Karena Jelang UN, Siswa yang Lecehkan Gurunya Tak Disanksi

Kompas.com - 27/03/2019, 20:32 WIB
SMP Maha Prajna, Cilincing, Jakarta Utara yang viral karena muridnya berjoged sambil mengelilingi gurunya saat pelajaran akan berlangsung. Foto diambil Selasa (26/3/2019). Kompas.com / Tatang GuritnoSMP Maha Prajna, Cilincing, Jakarta Utara yang viral karena muridnya berjoged sambil mengelilingi gurunya saat pelajaran akan berlangsung. Foto diambil Selasa (26/3/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Momon Sulaeman mengatakan, pihaknya tidak memberi sanksi pada para siswa SMP Maha Prajna, Cilincing, Jakarta Utara yang berlaku tidak hormat kepada gurunya.

"Sementara sih enggak ada sanksi karena kan anak itu mau Ujian Nasional (UN) nanti dia tertekan. Sekarang saja mereka sudah tertekan, sudah stres," kata Momon, Rabu (27/3/2019).

Momon mengatakan, para siswa tersebut masih dalam pengawasan Sudin Pendidikan Jakarta Utara.

"Nanti kita lihat lagi, tetapi pengawasannya masih terus dijalankan tiga kali dalam seminggu," ujar dia lagi.

Baca juga: Penjelasan Kepsek soal Siswa Bully Guru di SMP Maha Prajna Cilincing

Ditemui Selasa (26/3/2019) kemarin, Kepala Sekolah SMP Maha Prajna Frans Hendrik Garang mengatakan, 11 siswa yang melakukan aksi tidak hormat pada guru tersebut sudah menyesal dan meminta maaf.

"Kemarin Senin mereka semua sudah minta maaf baik kepada guru, yayasan, maupun Sudin Pendidikan Jakarta Utara," ucap dia.

Dari 11 siswa itu, 2 di antaranya melakukan perekaman. Video itu kemudian disebar melalui media sosial dan viral.

Dalam video tersebut, tampak siswa berjoget, bernyanyi, menaiki kursi mengelilingi gurunya di depan kelas. Ada juga siswa yang tidak mengenakan baju dalam video itu.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenazah yang Ditemukan di Pulau Sangiang Belum Dipastikan Warga China

Jenazah yang Ditemukan di Pulau Sangiang Belum Dipastikan Warga China

Megapolitan
MRT Jakarta Hadirkan Anjing Pelacak di Stasiun untuk Lacak Benda-Benda Mencurigakan

MRT Jakarta Hadirkan Anjing Pelacak di Stasiun untuk Lacak Benda-Benda Mencurigakan

Megapolitan
Berbagai Festival Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Berbagai Festival Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Keamanan di Stasiun MRT Jakarta Ditingkatkan atas Permintaan Polisi

Keamanan di Stasiun MRT Jakarta Ditingkatkan atas Permintaan Polisi

Megapolitan
PT Transjakarta Klarifikasi, Bus Transjakarta Zongtong Belum Beroperasi Setelah Ada Kasus Video Tak Senonoh

PT Transjakarta Klarifikasi, Bus Transjakarta Zongtong Belum Beroperasi Setelah Ada Kasus Video Tak Senonoh

Megapolitan
RS Polri Kesulitan Identifikasi Jenazah yang Diduga Warga China yang Tewas Selat Sunda

RS Polri Kesulitan Identifikasi Jenazah yang Diduga Warga China yang Tewas Selat Sunda

Megapolitan
Pipi, Pelipis, dan Kaki Pelajar SMP di Kembangan Luka Akibat Disiram Air Keras

Pipi, Pelipis, dan Kaki Pelajar SMP di Kembangan Luka Akibat Disiram Air Keras

Megapolitan
PKL yang Jualan di Bahu Jalan Senen Khawatir Pendapatan Berkurang Jika Direlokasi

PKL yang Jualan di Bahu Jalan Senen Khawatir Pendapatan Berkurang Jika Direlokasi

Megapolitan
DPRD DKI Pesimistis APBD 2020 Rampung Sesuai Aturan Kemendagri

DPRD DKI Pesimistis APBD 2020 Rampung Sesuai Aturan Kemendagri

Megapolitan
Minim Penerangan, Warga Sulit Seberangi JPO Stasiun Pasar Minggu Baru di Malam Hari

Minim Penerangan, Warga Sulit Seberangi JPO Stasiun Pasar Minggu Baru di Malam Hari

Megapolitan
Bima Arya Pertimbangkan Maju sebagai Calon Ketua Umum PAN

Bima Arya Pertimbangkan Maju sebagai Calon Ketua Umum PAN

Megapolitan
Pelaku Pelecehan Seksual Dikejar dan Ditangkap Korbanya di Kalideres

Pelaku Pelecehan Seksual Dikejar dan Ditangkap Korbanya di Kalideres

Megapolitan
WNA Pemilik Salon Operasi Lipatan Kelopak Mata Ilegal di PIK Belajar dari Dokter di China.

WNA Pemilik Salon Operasi Lipatan Kelopak Mata Ilegal di PIK Belajar dari Dokter di China.

Megapolitan
Dukung Ahok Jadi Bos BUMN, Ketua DPRD DKI: Selama Pimpin Jakarta Kinerjanya Baik

Dukung Ahok Jadi Bos BUMN, Ketua DPRD DKI: Selama Pimpin Jakarta Kinerjanya Baik

Megapolitan
Pabrik Sepatu Hengkang, Pengangguran di Banten Berpotensi Naik Ratusan Ribu Orang

Pabrik Sepatu Hengkang, Pengangguran di Banten Berpotensi Naik Ratusan Ribu Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X