Anies Sebut Indeks Pembangunan Manusia Jakarta Tembus 80 pada 2018

Kompas.com - 02/04/2019, 18:59 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi di Stasiun MRT Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2019). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi di Stasiun MRT Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, indeks pembangunan manusia (IPM) DKI Jakarta kembali meningkat pada tahun 2018.

Hal ini ia sampaikan melalui laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2018 pada rapat paripurna DPRD DKI Jakarta.

Dalam pidatonya di depan rapat dewan, Anies menyebut bahwa angka IPM DKI Jakarta pada 2018 naik di atas angka 80.

"Kinerja pembangunan manusia di Provinsi DKI Jakarta tercatat sebesar 80,06, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 79,60," ujar Anies, Selasa (2/4/2019).

"Hal ini mengindikasikan bahwa kesempatan masyarakat Jakarta untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan peningkatan pendapatan semakin membaik," kata dia.

Baca juga: Anies Minta Penumpang MRT Berlatih Simpan Sampahnya

Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta pada laman jakarta.bps.go.id, Mei tahun lalu, angka-angka di atas merupakan peningkatan IPM DKI Jakarta tahun 2016 ke 2017.

"Pada tahun 2017, IPM DKI Jakarta telah mencapai 80,06. Angka IPM tersebut meningkat sebesar 0,46 poin dibandingkan IPM tahun lalu yang sebesar 79,60," tulis BPS Jakarta dalam abstraksinya.

BPS Jakarta belum merilis data tahun 2018 dalam situs web tersebut.

Baca juga: Anies, Prasetio, dan Anggota DPRD DKI Naik MRT Bundaran HI-Blok M

Anies Baswedan juga menyebut sejumlah capaian lain dengan indikator ekonomi dan sosial dalam LKPJ tadi.

Selain itu, ia menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang pencabutan Perda Nomor 15 Tahun 2011 tentang Perizinan Tempat Usaha Berdasarkan Undang-Undang Gangguan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Megapolitan
Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Megapolitan
Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Megapolitan
Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Megapolitan
40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

Megapolitan
Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Megapolitan
Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Megapolitan
Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Megapolitan
Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X