Warga Nilai Tarif MRT Rp 10.000-Rp 16.000 Agak Mahal, tetapi...

Kompas.com - 25/03/2019, 05:25 WIB
Warga mengantri untuk menaiki kereta MRT di pintu masuk Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/3/2019). Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase 1 dengan rute Bundaran HI - Lebak Bulus resmi beroperasi sejak diresmikan oleh Presiden Jokowi, Minggu hari ini.ANTARA FOTO/APRILLIO AKBAR Warga mengantri untuk menaiki kereta MRT di pintu masuk Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/3/2019). Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase 1 dengan rute Bundaran HI - Lebak Bulus resmi beroperasi sejak diresmikan oleh Presiden Jokowi, Minggu hari ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tarif Moda Raya Terpadu ( MRT) fase 1 rute Lebak Bulus-Bundaran HI akan ditetapkan antara Rp 10.000 sampai Rp 16.000.

Salah satunya warga DKI, Diani (35) menilai tarif tersebut sebenarnya agak mahal.

"Agak mahal sih kalau segitu, tapi kalau dibilang hanya 30 menit sampai ke Lebak Bulus, walaupun juga mahal, tapi cepat enggak masalah," kata Diani kepada Kompas.com, Minggu (24/3/2019).

Diani yang tinggal di kawasan Sarinah dan bekerja di Pondok Indah ini menilai setidaknya MRT bisa jadi solusi apabila ia sedang terburu-buru untuk pergi ke kantor.


Hal serupa juga disebutkan warga DKI lainnya, Niko (28).

Baca juga: Ketua DPRD: Tarif MRT Jakarta Antara Rp 10.000-16.000

"Kalau tarif bawahnya Rp 10.000 itu mahal, apalagi kalau dari stasiun yang bersebelahan seperti Bundaran HI dan Dukuh atas kan dekat tuh," katanya

Ia menilai, sejatinya MRT menjadi solusi bagi warga yang tinggal di sekitar Lebak Bulus yang ingin menuju Jakarta Pusat.

Biasanya dibutuhkan waktu berjam-jam untuk menempuh jarak tersebut.

"Kalau memang batas bawahnya bisa dibawah Rp 10.000 mending naik ini (MRT), waktunya pasti, kalau naik transjakarta kan nunggunya enggak pasti, tetap macet juga," ujar Niko.

Baca juga: Anies: Wajah Para Pekerja MRT Itu yang Muncul di Benak Saya...

Sependapat dengan Niko, Gusti (35) mengutarakan dengan di terapkannya tarif diatas Rp 10.000, akan membuat warga berpikir dua kali untuk menaiki MRT.

"Kalau di atas Rp 10.000 mungkin kayaknya masih berpkir karena kita punya punya banyak alternatif seperti KRL, dan Transjakarta," sebut Gusti.

Namun ia setuju dengan usulan pemerintah yang mengenakan tarif berbeda di setiap kilometer yang ditempuh oleh pengguna jasa.

Gusti yang tinggal di areal Jakarta Selatan berharap agar disediakan lahan parkir yang cukup luas di sekitar stasiun.

"Yang penting kantong parkirnya yang dipikirkan, karena dari Selatan Jakarta warga menantikan moda ini karena memang memudahkan," ujar Gusti

Sebelumnya Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan, tarif MRT berada dikisaran Rp 10.000 sampai Rp 16.000. Hal itu disampaikannya saat menghadiri peresmian MRT oleh Presiden Joko Widodo di Bundaran HI Minggu pagi.

Menurut rencana, tarif yang ditetapkan akan berbeda, tergantung naik turun di tiap stasiun. 

"Subsidinya kegedean. Saya sama Pak Gubernur sudah cocok nih soal tarif," ujarnya.

Rencananya, besaran tarif itu akan diresmikan Senin (25/3/2019).

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Lebaran Betawi Dimulai Malam Nanti, Ini Rangkaian Acaranya

Lebaran Betawi Dimulai Malam Nanti, Ini Rangkaian Acaranya

Megapolitan
Polisi Dalami Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Pengacara D terhadap Hakim PN Jakarta Pusat

Polisi Dalami Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Pengacara D terhadap Hakim PN Jakarta Pusat

Megapolitan
Empat Fakta Terbaru Kasus Rius Vernandes, Trauma hingga Penyelesaian secara Kekeluargaan

Empat Fakta Terbaru Kasus Rius Vernandes, Trauma hingga Penyelesaian secara Kekeluargaan

Megapolitan
Tanda Tanya Kasus Salah Tangkap dan Penyiksaan pada Empat Pengamen Cipulir

Tanda Tanya Kasus Salah Tangkap dan Penyiksaan pada Empat Pengamen Cipulir

Megapolitan
Anies Tunda Kepulangan dari Amerika, Ada Agenda Tambahan hingga Surati Kemendagri

Anies Tunda Kepulangan dari Amerika, Ada Agenda Tambahan hingga Surati Kemendagri

Megapolitan
Empat Kebijakan yang Diusulkan untuk Atasi Kemacetan di Depok

Empat Kebijakan yang Diusulkan untuk Atasi Kemacetan di Depok

Megapolitan
Getih Getah Riwayatmu Kini...

Getih Getah Riwayatmu Kini...

Megapolitan
Ketika PPSU Tinggalkan Sapu Lidi Sejenak untuk Rayakan Hari Jadi di Dufan

Ketika PPSU Tinggalkan Sapu Lidi Sejenak untuk Rayakan Hari Jadi di Dufan

Megapolitan
Setelah Saling Sindir hingga Lapor Polisi, Wali Kota Tangerang dan Kemenkumham Berdamai

Setelah Saling Sindir hingga Lapor Polisi, Wali Kota Tangerang dan Kemenkumham Berdamai

Megapolitan
[BERITA POPULER] Kisah Fikri Dipaksa Polisi Mengaku Jadi Pembunuh | Bahaya di Balik #AgeChallenge

[BERITA POPULER] Kisah Fikri Dipaksa Polisi Mengaku Jadi Pembunuh | Bahaya di Balik #AgeChallenge

Megapolitan
Bebas dari Tahanan, Fikri Pribadi Kini Cari Keadilan Tuntut Polisi yang Menyiksanya

Bebas dari Tahanan, Fikri Pribadi Kini Cari Keadilan Tuntut Polisi yang Menyiksanya

Megapolitan
Selain Bambu Getih Getah, Ini Daftar Pemanis Jakarta yang Berbiaya Besar tapi Tak Tahan Lama

Selain Bambu Getih Getah, Ini Daftar Pemanis Jakarta yang Berbiaya Besar tapi Tak Tahan Lama

Megapolitan
Siapa Sangka IS Pernah Dipasung Belasan Tahun Sebelum Dikenal sebagai Wawan Game

Siapa Sangka IS Pernah Dipasung Belasan Tahun Sebelum Dikenal sebagai Wawan Game

Megapolitan
Berkunjung ke Perpustakaan Erasmus Huis yang Instagramable

Berkunjung ke Perpustakaan Erasmus Huis yang Instagramable

Megapolitan
Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hujan Hari Ini

Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hujan Hari Ini

Megapolitan
Close Ads X