Kompas.com - 22/03/2019, 14:35 WIB
PT Aetra Air Jakarta mulai melakukan perbaikan terhadap pipa air yang bocor di kawasan Matraman Raya, Jakarta Timur pada Rabu (19/7/2017). Kebocoran terjadi akibat  dari pemasangan besi pancang pekerjaan Double Double Track (DDT) di Jalan Matraman Raya, Kamis (20/7/2017) Kompas.com/David Oliver PurbaPT Aetra Air Jakarta mulai melakukan perbaikan terhadap pipa air yang bocor di kawasan Matraman Raya, Jakarta Timur pada Rabu (19/7/2017). Kebocoran terjadi akibat dari pemasangan besi pancang pekerjaan Double Double Track (DDT) di Jalan Matraman Raya, Kamis (20/7/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau mengatakan, terdapat tiga kelurahan di wilayahnya yang kesulitan menerima akses air bersih.

Pihaknya berharap pembangunan jaringan pipa air bersih di wilayah yang masih kesulitan air bersih.

"Kami mengharapkan ada pemasangan (jaringan pipa air bersih) di masyarakat yang membutuhkan seperti di Kelurahan Muara Baru, Kamal Muara, dan Kali Baru," ujar Syamsuddin saat menghadiri peringatan Hari Air Sedunia, di Kantor Kelurahan Kebon Bawang, Jakarta Utara, Jumat (22/3/2019). 

Baca juga: PAM Jaya: 40 persen Warga Jakarta Belum Nikmati Air Bersih

Pihaknya menargetkan pembangunan jaringan pipa air bersih rampung pada tahun ini.

Menurut dia, akses air bersih akan mempengaruhi kebersihan di lingkungan tersebut.

"Ya, tentu kalau air bersih sudah masuk, lingkungan itu juga pasti akan semakin bersih," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pada Hari Air Dunia, Baru 72 Persen Masyarakat Bisa Akses Air Bersih

Ia mengatakan, pembangunan jaringan pipa air bersih di Jakarta Utara diapresiasi masyarakat karena banyak daerah yang membutuhkan. 

Pihaknya berharap, warga juga berperan dalam pembangunan jaringan pipa air bersih karena hal itu menjadi kebutuhan primer. 

"Kalau ada petugas pembangunan pipa air bersih masuk ke kampung-kampung dibantulah akses dan segala macamnya, karena ini demi kebutuhan kita sendiri. Sebab, air dibutuhkan sejak kita lahir hingga nanti kita mati," ujar Syamsuddin. 

Baca juga: PDAM Terjunkan Armada Air Bersih untuk Korban Banjir Bandang Jayapura

Direktur Utama PAM Jaya Priyatno Bambang Hernowo memaparkan 40 persen warga Jakarta masih belum menikmati layanan air bersih.

"Paling banyak di Jakarta Barat dan Jakarta Utara," ujarnya. 



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Level 4 di Jabodetabek, Klaim Penurunan Kasus di Jakarta, tapi Pendapatan Asli Daerah Bekasi Anjlok

PPKM Level 4 di Jabodetabek, Klaim Penurunan Kasus di Jakarta, tapi Pendapatan Asli Daerah Bekasi Anjlok

Megapolitan
PPKM Diperpanjang, Jakarta Masih Berstatus Level 4

PPKM Diperpanjang, Jakarta Masih Berstatus Level 4

Megapolitan
Bagaimana Teknik Swab PCR terhadap Harimau? Ini Penjelasan Dokter Hewan Ragunan

Bagaimana Teknik Swab PCR terhadap Harimau? Ini Penjelasan Dokter Hewan Ragunan

Megapolitan
UPDATE: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 129, Pasien Aktif Jadi 4.662 Orang

UPDATE: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 129, Pasien Aktif Jadi 4.662 Orang

Megapolitan
Kebakaran Gudang di Parakan Sawangan, Karyawan Nyaris Jadi Korkan dan Api Sulit Dikendalikan

Kebakaran Gudang di Parakan Sawangan, Karyawan Nyaris Jadi Korkan dan Api Sulit Dikendalikan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Perpanjangan PPKM Level 4 di Jakarta | Reaksi Anies Nonton Greysia/Apriyani Raih Emas Olimpiade

[POPULER JABODETABEK] Perpanjangan PPKM Level 4 di Jakarta | Reaksi Anies Nonton Greysia/Apriyani Raih Emas Olimpiade

Megapolitan
UPDATE: Hampir 1.000 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 15 Pasien Wafat

UPDATE: Hampir 1.000 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 15 Pasien Wafat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jakarta Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jakarta Hujan

Megapolitan
Marak Tawuran Antar-geng di Jakarta, Polisi Lakukan Patroli Siber

Marak Tawuran Antar-geng di Jakarta, Polisi Lakukan Patroli Siber

Megapolitan
UPDATE 2 Agustus: Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Bogor Capai 436 Kasus

UPDATE 2 Agustus: Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Bogor Capai 436 Kasus

Megapolitan
Pungli Bansos di Tangerang, Polisi Panggil Pendamping PKH dan Satu Saksi Lainnya

Pungli Bansos di Tangerang, Polisi Panggil Pendamping PKH dan Satu Saksi Lainnya

Megapolitan
Ketahuan Sembunyi di Hutan, Pembunuh Pemilik Warung Kopi di Bogor Akhirnya Diringkus Polisi

Ketahuan Sembunyi di Hutan, Pembunuh Pemilik Warung Kopi di Bogor Akhirnya Diringkus Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap 4 Anggota Geng Motor Pelaku Tawuran yang Bunuh Lawannya di Duren Sawit

Polisi Tangkap 4 Anggota Geng Motor Pelaku Tawuran yang Bunuh Lawannya di Duren Sawit

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Bakal Tindak Sekolah yang Terbukti Menggelar Pembelajaran Tatap Muka

Pemprov DKI Jakarta Bakal Tindak Sekolah yang Terbukti Menggelar Pembelajaran Tatap Muka

Megapolitan
Posko Vaksinasi Covid-19 Dibuka di Citra Garden City, Kuota Per Hari 2.000 Orang

Posko Vaksinasi Covid-19 Dibuka di Citra Garden City, Kuota Per Hari 2.000 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X