Sebelum Jebol, Tanggul di Jatipadang Merembes

Kompas.com - 01/04/2019, 16:26 WIB
Tanggul Jatipadang yang Jebol kini telah ditutup sementara dengan papan dan tumpukan karung, Senin (1/4/2019) kompas.com - WaldaTanggul Jatipadang yang Jebol kini telah ditutup sementara dengan papan dan tumpukan karung, Senin (1/4/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali mengatakan, sebelum jebol pada Minggu (31/3/2019) malam, tanggul kali di Jatipadang sudah mengalami kebocoran kecil sejak beberapa pekan lalu. Hal ini diketahui pihaknya setelah meninjau lokasi tanggul itu dan bicara dengan warga.

"Awalnya beberapa waktu yang lalu sudah diketahui beberapa masyarakat tapi sayangnya mereka enggak langsung lapor. Rupanya sudah ada rembesan kecil-kecil. Ketika dibiarkan hari ini yang terjadi adalah jebol," kata Marullah kepada wartawan, Senin (1/4/2019).

Menurut Marullah, titik di tempat yang jebol itu keropos. Posisinya menggantung sehingga selalu tergerus ketika debit air tinggi dan deras.

Baca juga: Cegah Banjir, Lahan Dekat Tanggul Baswedan di Jatipadang Akan Dibebaskan

"Sudah lama enggak ada masalah tapi rupanya kemakan masa, akhirnya keropos sedikit-sedikit," ujar dia.

Perbaikan sementara dilakukan sejak Minggu malam dengan memasang kayu dolken sebagai penahan dan karung pasir untuk menutup celah. Perbaikan lanjutan dilakukan dengan mengecor tanggul yang jebol. Perbaikan diperkirakan selesai tiga hari ke depan.

Begitu tanggul di Jatipadang itu jebol kemarin, banjir langsung melanda permukiman warga.

Baca juga: Warga Jatipadang: Air Datang seperti Tsunami, Saya Hampir Hanyut...

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X