Ledakan Gas di Pasar Minggu, 3 Orang Terluka

Kompas.com - 07/04/2019, 18:07 WIB
Ilustrasi kebakaran ShutterstockIlustrasi kebakaran

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga orang warga megalami luka bakar akibat ledakan gas di sebuah rumah di Jalan Ampera Raya Komplek Polri Ampera, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (7/4/2019), pukul 07.45 WIB.

Kepala Peleton Grup C Sektor IX Pasar Minggu Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selata Ruwanto mengatakan, kejadian itu berawal dari kebocoran pada regulator kompor gas di rumah tersebut.

"Jadi asisten rumah tangga yang namanya Tinah melihat di selang ada keluar busa, lalu dia panggil tukang gas yang namanya Fadilah," kata Ruwanto saat dihubungi Kompas.com, Minggu.

Kemudian, Fadilah ditemani oleh Tinah dan seorang asisten rumah tangga lainnya yang bernama Novi kembali ke dapur yang berada di basement rumah tersebut untuk melakukan pengecekan.


Baca juga: Ledakan di Akademi Militer Rusia, Empat Prajurit Terluka

Saat salah seorang dari mereka mencoba menghidupkan kompor, terjadilah ledakan di dalam ruang dapur tersebut.

"Kemungkinan ruangan itu sudah dipenuhi oleh gas akibat kebocoran jadi terjadi ledakan," ujar Ruwanto.

Setelah kejadian tersebut, ketiga korban langsung dibawa ke RSUD Pasar Minggu.

Ruwanto mengatakan, berdasarkan keterangan dari pihak rumah sakit, ketiga korban mengalami luka bakar hingga 70 persen.

Kemudian, ketiganya di rujuk ke Rumah Sakit Fatmawati dengan alasan kelengkapan alat.

Berdasarkan keterangan dari pemilik rumah, api sempat menyala di dapur tersebut. Meski api tak terlalu besar, seluruh ruangan itu hangus akibat ledakan.

Baca juga: Tabung Kompresor Meledak, Sopir Truk Tewas, Dua Korban Lain Luka

Api yang menyala berhasil dipadamkan warga sekitar dengan alat pemadam api ringan (APAR) dan selang air sebelum petugas pemadam datang.

Pemadam hanya melakukan pendinginan agar api tak kembali menyala dari ruang dapur tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harus Rampung Pertengahan Desember, Proyek Saluran Air di Jaktim Capai 85 Persen

Harus Rampung Pertengahan Desember, Proyek Saluran Air di Jaktim Capai 85 Persen

Megapolitan
Petugas Damkar Masih Berupaya Padamkan Api di Lantai 5 Mal Lokasari Square

Petugas Damkar Masih Berupaya Padamkan Api di Lantai 5 Mal Lokasari Square

Megapolitan
Soal Temuan Ganja Dalam Koper di Ruang UKM, Universitas Pancasila Akui Kecolongan

Soal Temuan Ganja Dalam Koper di Ruang UKM, Universitas Pancasila Akui Kecolongan

Megapolitan
Dituding Ada Upaya Penyelundupan karena Banjir Proyek, Dirut Jakpro Minta Pembuktian

Dituding Ada Upaya Penyelundupan karena Banjir Proyek, Dirut Jakpro Minta Pembuktian

Megapolitan
Tahun Depan MRT Ditargetkan Akan Terintegrasi dengan Transjakarta

Tahun Depan MRT Ditargetkan Akan Terintegrasi dengan Transjakarta

Megapolitan
Kebakaran Mal Lokasari Square Jadi Tontonan Warga Sekitar

Kebakaran Mal Lokasari Square Jadi Tontonan Warga Sekitar

Megapolitan
Polisi Sebut Saksi Alami Efek Samping Pascaoperasi Ilegal di Salon PIK

Polisi Sebut Saksi Alami Efek Samping Pascaoperasi Ilegal di Salon PIK

Megapolitan
Ganja Dalam Koper Ditemukan di Ruang UKM Kesehatan Universitas Pancasila

Ganja Dalam Koper Ditemukan di Ruang UKM Kesehatan Universitas Pancasila

Megapolitan
BERITA FOTO: Ngeri, Perlintasan Tanpa Palang di Stasiun Ancol

BERITA FOTO: Ngeri, Perlintasan Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Berita Foto
Mulai Besok Tol Kunciran-Serpong Bisa Dilintasi Gratis Selama 2 Minggu

Mulai Besok Tol Kunciran-Serpong Bisa Dilintasi Gratis Selama 2 Minggu

Megapolitan
Bukan Pemprov, Mengapa Komisi C DPRD DKI Bela Anggaran Komputer yang Dipertanyakan PSI?

Bukan Pemprov, Mengapa Komisi C DPRD DKI Bela Anggaran Komputer yang Dipertanyakan PSI?

Megapolitan
Selain Ivan Gunawan, Polisi Telah Periksa Empat Pelanggan Salon Ilegal di PIK

Selain Ivan Gunawan, Polisi Telah Periksa Empat Pelanggan Salon Ilegal di PIK

Megapolitan
PT MRT Jakarta Luncurkan 300.000 Multi Trip Ticket

PT MRT Jakarta Luncurkan 300.000 Multi Trip Ticket

Megapolitan
40 Persen Kontraktor yang Tangani Proyek Saluran Air di Jaktim Dapat Rapor Merah

40 Persen Kontraktor yang Tangani Proyek Saluran Air di Jaktim Dapat Rapor Merah

Megapolitan
Polisi Sebut Tidak Ada Tanda Pencurian Kabel PLN pada Kasus Bocah Tewas Tersetrum

Polisi Sebut Tidak Ada Tanda Pencurian Kabel PLN pada Kasus Bocah Tewas Tersetrum

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X