Kejati DKI Mulai Teliti Berkas Perkara Ramyadjie Priambodo

Kompas.com - 04/04/2019, 16:11 WIB
Ilustrasi mesin ATM Thinkstock.com/uncle_daengIlustrasi mesin ATM

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta sedang melakukan penelitian berkas perkara Ramyadjie Priambodo (RP) yang diduga telah melakukan pembobolan (skimming) ATM sebesar Rp 300 juta dengan cara mencuri data sejumlah nasabah.

Berkas perkara itu telah dilimpahkan Polda Metro Jaya ke Kejati DKI pada 26 Maret lalu dan pada tanggal yang sama Kejati DKI Jakarta mulai meneliti berkas tersebut.

"Untuk menindaklanjuti penelitian berkas itu Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Warih Sadono, menunjuk dua orang jaksa meneliti berkas dimaksud," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta Nirwan Nawawi, Kamis (4/4/2019).

Baca juga: Ramyadjie Priambodo Bungkam Ditanya Identitas Pemberi Mesin ATM


Nirwan mengatakan, Ramyadjie terjerat beberapa pasal yakni Pasal 362 KUHP, juncto Pasal 30, juncto Pasal 46 UU ITE, juncto Pasal 81 Juncto Pasal 3, 4, 5 UU TPPU.

"Ancaman maksimal hukumannya adalah 20 tahun pidana penjara," kata dia.

Ramyadjie ditangkap di kamar apartemennya di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan pada 26 Februari 2019. Polisi telah menyita sejumlah barang bukti antara lain mesin ATM, dua kartu ATM, laptop, dua kartu putih berisi data nasabah, telepon genggam, masker, uang tunai Rp 300 juta, dan kerudung.

Ramyadjie mendapatkan data-data nasabah dari sebuah komunitas online di pasar ilegal di internet untuk melakukan skimming. Dalam komunitas online tersebut, dia mempelajari teknik skimming dan mendapatkan data-data rekening korban.

Baca juga: Berkas Kasus Ramyadjie Priambodo Dilimpahkan ke Kejati DKI

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden Besok

Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden Besok

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Megapolitan
Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Megapolitan
Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Megapolitan
Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Megapolitan
Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Megapolitan
Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X