Warga Rusunawa Pesakih Keluhkan Kualitas Air PAM

Kompas.com - 22/03/2019, 19:59 WIB
Suasana Rumah Susun Pesakih, Daan Mogot, Jakarta Barat pada Kamis (1/3/2018). RIMA WAHYUNINGRUMSuasana Rumah Susun Pesakih, Daan Mogot, Jakarta Barat pada Kamis (1/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Daan Mogot atau Pesakih di Jakarta Barat kecewa dengan kualitas air PAM yang buruk di hunian mereka.

Hal itu antara lain dikemukakan Siti Khodijah (43), warga yang tinggal di Lantai 1 Blok B.

"Susah, air tetap bayar cuma gak bisa diminum, jadi tetap beli galon. Sekali beli Rp 7.000, sebulan berapa," kata Siti, Jumat (22/3/2019).

Ia menceritakan, secara visual air tampak  cukup bening. Namun begitu kena tangan, ada tekstur licin yang ditinggalkan air tersebut.

Baca juga: Tunggakan Penghuni Rusunawa Pesakih Capai Rp 1,3 Miliar

"Jadi kalau nyuci beras pertama bisa pakai air itu tapi kalau pas masaknya harus pakai air galon, kalau enggak berasnya jadi merah," kata Siti.

Senada dengan Siti, Ani (50) juga mengeluhkan hal yang sama di Rusunawa yang diresmikan tahun 2013 tersebut.

"Bau kaporitnya itu lho, kerasa banget," ujar Ani.

Ia menyebutkan, bagi orang-orang yang baru merasakan mandi dengan air PAM tersebut biasanya akan mengalami gatal-gatal.

Ngatiyem (53) mengeluhkan besaran biaya yang harus dibayar para penghuni sementara air tersebut tidak bisa dipakai untuk masak atau minum.

"Kalau harga 10 kubik pertama sih dapat subsidi, tapi pemakaian selanjutnya itu yang rada berat, per kubiknya Rp 7.450," kata dia.

Ia menyebutkan, rata-rata warga di sana menghabiskan 15 hingga 25 kubik air PAM per bulan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 24 Oktober: Kasus Aktif Covid-19 di Depok 1.297

UPDATE 24 Oktober: Kasus Aktif Covid-19 di Depok 1.297

Megapolitan
Mahasiswa FK dan FKM UI Juara Kompetisi Kesehatan Global

Mahasiswa FK dan FKM UI Juara Kompetisi Kesehatan Global

Megapolitan
UPDATE 24 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus 100.220

UPDATE 24 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus 100.220

Megapolitan
Selama Pandemi, Anies Sebut 1 Juta Orang di Jakarta Bekerja dari Rumah

Selama Pandemi, Anies Sebut 1 Juta Orang di Jakarta Bekerja dari Rumah

Megapolitan
Anies Sebut Transaksi Digital Meningkat hingga 64 Persen Selama PSBB

Anies Sebut Transaksi Digital Meningkat hingga 64 Persen Selama PSBB

Megapolitan
Sudah 2 Bulan Berjalan, Kejari Tangsel Belum Terima Berkas Kasus TPPO di Karaoke Venesia Serpong

Sudah 2 Bulan Berjalan, Kejari Tangsel Belum Terima Berkas Kasus TPPO di Karaoke Venesia Serpong

Megapolitan
Pengendara Motor Tabrak Trotoar di Cilandak, Penumpang Wanita Tewas

Pengendara Motor Tabrak Trotoar di Cilandak, Penumpang Wanita Tewas

Megapolitan
Hari Dokter Nasional, Anies Sampaikan Terima Kasih kepada Para Dokter hingga Kenang Kisah Tjipto Mangoenkoesoemo

Hari Dokter Nasional, Anies Sampaikan Terima Kasih kepada Para Dokter hingga Kenang Kisah Tjipto Mangoenkoesoemo

Megapolitan
Selain di Terminal Tanjung Priok, 'Kapten' dkk Juga Kerap Menodong di Perlintasan Kereta

Selain di Terminal Tanjung Priok, "Kapten" dkk Juga Kerap Menodong di Perlintasan Kereta

Megapolitan
Cegah Aksi Penodongan di Terminal Tanjung Priok, Polisi Perketat Penjagaan

Cegah Aksi Penodongan di Terminal Tanjung Priok, Polisi Perketat Penjagaan

Megapolitan
Ruko di Petojo Utara Terbakar Pagi Ini, Tak Ada Korban Jiwa

Ruko di Petojo Utara Terbakar Pagi Ini, Tak Ada Korban Jiwa

Megapolitan
Tak Ada Klaster Demo, tetapi Khawatir Muncul Klaster Libur Panjang Jelang Berakhirnya PSBB Transisi

Tak Ada Klaster Demo, tetapi Khawatir Muncul Klaster Libur Panjang Jelang Berakhirnya PSBB Transisi

Megapolitan
Pemkot Jakarta Utara Ungsikan Korban Kebakaran di Sunter, Bantuan Disalurkan

Pemkot Jakarta Utara Ungsikan Korban Kebakaran di Sunter, Bantuan Disalurkan

Megapolitan
Lima Rumah Terbakar di Kelapa Gading, 1 Orang Meninggal

Lima Rumah Terbakar di Kelapa Gading, 1 Orang Meninggal

Megapolitan
Satpol PP Akan Ajukan Pencabutan Izin Griya Pijat Eiffel di Bintaro karena Beroperasi Saat PSBB

Satpol PP Akan Ajukan Pencabutan Izin Griya Pijat Eiffel di Bintaro karena Beroperasi Saat PSBB

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X