Hasil Penyelidikan KNKT, Transjakarta Terbakar karena Masalah Kelistrikan

Kompas.com - 25/03/2019, 13:29 WIB
Sebuah bus transjakarta terbakar di depan Starbucks, Jalan Pos No.2, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (18/2/2019) pukul 20.33 WIB. Dok. Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat Sebuah bus transjakarta terbakar di depan Starbucks, Jalan Pos No.2, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (18/2/2019) pukul 20.33 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur PT Transjakarta Agung Wicaksono mengatakan, terbakarnya bus transjakarta di Pasar Baru pada 18 Februari lalu disebabkan oleh masalah kelistrikan.

Fakta itu diketahui dari hasil penyelidikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Rekomendasi dari KNKT sudah terbit untuk kami. Di situ ada dua poin yang mengatakan memang desain bus yang terbakar itu dari segi wiring di awal tidak sempurna," kata Agung di Bundaran HI, Senin (25/3/2019).

Agung memastikan, pihaknya akan menjalankan rekomendasi KNKT untuk memperbaiki kelistrikan. Semua bus yang berjenis sama dengan yang terbakar, yakni merk Hino yang dibeli tahun 2017, dikandangkan untuk diperiksa.

"Saat ini seluruh bus itu kami grounded, satu per satu diaudit," ujar Agung.

Baca juga: Dishub DKI Minta KNKT Ikut Selidiki Penyebab Transjakarta Terbakar di Pasar Baru

Sebuah bus transjakarta terbakar di Jalan Pos Nomor 2, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada 18 Februari lalu. Lima unit mobil pemadam kebakaran kemudian dikerahkan untuk memadamkan api.

Kejadian tersebut tidak menyebabkan korban jiwa karena seluruh penumpang telah dievakuasi sebelum api membesar.

Setelah kejadian itu, 60 bus transjakarta dikandangkan.

Baca juga: Puslabfor Polri Selidiki Penyebab Transjakarta Terbakar di Pasar Baru

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Selain yang Dinyanyikan Wali Kota Depok, Dishub Siapkan Lagu Lain untuk di Lampu Merah

Selain yang Dinyanyikan Wali Kota Depok, Dishub Siapkan Lagu Lain untuk di Lampu Merah

Megapolitan
'Seabrek' Tugas Pemadam Kebakaran: Padamkan Api, Tangkap Biawak hingga Melepas Cincin

"Seabrek" Tugas Pemadam Kebakaran: Padamkan Api, Tangkap Biawak hingga Melepas Cincin

Megapolitan
Lagu yang Disetel di Lampu Merah, Bukan untuk Atasi Macet atau Hibur Warga...

Lagu yang Disetel di Lampu Merah, Bukan untuk Atasi Macet atau Hibur Warga...

Megapolitan
Penjelasan Dishub Soal Lagu Wali Kota Depok yang Akan Disetel di Lampu Merah

Penjelasan Dishub Soal Lagu Wali Kota Depok yang Akan Disetel di Lampu Merah

Megapolitan
Pimpinan Pansus Wagub DKI Dukung Fraksi Demokrat yang Mau Laporkan Politisi PSI

Pimpinan Pansus Wagub DKI Dukung Fraksi Demokrat yang Mau Laporkan Politisi PSI

Megapolitan
Bicara Politik Uang dalam Pemilihan Wagub DKI, PSI Bingung Fraksi Demokrat yang Tersinggung

Bicara Politik Uang dalam Pemilihan Wagub DKI, PSI Bingung Fraksi Demokrat yang Tersinggung

Megapolitan
Sampaikan Duplik, Jokdri Berkukuh Tak Bersalah dalam Kasus Perusakan Barang Bukti

Sampaikan Duplik, Jokdri Berkukuh Tak Bersalah dalam Kasus Perusakan Barang Bukti

Megapolitan
Depok Uji Coba Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Agustus Mendatang

Depok Uji Coba Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Agustus Mendatang

Megapolitan
Kasus Usulan Tak Pasang Foto Presiden, Keluarga Tersangka Ajukan Penangguhan Penahanan

Kasus Usulan Tak Pasang Foto Presiden, Keluarga Tersangka Ajukan Penangguhan Penahanan

Megapolitan
SMP Negeri Dadakan Disebut Anak Haram, Disdik Bekasi Sebut Sudah Sesuai Kajian

SMP Negeri Dadakan Disebut Anak Haram, Disdik Bekasi Sebut Sudah Sesuai Kajian

Megapolitan
Ramai Surat Tilang ETLE, Berikut Tarif Resmi Denda Pelanggaran Lalu Lintas

Ramai Surat Tilang ETLE, Berikut Tarif Resmi Denda Pelanggaran Lalu Lintas

Megapolitan
Warga Diimbau Tak Buang Sampah Lagi ke Kali Tegal Amba

Warga Diimbau Tak Buang Sampah Lagi ke Kali Tegal Amba

Megapolitan
Pro Kontra Warga Depok Tanggapi Wacana Pemilik Mobil Harus Punya Garasi

Pro Kontra Warga Depok Tanggapi Wacana Pemilik Mobil Harus Punya Garasi

Megapolitan
Sebuah Mobil Tabrak Separator Busway lalu Terguling di Jalan Jenderal Sudirman

Sebuah Mobil Tabrak Separator Busway lalu Terguling di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
10 Anggota PPK Koja dan Cilincing Didakwa 2 Pasal Pelanggaran Pemilu

10 Anggota PPK Koja dan Cilincing Didakwa 2 Pasal Pelanggaran Pemilu

Megapolitan
Close Ads X