Dirut MRT Apresiasi Tiga Perilaku Positif Penumpang

Kompas.com - 03/04/2019, 07:23 WIB
Kompas TV MRT Jakarta merupakan singkatan dari moda raya terpadu. Namun lantaran Indonesia baru memiliki moda transportasi ini dibandingkan negara lain maka banyak orang Indonesia yang melafalkan MRT dengan istilah asing. Hal ini karena sebagian masyarakat Indonesia pernah menggunakan MRT di negara lain maka tak heran bila masih banyak yang melafalkan dengan MRT yang disingkat dari kata <em>mass rapid transit</em>. Indonesia telah meresmikan transportasi ini dengan nama Moda Raya Terpadu maka mulai sekarang yuk gunakan bahasa kita sendiri dengan menyebutnya dengan lafal Em-Er-Te bukan Em-Ar-Ti. Kini kosakata Bahasa Indonesia kita pun telah bertambah. Untuk menjaga lestarinya Bahasa Indonesia mari kita gunakan bahasa indonesia yang baik dan benar. #MRTJakarta #BahasaIndonesia #SelasaBahasa

3. Peduli difabel

Satu lagi perilaku positif yang disoroti William ialah keramahan para penumpang terhadap kalangan difabel.

Kalangan difabel, menurut dia, begitu terbantu dan bisa bergerak dengan leluasa karena dihargai oleh para penumpang lain.

Pantauan Kompas.com di Stasiun Lebak Bulus pada Senin (1/4/2019) sore, jalur khusus tunanetra dan difabel telah terpasang dengan baik serta langsung diarahkan ke lift.

Baca juga: Anies Minta Penumpang MRT Berlatih Simpan Sampahnya

"Selain penumpang-penumpang, petugas juga sangat membantu kami. Mereka siaga di depan pintu buat antar-jemput kami ke lift," terang Supriadi, warga Pamulang, kepada Kompas.com Senin lalu.

William berharap, tren positif ini bisa bertahan dalam jangka panjang.

"Saya makin optimistis, kita bisa. Tinggal kami akan mengakselerasi pembangunan fisiknya," ujar William.

Halaman:



Close Ads X