juga: Fakta Kasus Ramyadjie Priambodo, Tersangka Pembobol Mesin ATM

 

Dalam komunitas online tersebut, RP mempelajari teknik skimming dan mendapatkan data-data rekening korban.

RP sebelumnya disebut memiliki hubungan keluarga dengan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Namun, pihak kepolisian enggan menyebut latar belakang RP.

Sementara, Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, kasus skimming mesin ATM itu bukan dilakukan keponakan Prabowo. Ia mengakui memang ada hubungan kerabat antara Prabowo dan RP.

 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalur di Belakang Trotoar di Kalimalang Bakal Dibuat Taman

Jalur di Belakang Trotoar di Kalimalang Bakal Dibuat Taman

Megapolitan
Berkas Perkara Lengkap, Kriss Hatta Akan Diserahkan Polisi ke Kejaksaan

Berkas Perkara Lengkap, Kriss Hatta Akan Diserahkan Polisi ke Kejaksaan

Megapolitan
Belum Punya Alat Kelengkapan Dewan, Apa yang Dikerjakan DPRD DKI?

Belum Punya Alat Kelengkapan Dewan, Apa yang Dikerjakan DPRD DKI?

Megapolitan
Dipindahkan, Pencari Suaka di Trotoar Kebon Sirih Diangkut Pakai Transjakarta

Dipindahkan, Pencari Suaka di Trotoar Kebon Sirih Diangkut Pakai Transjakarta

Megapolitan
2.000 KK Alami Kelangkaan Air Bersih di Jakarta Barat

2.000 KK Alami Kelangkaan Air Bersih di Jakarta Barat

Megapolitan
Bank DKI Minta Fotokopi SK Anggota DPRD DKI sebagai Syarat Pinjaman Uang

Bank DKI Minta Fotokopi SK Anggota DPRD DKI sebagai Syarat Pinjaman Uang

Megapolitan
Apa Kata Anggota DPRD DKI soal Gadai SK untuk Pinjam Uang ke Bank DKI

Apa Kata Anggota DPRD DKI soal Gadai SK untuk Pinjam Uang ke Bank DKI

Megapolitan
SDN 07 Cilincing Naikkan Daya Listrik Sekolah Terkait Pemasangan Filter Udara

SDN 07 Cilincing Naikkan Daya Listrik Sekolah Terkait Pemasangan Filter Udara

Megapolitan
Indonesia Pulangkan Sampah Plastik Australia yang Terkontaminasi B3

Indonesia Pulangkan Sampah Plastik Australia yang Terkontaminasi B3

Megapolitan
Pasang Filter Bukan Solusi, DPRD Minta Pabrik Alumunium di Cilincing Direlokasi

Pasang Filter Bukan Solusi, DPRD Minta Pabrik Alumunium di Cilincing Direlokasi

Megapolitan
KPU Tangsel Mulai Susun Anggaran untuk Pilkada 2020

KPU Tangsel Mulai Susun Anggaran untuk Pilkada 2020

Megapolitan
Pemasangan Filter di SDN 07 Cilincing Jadi Contoh bagi Sekolah Lain yang Terpapar Polusi

Pemasangan Filter di SDN 07 Cilincing Jadi Contoh bagi Sekolah Lain yang Terpapar Polusi

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bantu Tebus Ijazah Warga Tak Mampu

Pemprov DKI Akan Bantu Tebus Ijazah Warga Tak Mampu

Megapolitan
Camat Cilincing: Sebagian Pengusaha Arang Akan Pindah ke Kota Lain

Camat Cilincing: Sebagian Pengusaha Arang Akan Pindah ke Kota Lain

Megapolitan
Tidak Ada Pengendara yang Bantu Nenek Dian Saat Gendong Jenazah Cucunya di Cilincing

Tidak Ada Pengendara yang Bantu Nenek Dian Saat Gendong Jenazah Cucunya di Cilincing

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X