MRT Sasar Pekerja di Sudirman-Thamrin

Kompas.com - 26/03/2019, 10:27 WIB
Suasana Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (25/3/2019). MRT Jakarta resmi beroperasi setelah diresmikan Presiden Joko Widodo pada Minggu (24/3/2019). Layanan pada fase operasi tidak berbayar dari Stasiun Lebak Bulus hingga ke Stasiun Bundaran HI akan dimulai pada pukul 05.30 WIB hingga 22.30 WIB. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOSuasana Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (25/3/2019). MRT Jakarta resmi beroperasi setelah diresmikan Presiden Joko Widodo pada Minggu (24/3/2019). Layanan pada fase operasi tidak berbayar dari Stasiun Lebak Bulus hingga ke Stasiun Bundaran HI akan dimulai pada pukul 05.30 WIB hingga 22.30 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, moda raya terpadu (MRT) yang akan segera beroperasi komersial menyasar para pekerja di kawasan Jalan Jenderal Sudirman-Jalan MH Thamrin. MRT diharapkan dapat mengentaskan kemacetan di kawasan itu.

"Kami ingin menangkap yang berkantor di Sudirman-Thamrin karena macet. Dan itu sangat signifikan mengurangi kemacetan di sepanjang jalan itu," kata William di DPRD DKI Jakarta, Senin (25/3/2019).

William mengemukakan, kemacetan Sudirman-Thamrin sudah parah saat ini. Siang hari, kendaraan pribadi keluar masuk kawasan komersial di Sudirman-Thamrin dan membuat macet.

Baca juga: Ketika DPRD Tolak Tarif MRT yang Diusulkan DKI

"Untuk kebijakan orang pergi ke kantor belum dikatakan maksimal karena MRT baru didukung 16 kilometer, yang akan dikedepankan adalah bagaimana MRT didukung moda transportasi lain," kata William.

MRT nantinya akan diintegrasikan dengan transjakarta sehingga masyarakat bisa berpindah moda. Selain itu, bakal ada titik antar-jemput ojek online yang berada tak jauh dari stasiun MRT.

William juga mengatakan pihaknya bakal menyediakan fasilitas parkir bagi para pekerja yang ingin memarkirkan kendaraannya di dekat Stasiun Lebak Bulus dan Stasiun Fatmawati.

"Kami kerja sama dengan transjakarta. Dari park and ride akan diangkut shuttle service, bayar Rp 5.000," ujar William.

MRT rencananya akan beroperasi komersial mulai 1 April 2019. 

Baca juga: Ketika DPRD Tolak Tarif MRT yang Diusulkan DKI

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X