Ikan-ikan Mati di Kali Ancol, Diduga karena Lumpur Naik ke Permukaan

Kompas.com - 25/03/2019, 13:17 WIB
Kondisi titik pertemuan Kali Sentiong dengan Kali Ancol di belakang Taman BMW Sunter, Jumat (3/8/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKondisi titik pertemuan Kali Sentiong dengan Kali Ancol di belakang Taman BMW Sunter, Jumat (3/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasie Wasdal Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara Suparman menduga, kematian ikan-ikan di Kali Ancol, Pintu Air Flushing, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (24/3/2019) kemarin bukan karena limbah.

Suparman mengemukakan hal itu saat melakukan peninjauan dan mengambil sampel air di Kali Ancol, Senin ini.

"Kalau ikan mati benar, tapi jika karena pencemaran tunggu dulu. Karena pintu air waktu itu juga lagi ditutup dan suasana matahari lagi terik," ujar dia.

Baca juga: Kali Bekasi Tercemar, Ikan Mati dan Ribuan Warga Tak Dapat Air Bersih

Suparman menjelaskan, kondisi tersebut memicu naiknya lumpur yang ada di dasar kali ke permukaan.

"Kondisi lumpur naik, padahal debit air sedikit, jadi menimbulkan warna hitam pekat," kata dia.

Namun, Suparman mengatakan dia masih perlu melihat kualitas air dari hasil uji laboratorium. Hasil uji laboratorium itu keluar 10-15 hari mendatang.

Suparman juga menjelaskan, Kali Ancol tidak berpotensi terkena limbah bahan beracun dan berbahaya (B3).

"Karena di Ancol Pademangan bukan kawasan industri. Jadi limbahnya dari rumah tangga," ujar Suprman.

Ia mengatakan, dalam pantaun visual Sudin Lingkungan Hidup, ikan di Kali Ancol masih layak dimakan.

"Ya nanti kami lihat dulu melalui uji laboratorium. Kalau dilihat secara visual sih tidak ada masalah karena masih banyak orang yang menikmati hasil pancingan ikan di sini," ujar Suparman.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

Megapolitan
Detik-detik Aksi Penodongan di Warteg, Pelaku Awalnya Memesan Makanan

Detik-detik Aksi Penodongan di Warteg, Pelaku Awalnya Memesan Makanan

Megapolitan
KA Tawang Jaya Anjlok, Sejumlah Perjalanan KRL Terganggu

KA Tawang Jaya Anjlok, Sejumlah Perjalanan KRL Terganggu

Megapolitan
Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

Megapolitan
Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus Pariwiasata di Subang Bertambah Satu

Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus Pariwiasata di Subang Bertambah Satu

Megapolitan
Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Prihatin akan Nasib Pegawai

Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Prihatin akan Nasib Pegawai

Megapolitan
Kejar Tersangka hingga ke Sumatera, Polres Jakbar Ungkap Peredaran Ganja Lintas Provinsi

Kejar Tersangka hingga ke Sumatera, Polres Jakbar Ungkap Peredaran Ganja Lintas Provinsi

Megapolitan
Diduga Peras PNS, Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap Polisi

Diduga Peras PNS, Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap Polisi

Megapolitan
Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

Megapolitan
Mulai Februari, Tilang Elektronik Berlaku untuk Pengendara Sepeda Motor di Jakarta

Mulai Februari, Tilang Elektronik Berlaku untuk Pengendara Sepeda Motor di Jakarta

Megapolitan
Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal Ditangkap Setelah Video Pemalakan Viral

Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal Ditangkap Setelah Video Pemalakan Viral

Megapolitan
Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

Megapolitan
Dugaan Penyiksaan Lutfi, IPW Sebut Oknum Polisi Lakukan Cara Nazi

Dugaan Penyiksaan Lutfi, IPW Sebut Oknum Polisi Lakukan Cara Nazi

Megapolitan
PKS DKI Sebut Nama Baru Cawagub Tak Perlu Lewati Fit And Proper Test

PKS DKI Sebut Nama Baru Cawagub Tak Perlu Lewati Fit And Proper Test

Megapolitan
Polisi Tembak Polisi di Depok Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara

Polisi Tembak Polisi di Depok Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X