Kejari Depok Kembalikan Berkas Perkara Lurah Kalibaru yang Terkena OTT Pungli

Kompas.com - 27/03/2019, 19:13 WIB
Ilustrasishutterstock Ilustrasi

DEPOK, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok mengembalikan berkas penyidikan perkara mantan Lurah Kalibaru Abdul Hamid yang terjaring operasi tangkap tangan ( OTT) pungutan liar pengurusan Akta Jual Beli (AJB) tanah.

Kejaksaan Negeri Depok menilai berkas perkara tersebut belum lengkap.

"Ya benar, kami kembalikan berkas perkara karena ada material yang perlu didalami dan dilengkapi polisi," ucap Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Depok Hary Palar, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (27/3/2019).

Baca juga: Terjaring OTT Pungli, Lurah Kalibaru Depok Akan Dicopot dari PNS


Ia enggan menjawab terkait kekurangan dokumen yang perlu dilengkapi. 

"Itu, kan, ke penyidik ya (material). Intinya ada yang belum lengkap saat kami teliti,” ujarnya. 

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok Deddy Kurniawan membenarkan pengembalian berkas perkara tersebut.

Baca juga: Lurah Kalibaru Kena OTT Pungli, Pemkot Depok Bentuk Tim Khusus

Ia mengaku sudah menerima surat pemberitahuan terkait belum lengkapnya berkas perkara pada pekan lalu. 

"Isinya berupa petunjuk-petunjuk dari jaksa yang haris dilengkapi," ucap Deddy.

Pihaknya tengah berupaya melengkapi petunjuk-petunjuk yang diberikan jaksa.

Baca juga: Terjaring OTT Pungli, Lurah Kalibaru Depok Ditahan

“Berkas perkara masih di penyidik. Kami berupaya melengkapi petunjuk dari jaksa tersebut," ujarnya. 

Sebelumnya, tim saber pungli Polresta Depok melakukan OTT terhadap Lurah Kalibaru Abdul Hamid, Kamis (14/2/2019).

Abdul Hamid diduga melakukan pungutan liar pengurusan AJB tanah.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Polisi Ungkap Peredaran Ganja Dalam Kemasan Mie Instan di Bekasi

Polisi Ungkap Peredaran Ganja Dalam Kemasan Mie Instan di Bekasi

Megapolitan
Mantan Guru SD yang Melaporkan Dugaan Pungli di Sekolahnya Pilih Keluar Kota untuk Tenangkan Diri

Mantan Guru SD yang Melaporkan Dugaan Pungli di Sekolahnya Pilih Keluar Kota untuk Tenangkan Diri

Megapolitan
Wacana Provinsi Bogor Raya, Pengamat: Bekasi Lebih Untung Gabung DKI Jakarta

Wacana Provinsi Bogor Raya, Pengamat: Bekasi Lebih Untung Gabung DKI Jakarta

Megapolitan
Status Tanah Tak Jelas, Korban Gusuran di Bekasi Tuntut Status Quo

Status Tanah Tak Jelas, Korban Gusuran di Bekasi Tuntut Status Quo

Megapolitan
Kapolres Jakpus Tidak Larang Pengemudi Taksi Online Berunjuk Rasa di Balai Kota asal...

Kapolres Jakpus Tidak Larang Pengemudi Taksi Online Berunjuk Rasa di Balai Kota asal...

Megapolitan
Beda Pendapat Warga soal Wacana Bekasi Gabung DKI Jakarta

Beda Pendapat Warga soal Wacana Bekasi Gabung DKI Jakarta

Megapolitan
Bestari Beri Pantun untuk Anies Saat Rapat Paripurna APBD-P 2019

Bestari Beri Pantun untuk Anies Saat Rapat Paripurna APBD-P 2019

Megapolitan
Penggabungan Bekasi ke Jakarta Dinilai Memenuhi Aturan

Penggabungan Bekasi ke Jakarta Dinilai Memenuhi Aturan

Megapolitan
Warga Tebet Bersyukur Reklamasi Bantaran Kali Ciliwung Berkurang

Warga Tebet Bersyukur Reklamasi Bantaran Kali Ciliwung Berkurang

Megapolitan
Normalisasi Sungai, DKI Siapkan Rp 600 Miliar untuk Bebaskan Lahan

Normalisasi Sungai, DKI Siapkan Rp 600 Miliar untuk Bebaskan Lahan

Megapolitan
Warga Papua di Jakarta Diimbau Tak Terprovokasi Informasi di Medsos

Warga Papua di Jakarta Diimbau Tak Terprovokasi Informasi di Medsos

Megapolitan
Ombudsman Duga Ada Pungli pada Kasus Pemutusan Listrik di Apartemen Mediterania

Ombudsman Duga Ada Pungli pada Kasus Pemutusan Listrik di Apartemen Mediterania

Megapolitan
Jakarta Barat Dinilai sebagai Surga Narkoba, Polres Jakbar Ubah Strategi Buru Bandar dan Produsen Narkoba

Jakarta Barat Dinilai sebagai Surga Narkoba, Polres Jakbar Ubah Strategi Buru Bandar dan Produsen Narkoba

Megapolitan
MA Batalkan Kebijakan DKI Tutup Jalan demi Tempat Berdagang PKL

MA Batalkan Kebijakan DKI Tutup Jalan demi Tempat Berdagang PKL

Megapolitan
Bekasi Akan Diuntungkan secara Keuangan apabila Gabung DKI

Bekasi Akan Diuntungkan secara Keuangan apabila Gabung DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X