Polisi: 31 TPS Rawan Gangguan di Jakarta Barat

Kompas.com - 04/04/2019, 18:39 WIB
Ilustrasi pencoblosan. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOIlustrasi pencoblosan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Metro Jakarta Barat mencatat sebanyak 31 tempat pemungutan suara ( TPS) tergolong rawan gangguan saat Pemilu pada 17 April 2019. 

"Kami mengantisipasi gangguan. Dalam analisis kami, sedikitnya ada 31 TPS rawan, sementara yang aman tercatat 6.698 TPS," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi saat dikonfirmasi, Rabu (3/4/2019).

Ia enggan menjelaskan detail TPS mana saja yang tergolong rawan gangguan.

Baca juga: Bagaimana jika Kebutuhan Disabilitas dalam TPS Tak Mendukung?


Pihaknya akan memberikan pengawasan ketat ke TPS-TPS tersebut.

Adapun, salah satu TPS yang akan mendapatkan pengawasan khusus adalah TPS para tahanan. 

Kabag Op Polres Metro Jakarta Barat AKBP Priyo Utomo Teguh Santoso mengatakan, pihaknya sudah melakukan gelar pasukan untuk pengamanan 6.730 TPS yang tersebar di 56 kelurahan dari 8 kecamatan di Jakarta Barat.

Baca juga: Bogor Rawan Kecurangan dan Konflik di TPS, 1.000 Relawan Pemilu Diterjunkan

Pengecekan anggota hingga kendaraan dilakukan dalam gelar pasukan yang berlangsung pada Senin (1/4/2019). 

"Apel kesiapan ini kami gelar dalam rangka pengecekan masing-masing perorangan anggota Polri, baik sikap maupun tampang personel Polri," ucap Priyo. 

Sebanyak 2.301 pasukan gabungan akan berjaga mengamankan pelaksanaan Pemilu di Jakarta Barat.

Pasukan itu terdiri dari 971 personel Polres, 400 BKO Polda Metro Jaya, TNI sebanyak 830 personel, dan 100 personel dari Brimob.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Fraksi PKS: Nurmansjah 12 Tahun Jadi Auditor, 10 Tahun Anggota Dewan, Pas dengan Anies

Fraksi PKS: Nurmansjah 12 Tahun Jadi Auditor, 10 Tahun Anggota Dewan, Pas dengan Anies

Megapolitan
Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Megapolitan
Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Megapolitan
Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Megapolitan
Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Megapolitan
Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

Megapolitan
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Megapolitan
Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Megapolitan
Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Megapolitan
50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X