Kronologi Tewasnya Korban Penjambretan di Jalan Rasuna Said

Kompas.com - 05/04/2019, 19:05 WIB
Ilustrasi tewas. ShutterstockIlustrasi tewas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kanit Polsek Metro Setiabudi Kompol Tri Suryawan menjelaskan kronologi tewasnya RN (23), perempuan korban penjambretan di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (5/4/2019) dini hari. 

Awalnya, RN membonceng ojek online yang dikemudikan AD (22) ke Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Motor yang mereka tumpangi berhenti di traffic light Menteng, Jakarta Pusat. 

Baca juga: Seorang Wanita Tewas dalam Penjambretan di Jalan Rasuna Said

Saat itu, kedua pelaku berinisial HZ dan MSA mendekati korban dan langsung merampas telepon genggam milik RN.

"Kebetulan korban ini lagi main HP saat dibonceng," ujar Tri saat dihubungi, Jumat. 

Setelah telepon genggam RN dijambret, AH langsung tancap gas dan mengejar penjambret.

Baca juga: Angkat Telepon di Pinggir Jalan, Wanita Ini Jadi Korban Penjambretan

Kemudian, AH menabrakkan motornya ke motor penjambret di Tugu 66, Kuningan, Jakarta Selatan.

Kejadian tersebut yang membuat RN dan HZ tewas

"Jadi si korban sengaja menabrakkan motornya kepada pelaku biar pelakunya bisa berhenti. Ternyata fatal akibatnya karena kecepatan tinggi begitu loh," katanya. 

RN tewas di tempat karena kepala membentur trotoar.

Baca juga: Seorang Polisi Jadi Korban Penjambretan di Matraman

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Teknis Penerapan PSBB di Kota Bekasi Akan Sama seperti Jakarta

Teknis Penerapan PSBB di Kota Bekasi Akan Sama seperti Jakarta

Megapolitan
Pemprov DKI Mulai Bagikan 18.000 Paket Sembako untuk Warga Penjaringan

Pemprov DKI Mulai Bagikan 18.000 Paket Sembako untuk Warga Penjaringan

Megapolitan
Jelang Penerapan PSBB, Kasatpol PP Jakbar Siapkan Personel untuk Patroli

Jelang Penerapan PSBB, Kasatpol PP Jakbar Siapkan Personel untuk Patroli

Megapolitan
Sebanyak 48 TPS di Jakarta Dipakai Khusus untuk Sampah Masker dan APD

Sebanyak 48 TPS di Jakarta Dipakai Khusus untuk Sampah Masker dan APD

Megapolitan
Pelaku Penjambretan Ditangkap Setelah Motor Dihalang Warga

Pelaku Penjambretan Ditangkap Setelah Motor Dihalang Warga

Megapolitan
Wali Kota Belum Mau Buka-bukaan Skema Rinci PSBB Kota Depok

Wali Kota Belum Mau Buka-bukaan Skema Rinci PSBB Kota Depok

Megapolitan
Wali Kota Depok Usulkan PSBB di Bodebek agar Pembatasan Angkutan Umum Terintegrasi

Wali Kota Depok Usulkan PSBB di Bodebek agar Pembatasan Angkutan Umum Terintegrasi

Megapolitan
UPDATE : 30.802 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 949 Orang Positif

UPDATE : 30.802 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 949 Orang Positif

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Bekasi Terus Bertambah, Kini Ada 70 Pasien yang Positif

Kasus Covid-19 di Bekasi Terus Bertambah, Kini Ada 70 Pasien yang Positif

Megapolitan
Pemkot Depok Klaim Berkas Usulan PSBB Sudah Lengkap

Pemkot Depok Klaim Berkas Usulan PSBB Sudah Lengkap

Megapolitan
Pemkot Tangsel Segera Ajukan PSBB, Anggaran Disiapkan Rp 100 Milar

Pemkot Tangsel Segera Ajukan PSBB, Anggaran Disiapkan Rp 100 Milar

Megapolitan
UPDATE: 150 Tenaga Kesehatan di DKI Positif Virus Corona, 2 Orang Meninggal

UPDATE: 150 Tenaga Kesehatan di DKI Positif Virus Corona, 2 Orang Meninggal

Megapolitan
Sidang Perdana Kasus Penusukan Wiranto Digelar di PN Jakbar Secara Online

Sidang Perdana Kasus Penusukan Wiranto Digelar di PN Jakbar Secara Online

Megapolitan
3.630 Orang Jalani Rapid Test Covid-19 di Depok, 176 Orang Positif

3.630 Orang Jalani Rapid Test Covid-19 di Depok, 176 Orang Positif

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 di Depok: Pasien Sembuh Bertambah 1, 2 Suspect Meninggal dalam Sehari

[UPDATE] Covid-19 di Depok: Pasien Sembuh Bertambah 1, 2 Suspect Meninggal dalam Sehari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X