Jalan Gunung Sahari Akan Dibongkar Total setelah Musim Hujan

Kompas.com - 02/04/2019, 21:30 WIB
Jalan Gunung Sahari ke arah Ancol nampak rusak dan berlubang, Selasa (2/4/2019). KOMPAS.com/TATANG GURITNOJalan Gunung Sahari ke arah Ancol nampak rusak dan berlubang, Selasa (2/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com— Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, yang kondisinya banyak berlubang dan bergelombang dijanjikan akan diperbaiki bahkan dibongkar total sampai ke strukturnya, selepas musim hujan. 

"Setelah musim hujan akan dibenahi secara teknis," ujar Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga DKI Jakarta Rakim Sastranegara saat dihubungi Kompas.com, Selasa (2/4/2019).

Menurut Rakim, kerusakan Jalan Gunung Sahari ke arah Ancol tersebut diakibatkan oleh hujan dan beban kendaraan berat.


"Saat ini kami sedang teliti penyebabnya secara detail," kata Rakim.

Baca juga: Pengendara Motor: Enggak Nyaman Harus Hindari Jalan Berlubang di Gunung Sahari

Dihubungi terpisah, Kasudin Bina Marga Jakarta Pusat Suko Wibowo menyebutkan, Jalan Gunung Sahari akan diperbaiki total.

"(Perbaikan) sudah masuk program Dinas Binamarga dan akan diperbaiki total sampai struktur bawah," sebut Suko.

Dalam pantauan Kompas.com, Selasa siang, setidaknya ada 10 lubang berdiameter sekitar 10 sentimeter dengan kedalaman 5 sentimeter. Selain itu, jalanan juga bergelombang. Posisi lubang-lubang tersebut ada di tengah jalan

Baca juga: Perbaikan Bersifat Sementara Sebabkan Jalan Gunung Sahari Kembali Rusak

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kuasa Hukum Aktivis Papua Sebut Lambang Bintang Kejora Hanya sebagai Simbol kebudayaan

Kuasa Hukum Aktivis Papua Sebut Lambang Bintang Kejora Hanya sebagai Simbol kebudayaan

Megapolitan
Jasa Marga Kesulitan Pindahkan Truk Overload yang Terbalik di Tol Jakarta-Cikampek

Jasa Marga Kesulitan Pindahkan Truk Overload yang Terbalik di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Prabowo Ditunjuk Jadi Menteri, Relawan Ingatkan Jokowi Hati-hati

Prabowo Ditunjuk Jadi Menteri, Relawan Ingatkan Jokowi Hati-hati

Megapolitan
Pemkot Bekasi Sebut Pengadaan Foto Jokowi-Ma'ruf Urusan Masing-masing OPD

Pemkot Bekasi Sebut Pengadaan Foto Jokowi-Ma'ruf Urusan Masing-masing OPD

Megapolitan
Jelang Musim Hujan, Pemkot Jakpus Siapkan Sumur Resapan di 400 Titik

Jelang Musim Hujan, Pemkot Jakpus Siapkan Sumur Resapan di 400 Titik

Megapolitan
Aktivis 98 Relawan Jokowi Tolak Prabowo Jadi Menteri

Aktivis 98 Relawan Jokowi Tolak Prabowo Jadi Menteri

Megapolitan
Pemkot Tangsel Akan Gelar Rapat Koordinasi Revisi Perwal Terkait Peraturan Truk

Pemkot Tangsel Akan Gelar Rapat Koordinasi Revisi Perwal Terkait Peraturan Truk

Megapolitan
 Mengungsi di Halaman Sekolah, Korban Kebakaran Bidara Cina Kekurangan Air Bersih

Mengungsi di Halaman Sekolah, Korban Kebakaran Bidara Cina Kekurangan Air Bersih

Megapolitan
Selang 2 Hari Pelantikan Presiden, Pemkot Bekasi Baru Akan Unduh Foto Jokowi-Ma'ruf

Selang 2 Hari Pelantikan Presiden, Pemkot Bekasi Baru Akan Unduh Foto Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Mucikari di Depok Tawarkan Korbannya ke Pria Hidung Belang Lewat Twitter

Mucikari di Depok Tawarkan Korbannya ke Pria Hidung Belang Lewat Twitter

Megapolitan
Wacana Prabowo Jadi Menteri, Relawan Projo Bilang Itu Hak Prerogatif Presiden

Wacana Prabowo Jadi Menteri, Relawan Projo Bilang Itu Hak Prerogatif Presiden

Megapolitan
Pemprov Jakarta Klaim Perhatikan Kesejahteraan Pelajar

Pemprov Jakarta Klaim Perhatikan Kesejahteraan Pelajar

Megapolitan
Suami Ditemukan Tewas Mengambang di Kali Teluk Intan, Istri Menangis Histeris hingga Pingsan

Suami Ditemukan Tewas Mengambang di Kali Teluk Intan, Istri Menangis Histeris hingga Pingsan

Megapolitan
Aktivis Papua yang Ditahan di Mako Brimob Idap Beberapa Penyakit hingga Nyaris Gangguan Jiwa

Aktivis Papua yang Ditahan di Mako Brimob Idap Beberapa Penyakit hingga Nyaris Gangguan Jiwa

Megapolitan
15 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng

15 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X