Ketika Kehadiran Transjakarta Sering Didemo Sopir Angkot...

Kompas.com - 05/04/2019, 09:02 WIB
Transjakarta Tanah Abang Explorer melintasi jalan Jatibaru Raya, Jakarta Pusat setelah pergantian jam dengan angkot pukul 08.00 WIB pada Senin (5/2/2018). Kompas.com/RimaTransjakarta Tanah Abang Explorer melintasi jalan Jatibaru Raya, Jakarta Pusat setelah pergantian jam dengan angkot pukul 08.00 WIB pada Senin (5/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Hadirnya layanan transjakarta yang membuka rute baru ditentang  sopir angkutan konvensional.

Rute baru yang dibuka oleh Transjakarta kerap kali mendapatkan protes dari para sopir angkot.

Pada Kamis (4/4/2019), sejumlah sopir angkot berdemo menuntut berhentinya layanan transjakarta rute  Pondok Cabe- Tanah Abang (S41) yang terintegrasi dengan Stasiun MRT Jakarta Lebak Bulus.

Alhasil, layanan pada rute tersebut harus berhenti sejak Kamis pukul 12.00 WIB.

"Mohon maaf atas adanya gangguan dalam pelayanan, kami sedang mencari solusi, dan membutuhkan dukungan kewenangan pemerintah" ujar Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono dalam keterangan tertulis, Kamis (4/4/2019).

Baca juga: Didemo Sopir Angkot 106, Transjakarta Pondok Cabe-Tanah Abang Stop Operasi

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) atas keputusan penghentian sementara layanan ini.

Agung mengatakan, penghentian bertujuan melindungi para pengemudi, petugas layanan bus, bus, hingga penumpang bila ada aksi anarkis. 

"Saat ini perundingan antara PT Transjakarta dengan para pengurus angkot 106 masih berlangsung, semoga bisa cepat menemukan solusi terbaik bersama," katanya. 

Demo menuntut Bus Tanah Abang Explorer dihentikan

Demo sopir angkot yang meminta berhentinya layanan transjakarta bukan yang pertama kalinya.

Sebelumnya, sopir angkot yang beroperasi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat melakukan aksi mogok pada Senin (29/1/2018).

Puluhan angkot yang berasal dari trayek M03, M08, M09, dan M10 berdemo.

Para sopir menuntut Pemrov DKI membuka kembali Jalan Jatibaru Raya yang ditutup untuk mengakomodir pada pedagang kali lima (PKL). Mereka merasa penutupan tersebut menggerus omzet mereka.

Baca juga: Curhat Sopir Angkot, Penghasilan Berkurang karena Ojek Online

Para sopir juga menuntut pengoperasian transjakarta Tanah Abang Explorer dihentikan.

Para sopir menilai dioperasikannya bus gratis berdampak pada penurunan penumpang.

"Kami tidak akan beroperasi sebelum Jalan Jatibaru dibuka. Kalau perlu sampai besok (hari ini) kami mogok," ujar sopir angkot M08 Eri kepada Kompas.com.

Demo yang sama pernah dilakukan sejumlah angkot yang mogok beroperasi sembari menuntut dihentikannya trayek transjakarta jurusan Pulogadung-Pondok Gede, Senin (3/12/2018).

Menurut mereka, kehadiran bus metro transjakarta tersebut membuat pendapatan para sopir angkot menurun.

Salah satu supir angkot, Lamser Kasugian (45) mengatakan, pihaknya menggelar aksi mogok tersebut untuk menuntut dihentikan trayek transjakarta yang melintas di jalur Pulogadung-Pondok Gede.

"Jadi begini, sejak adanya transjakarta, pendapatan kami setiap hari berkurang, makanya kami mogok operasi. Karena percuma juga kami beroperasi tapi pendapatan kami minim," kata Lamser di lokasi, Senin (3/12/2018).

Menurutnya, pendapatan sopir angkot menurun semenjak bus metro transjakarta melintas di jalur tersebut tiga bulan lalu.

Hal ini menyebabkan persaingan antarmoda transportasi hingga menggerus pendapatan para supir angkot yang justru sudah beroperasi sejak lama.

"Transjakarta ini tolonglah dikurangi dulu, karena bus-bus besar tersebut tidak cocok di Jalan arteri. Kalau yang tiga per empat (mini trans) bolehlah lewat," ujarnya.

Sopir angkot lainnya, Firman menuturkan, kehadiran bus metro transjakarta tersebut berdampak pada penempatan empat trayek angkot.

Ia pun meminta agar bus metro transjakarta jangan memutar balik di Pondok Gede, melainkan agar memutar lewat jalur Pinang Ranti.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

Megapolitan
Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Megapolitan
Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Megapolitan
Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Megapolitan
Akan Tawuran Saat Warga Lain Diam di Rumah, 4 Pemuda Ditangkap

Akan Tawuran Saat Warga Lain Diam di Rumah, 4 Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jalan Sepi Banyak Digunakan Kebut-kebutan, Polisi: Fatalitas Kecelakaan Meningkat

Jalan Sepi Banyak Digunakan Kebut-kebutan, Polisi: Fatalitas Kecelakaan Meningkat

Megapolitan
Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Pondok Gede

Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Pondok Gede

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Beroperasi Lagi Mulai Besok, Buka Pukul 08.00-14.00

Pasar Tanah Abang Beroperasi Lagi Mulai Besok, Buka Pukul 08.00-14.00

Megapolitan
Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Megapolitan
Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Megapolitan
18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X