Harapan Penyandang Disabilitas untuk 4 Trotoar yang Akan Dibangun di Jakarta Utara

Kompas.com - 09/04/2019, 08:29 WIB
Kondisi trotoar ramah highheels dan disabilitas di jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, Minggu (10/12/2017) Kompas.com/Setyo AdiKondisi trotoar ramah highheels dan disabilitas di jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, Minggu (10/12/2017)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara akan membangun trotoar  ramah disabilitas pada Juni mendatang.

Hal itu disampaikan Kasie Kelengkapan Prasarana Jalan dan Jaringan Utilitas Jakarta Utara Libertus Sagala, Senin (8/4/2019).

"Tahun ini akan dibangun di empat lokasi yakni Jalan Danau Sunter Utara, Jalan Danau Sunter Barat di Tanjung Priok, Jalan Lodan Raya, Pademangan dan Jalan Dadap di Penjaringan," papar Libertus.

Baca juga: Parkir Liar Okupasi Jalur Khusus Disabilitas di Trotoar Stasiun MRT Haji Nawi

Libertus menambahkan, trotoar akan dibangun dengan lebar dua hingga tiga meter dan tetap mengutamakan kenyamanan masyarakat penyandang disabilitas.

" Trotoar tetap akan dibangun dengan fasilitas seperti ubin pemandu arah, taman, bangku taman, dan lampu jalan," terangnya.

Dihubungi terpisah, Koordinator Gerakan Aksesibilitas Umum Nasional (GAUN) Jakarta Utara April Kaisar meminta Pemkot memperhatikan beberapa hal dalam rencana pembangunan tersebut.

"Pertama, di sela-sela pembangunan, saya harap trotoar lama juga diperbarui. Sebab, sudah banyak ubin pemandu yang usang, sehingga sulit dideteksi teman-teman disabilitas," kata April.

Baca juga: Akses Halte Bundaran HI ke Stasiun MRT Belum Ramah Disabilitas

Selain itu, menurut April yang harus diperhatikan berikutnya adalah penanda antar-trotoar yang putus.

"Sering kali trotoar kan terputus karena ada jalan. Nah tolong dari ubin pemandu ke jalan tersebut dibuat tanda. Misalnya jalan tersebut dibuat lebih tinggi seperti polisi tidur," tambahnya.

Jalan dengan permukaan lebih tinggi akan berguna sebagai tanda untuk penyandang disabilitas sehingga tidak salah arah dalam melangkah dari satu trotoar ke trotoar lainnya.

"Di Jakarta Utara belum ada soalnya fasilitas penanda trotoar putus itu. Jadi teman-teman sering kehilangan arah," sebut April.

April juga berharap trotoar ramah disabilitas bisa dibangun di kawasan Kelapa Gading.

"Saya berharap disitu juga dibangun, karena saya rasa belum ada ya (trotoar ramah disabilitas) di Kelapa Gading," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X