Menengok "Park and Ride" Stasiun MRT Fatmawati yang Masih Gratis

Kompas.com - 28/03/2019, 13:55 WIB
Park and ride eks lahan Polri di R.A Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (26/3/2019). KOMPAS.com /CYNTHIA LOVAPark and ride eks lahan Polri di R.A Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (26/3/2019).
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Lahan dari PT Jakarta Tourisindo di Jalan RA Kartini, Cilandak, Jakarta Selatan disulap menjadi tempat parkir atau " park and ride" untuk para pengguna MRT.

Para pengguna MRT yang naik dari stasiun Fatmawati ini bisa memarkirkan kendaraannya di lahan yang berada di samping Universitas Prasetia Mulya itu dengan gratis.

Namun, berdasarkan pantauan Kompas.com pukul 12.00, lokasi parkir ini masih sepi.

Baca juga: Anies Tanggapi Kritik DPRD DKI soal Tarif MRT

Hanya ada enam kendaraan roda dua di lahan seluas 1,8 hektar ini. Sementara itu, kendaraan roda empat tak terlihat.

"Ini buka dari jam 5 pagi sampai jam 6 sore pak. Tapi ini masih sep-sepi saja," ujar salah satu penjaga parkir dari Jakpro, Ibrahim Usman (25), kepada Kompas.com di lokasi, Kamis (28/3/2019).

Bahkan, sejak park and ride dibuka untuk umum pada tanggal 24 Maret, sedikit kendaraan yang diparkir di sana.

"Sehari-hari kendaraan motor cuma empat sampai lima. Mobil kadang-kadang satu seharian sampai sore," kata dia.

Dia menduga, banyak yang lebih memilih memarkirkan kendaraanya di kolong Tol Lingkar Luar Jakarta yang tempatnya persis di depan Stasiun MRT.

"Rata-rata markir di kolong tol, mungkin belum pada tahu kalau di sini gratis. Di sini parkirnya gratis sampai ada penetapan harga parkir pak," ucap dia.

Baca juga: [POPULER MEGAPOLITAN]: Penumpang yang Makan di Kereta MRT Akan Diusir I DPRD DKI Kritik Penetapan Tarif MRT I Hercules Pukul Wartawan

Sebelumnya, Vice President Parking Management PT Jakarta Utilitas Propertindo, Wahyu Anjar Kurniawan membenarkan bahwa lahan tersebut akan dikelola pihaknya menjadi park and ride para pengguna MRT.

"Ya benar lahan itu akan dijadikan Park and Ride untuk pengguna MRT yang naik dari Stasiun MRT," ujar saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (22/3/2019).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski Telah Dimaafkan, Oknum Ojol Pelaku Ujaran Kebencian terhadap Habib Luthfi Tetap Diproses Hukum

Meski Telah Dimaafkan, Oknum Ojol Pelaku Ujaran Kebencian terhadap Habib Luthfi Tetap Diproses Hukum

Megapolitan
Kepala KKP Belum Bisa Pastikan Bagaimana Petugas Bandara Soekarno-Hatta Terjangkit Covid-19

Kepala KKP Belum Bisa Pastikan Bagaimana Petugas Bandara Soekarno-Hatta Terjangkit Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Alokasikan Anggaran Rp 3 Triliun untuk Penanggulangan Corona

Pemprov DKI Alokasikan Anggaran Rp 3 Triliun untuk Penanggulangan Corona

Megapolitan
Dampak Corona, Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Sejak Awal Tahun

Dampak Corona, Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Sejak Awal Tahun

Megapolitan
RSUP Persahabatan Tambah Kapasitas Tempat Tidur untuk Rawat 100 Pasien Covid-19

RSUP Persahabatan Tambah Kapasitas Tempat Tidur untuk Rawat 100 Pasien Covid-19

Megapolitan
Banyak RS Swasta Rawat Pasien Covid-19, Anies Minta BPJS Tak Telat Bayar Tagihan

Banyak RS Swasta Rawat Pasien Covid-19, Anies Minta BPJS Tak Telat Bayar Tagihan

Megapolitan
Oknum Ojol Ditangkap karena Ujaran Kebencian terhadap Wantimpres soal Penanganan Covid-19

Oknum Ojol Ditangkap karena Ujaran Kebencian terhadap Wantimpres soal Penanganan Covid-19

Megapolitan
Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI Akan Beri Rp 1 Juta untuk 3,7 Juta Warga Terdampak Corona

Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI Akan Beri Rp 1 Juta untuk 3,7 Juta Warga Terdampak Corona

Megapolitan
Minim Order Saat Pandemi Covid-19, Ojol Dapat Bantuan Voucher Makan Gratis

Minim Order Saat Pandemi Covid-19, Ojol Dapat Bantuan Voucher Makan Gratis

Megapolitan
Cerita Salah Satu Tamu Saat Hadiri Pesta Pernikahan Mantan Kapolsek Kembangan

Cerita Salah Satu Tamu Saat Hadiri Pesta Pernikahan Mantan Kapolsek Kembangan

Megapolitan
Bekasi Dukung Rekomendasi BPTJ untuk Batasi Transportasi Umum di Jabodetabek

Bekasi Dukung Rekomendasi BPTJ untuk Batasi Transportasi Umum di Jabodetabek

Megapolitan
Sebagian PO Bus AKAP di Terminal Pondok Cabe Tak Beroperasi karena Sepi Penumpang

Sebagian PO Bus AKAP di Terminal Pondok Cabe Tak Beroperasi karena Sepi Penumpang

Megapolitan
Tiap Hari, RSUP Persahabatan Membutuhkan 1.000 APD untuk Tangani Pasien Covid-19

Tiap Hari, RSUP Persahabatan Membutuhkan 1.000 APD untuk Tangani Pasien Covid-19

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 2, Kini Ada 40 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi

UPDATE: Bertambah 2, Kini Ada 40 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Novel Baswedan Tak Hadir, Sidang 2 Terdakwa Penyiram Air Keras Ditunda Akhir Bulan

Novel Baswedan Tak Hadir, Sidang 2 Terdakwa Penyiram Air Keras Ditunda Akhir Bulan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X