Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pujian dan Permintaan Maaf Ratna Sarumpaet kepada Amien Rais...

Kompas.com - 05/04/2019, 07:25 WIB
Rindi Nuris Velarosdela,
Dian Maharani

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet memberikan pujian pada kesaksian yang disampaikan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).

Ratna menyebut kesaksian yang disampaikan Amien Rais dalam persidangan menunjukkan sisi negarawan dalam diri mantan ketua MPR tersebut. 

"Menurut saya beda, beliau orang negarawan. Kehadiran beliau tadi ini memberikan saya kepercayaan bahwa enggak semua orang berpikir tidak baik," ujar Ratna di PN Jakarta Selatan, Kamis.

Ratna memastikan, semua pernyataan yang dilontarkan oleh Amien dalam persidangan telah sesuai fakta.

"Bagus ya, baik. Semua sesuai apa yang terjadi sebenarnya," kata Ratna.

Baca juga: Kesaksian Amien Rais dalam Persidangan Ratna Sarumpaet...

Dalam kesaksiannya, Amien mengungkap sejumlah fakta terkait informasi berita bohong penganiayaan yang menimpa aktivis perempuan itu.

Amien mengaku pertama kali mendengar kabar tentang Ratna Sarumpaet saat membuka salah satu portal berita online, 2 Oktober 2018 pagi.

Setelah mengetahui kabar dari media, Amien Rais kemudian meneruskan informasi itu kepada kawan-kawan dari Partai Gerindra yang ketika itu merupakan tempat Ratna bernaung.

Setelah mengetahui kabar penganiayaan itu, Amien pun bertemu dengan Ratna di hari yang sama di Lapangan Polo, Bogor, Jawa Barat.

Menurut Amien, ketika itu Ratna telah datang lebih dulu, namun kondisinya seperti orang yang tertekan. Ratna pun mengaku tiga giginya tanggal akibat penganiayaan itu.

Ditanya soal jumpa pers yang digelar oleh Prabowo dan teman-teman lainnya, Ketua Dewan Kehormatan PAN ini menyebut acara itu digelar karena Ratna merupakan bagian dari BPN.

Jumpa pers ini terselenggara atas keputusan bersama teman-teman di BPN, karena ini menyangkut penganiayaan yang diterima salah satu anggota aktifnya.

Terdakwa penyebaran berita bohong Ratna Sarumpaet (kanan) mencium tangan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais (kiri) dalam sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (4/4/2019).  Sidang tersebut beragendakan mendengarkan keterangan empat orang saksi salah satunya Amien Rais. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN Terdakwa penyebaran berita bohong Ratna Sarumpaet (kanan) mencium tangan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais (kiri) dalam sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (4/4/2019). Sidang tersebut beragendakan mendengarkan keterangan empat orang saksi salah satunya Amien Rais.

Permintaan maaf

Selain melontarkan pujian, Ratna juga menyampaikan permohonan maaf atas kebohongannya terkait penganiayaan dirinya kepada Amien Rais.

Permintaan maaf tersebut disampaikan setidaknya dua kali oleh Ratna, yakni saat sidang berlangsung dan saat ia kembali ke rumah tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Suasana Ruko Tempat Tewasnya Wanita Hamil di Kelapa Gading, Kosong dan Tak Ada Garis Polisi

Suasana Ruko Tempat Tewasnya Wanita Hamil di Kelapa Gading, Kosong dan Tak Ada Garis Polisi

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Diduga Pembunuh Wanita Hamil di Kelapa Gading

Polisi Kantongi Identitas Diduga Pembunuh Wanita Hamil di Kelapa Gading

Megapolitan
Pendaftaran Ditutup, Berikut Daftar 13 Bakal Calon Wali Kota Bogor dari PDIP

Pendaftaran Ditutup, Berikut Daftar 13 Bakal Calon Wali Kota Bogor dari PDIP

Megapolitan
Perempuan Diduga Hamil Ditemukan Tewas di Ruko Kelapa Gading

Perempuan Diduga Hamil Ditemukan Tewas di Ruko Kelapa Gading

Megapolitan
Mantan Wakil Wali Kota Bogor dan Sespri Iriana Jokowi Ikut Penjaringan Pilwakot Bogor Lewat PDIP

Mantan Wakil Wali Kota Bogor dan Sespri Iriana Jokowi Ikut Penjaringan Pilwakot Bogor Lewat PDIP

Megapolitan
Penjaringan Bacawalkot Bogor Ditutup, PDI-P Sebut13 Nama Calon Kembalikan Formulir

Penjaringan Bacawalkot Bogor Ditutup, PDI-P Sebut13 Nama Calon Kembalikan Formulir

Megapolitan
Rute KA Pangrango dan Tarifnya 2024

Rute KA Pangrango dan Tarifnya 2024

Megapolitan
Benyamin-Pilar Saga Akan Kembali Maju di Pilkada Tangsel

Benyamin-Pilar Saga Akan Kembali Maju di Pilkada Tangsel

Megapolitan
Jakarta Lebaran Fair Jadi Hiburan Warga yang Tak Mudik

Jakarta Lebaran Fair Jadi Hiburan Warga yang Tak Mudik

Megapolitan
Pemkot Tangsel Menanti Bus Transjakarta Rute Pondok Cabe-Lebak Bulus Beroperasi

Pemkot Tangsel Menanti Bus Transjakarta Rute Pondok Cabe-Lebak Bulus Beroperasi

Megapolitan
Jelang Hari Terakhir, Jakarta Lebaran Fair Masih Ramai Dikunjungi

Jelang Hari Terakhir, Jakarta Lebaran Fair Masih Ramai Dikunjungi

Megapolitan
Berenang di Kolam Dewasa, Bocah 7 Tahun di Bekasi Tewas Tenggelam

Berenang di Kolam Dewasa, Bocah 7 Tahun di Bekasi Tewas Tenggelam

Megapolitan
Bangunan Toko 'Saudara Frame' yang Terbakar Hanya Punya 1 Akses Keluar Masuk

Bangunan Toko "Saudara Frame" yang Terbakar Hanya Punya 1 Akses Keluar Masuk

Megapolitan
Pemkot Dukung Proyek MRT Menuju Tangsel, tetapi Butuh Detail Perencanaan Pembangunan

Pemkot Dukung Proyek MRT Menuju Tangsel, tetapi Butuh Detail Perencanaan Pembangunan

Megapolitan
Fakta-fakta Penemuan Jasad Wanita yang Sudah Membusuk di Pulau Pari, Hilang Sejak 10 Hari Lalu

Fakta-fakta Penemuan Jasad Wanita yang Sudah Membusuk di Pulau Pari, Hilang Sejak 10 Hari Lalu

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com