Pelaku Tabrak Lari yang Tewaskan PPSU Terancam 5 Tahun Penjara

Kompas.com - 02/04/2019, 12:43 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengebumikan Naufal Rosyif (24), penyapu jalan yang tewas ditabrak pengendara motor, Minggu (31/3/2019) pagi.  Instagram.com/aniesbaswedanGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengebumikan Naufal Rosyif (24), penyapu jalan yang tewas ditabrak pengendara motor, Minggu (31/3/2019) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku tabrak lari yang menewaskan Naufal Rosyid, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum ( PPSU) Keluruhan Susukan, Jakarta Timur, terancam lima tahun penjara

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir mengatakan, ancaman hukuman tersebut sesuai Pasal 312 juncto Pasal 310 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Tabrak Lari.

"Korbannya, kan, luka berat dan meninggal dalam perawatan hari kelima, maka luka berat ancaman hukumannya lima tahun penjara. Kalau kasusnya korban meninggal di tempat dikenakan hukuman enam tahun penjara," ujar Nasir, Selasa (2/4/2019).

Baca juga: Keluarga PPSU yang Tewas Tabrak Lari Terima Santunan dari BPJS

Selain ancaman kurungan, pelaku juga bisa dikenakan denda Rp 10 juta sesuai yang disebutkan dalam pasal tersebut.

Adapun, Naufal menjadi korban tabrak lari saat menyapu jalan di bawah flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Selasa (26/3/2019).

Naufal menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (30/3/2019) malam.

Baca juga: Berharap Pelaku Tabrak Lari yang Tewaskan PPSU di Pasar Rebo Menyerahkan Diri...

Polisi masih mengejar pelaku tabrak lari yang menewaskan Naufal. 

Sudah ada dua saksi yang diperiksa polisi dalam kasus tersebut.

Kanit Laka Lantas Jakarta Timur Agus Suparyanto mengatakan, ketiadaan kamera CCTV di sekitar lokasi menyulitkan polisi mencari pelaku.

Baca juga: Lurah Susukan Akui Flyover Pasar Rebo Rawan Kecelakaan buat Petugas PPSU



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Senin Malam, 20 RT di Jakarta Tergenang Banjir

Senin Malam, 20 RT di Jakarta Tergenang Banjir

Megapolitan
[Update 26 Oktober]: Kasus Aktif Covid-19 di Depok Sebanyak 1.333 Orang

[Update 26 Oktober]: Kasus Aktif Covid-19 di Depok Sebanyak 1.333 Orang

Megapolitan
BMKG: Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan Siang Nanti

BMKG: Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Diterjang Angin Puting Beliung, Fasilitas Gedung Kesenian Kota Bekasi Rusak

Diterjang Angin Puting Beliung, Fasilitas Gedung Kesenian Kota Bekasi Rusak

Megapolitan
Dirampok di JPO Cilandak Timur, Seorang Ibu Dipukul oleh Perampok

Dirampok di JPO Cilandak Timur, Seorang Ibu Dipukul oleh Perampok

Megapolitan
Pelaku Mengaku Ingin Kuasai Uang PSK Rp 1,8 Juta, Polisi Anggap Alasannya Janggal

Pelaku Mengaku Ingin Kuasai Uang PSK Rp 1,8 Juta, Polisi Anggap Alasannya Janggal

Megapolitan
Libur Panjang, Pemesanan Tiket untuk Keberangkatan di 3 Stasiun di Jakarta Naik 3 Kali Lipat

Libur Panjang, Pemesanan Tiket untuk Keberangkatan di 3 Stasiun di Jakarta Naik 3 Kali Lipat

Megapolitan
Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

Megapolitan
Polisi Duga Kasus Pembunuhan PSK di Bekasi Sudah Terencana

Polisi Duga Kasus Pembunuhan PSK di Bekasi Sudah Terencana

Megapolitan
Petugas PPSU Ciduk Perampok yang Kabur Setelah Jambret Seorang Ibu di JPO

Petugas PPSU Ciduk Perampok yang Kabur Setelah Jambret Seorang Ibu di JPO

Megapolitan
Anggota Marinir Nyaris Jadi Korban Penjambretan Saat Bersepeda di Sekitar Monas

Anggota Marinir Nyaris Jadi Korban Penjambretan Saat Bersepeda di Sekitar Monas

Megapolitan
Hujan dan Angin Kencang di Depok Senin Sore, 2 Pohon di Permukiman Warga Tumbang

Hujan dan Angin Kencang di Depok Senin Sore, 2 Pohon di Permukiman Warga Tumbang

Megapolitan
Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

Megapolitan
Cegah Banjir, Pembuatan Bendungan Waduk di Cilincing Dikebut Satu Bulan

Cegah Banjir, Pembuatan Bendungan Waduk di Cilincing Dikebut Satu Bulan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Bantu Perbaiki 186 Rumah yang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Pemkot Bekasi Akan Bantu Perbaiki 186 Rumah yang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X