Sinyal Dikeluhkan, MRT Jajaki Kerja Sama dengan Operator Seluler

Kompas.com - 02/04/2019, 14:41 WIB
Animo masyarakat mencoba Moda Raya Terpadu (MRT) Senin (01/04/2019) tetap tinggi meski saat ini tarif kereta api bawah tanah itu sudah tak lagi gratis. Kompas.com / Tatang GuritnoAnimo masyarakat mencoba Moda Raya Terpadu (MRT) Senin (01/04/2019) tetap tinggi meski saat ini tarif kereta api bawah tanah itu sudah tak lagi gratis.

JAKARTA, KOMPAS.com — PT MRT Jakarta mengakui sinyal telekomunikasi sejumlah operator seluler belum bisa digunakan secara optimal di jalur bawah tanah. 

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Muhammad Kamaludin mengatakan, pihaknya masih menjajaki kerja sama dengan sejumlah operator seluler.

"Sekarang, kan, yang sudah beroperasi itu Telkomsel dan Smartfren. Sementara yang tiga lagi masih dalam pembahasan. Yang masih dalam progres itu Indosat, XL, dan Tri," kata Kamaludin kepada Kompas.com, Selasa (2/4/2019).

Baca juga: Stasiun Lebak Bulus Bocor, Ini Tanggapan PT MRT Jakarta

Kamaludin menuturkan, penjajakan kerja sama bisnis kepada perusahaan operator seluler dilakukan perusahaan mitra yang telah ditunjuk PT MRT Jakarta.

Pihaknya mengaku belum bisa memastikan kapan seluruh operator tersebut dapat digunakan secara maksimal di jalur bawah tanah MRT.

"Kami serahkan prosesnya ke mitra ya. Mitra kami yang kami sepakati lingkup kerjanya dan target-targetnya. Jadi mereka yang menjalankan masing-masing prosedur," ujarnya. 

Baca juga: Serba-serbi Hari Pertama Pemberlakuan Tarif MRT Jakarta...

MRT Jakarta yang membentang dari Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia mulai beroperasi secara komersial pada Senin (1/4/2019).

Penumpang mendapatkan diskon tarif sebesar 50 persen selama April 2019.

Untuk pembelian tiket MRT, warga harus membayar dengan kartu harian atau kartu uang elektronik.

Baca juga: 3 Kendala pada Hari Pertama Pemberlakuan Tarif Kereta MRT...

Warga juga bisa menggunakan uang elektronik yang diterbitkan bank, yaitu JakLingko, E-Money (Bank Mandiri), Brizzi (BRI), Tap Cash (BNI), Flazz (BCA), dan JakartaOne (Bank DKI).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

Megapolitan
Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

Megapolitan
Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

Megapolitan
Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

Megapolitan
Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

Megapolitan
Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

Megapolitan
Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

Megapolitan
Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

Megapolitan
Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

Megapolitan
Tas Mencurigakan di Depok, Isinya Ternyata Jas Hujan

Tas Mencurigakan di Depok, Isinya Ternyata Jas Hujan

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

Megapolitan
Sirkus hingga Cosplay Bakal Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Sirkus hingga Cosplay Bakal Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Iuran BPJS Naik, DKI Usul Anggaran Rp 2,5 T untuk Subsidi 5,1 Juta Warga

Iuran BPJS Naik, DKI Usul Anggaran Rp 2,5 T untuk Subsidi 5,1 Juta Warga

Megapolitan
Flyover Tanjung Barat di Depan IISIP Akan Selesai Akhir 2020

Flyover Tanjung Barat di Depan IISIP Akan Selesai Akhir 2020

Megapolitan
Mengulik Cikal Bakal Keberadaan Bangunan Belanda di Pinggir Jalan TB Simatupang

Mengulik Cikal Bakal Keberadaan Bangunan Belanda di Pinggir Jalan TB Simatupang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X