Mulai Juli, Equestrian Park Pulomas Kembangbiakan Kuda Eropa

Kompas.com - 04/04/2019, 17:44 WIB
Arena lomba berkuda di Jakarta International Equestrian Park Pulomas, Kamis (4/4/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DArena lomba berkuda di Jakarta International Equestrian Park Pulomas, Kamis (4/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Progran pengembakbiakan kuda di Jakarta International Equestrian Park Pulomas, Jakarta Timur, akan dimulai pada Juli mendatang.

General Manager Pengembangan Bisnis PT Pulomas Jaya Arsalna Adarmachi mengatakan, kuda yang akan dikembangbiakan berjenis warmblood yang bibitnya sengaja didatangkan dari Eropa.

"Karena kami bekerja sama dengan Jerman, nanti kami ambil bibitnya dari sana. Itu yang akan kami biakan di sini. Mudah-mudahan mulai Juli ini akan kami mulai aktivitas breeding-nya," kata Arsalna kepada wartawan, Kamis (4/4/2019).

Menurut dia, pengembakbiakan kuda di Jakarta International Equestrian Park merupakan sebuah terobosan. Ia menyebutkan, belum ada pengembakbiakan kuda secara profesional di Indonesia.

Baca juga: Equestrian Pulomas Akan Jadi Tempat Pembiakan Kuda

Arsalna menerangkan, dalam jangka panjang, kuda yang telah dikembangbiakan akan dijual kepada masyarakat yang berkecimpung di dunia berkuda.

"Mungkin kami perlahan, bertahap karena kuda yang dibiakkan itu dijual juga untuk masyaramat berkuda juga, cuma harganya enggak semahal dia beli dari Eropa," ujar Arsalna.

Internatioan Equestrian Park (JIEP) Pulomas dibangun Pemprov DKI Jakarta untuk perhelatan Asian Games 2018. Equestrian itu dibangun di atas lahan 32,25 hektar dan punya 156 kandang. Biaya pembangunannya Rp 417 miliar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X