Kompas.com - 11/04/2019, 19:39 WIB
Presiden Joko Widodo, Rabu (26/12/2018) pagi, meninjau proyek bendungan Sukamahi dan Ciawi di Bogor, Jawa Barat. KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo, Rabu (26/12/2018) pagi, meninjau proyek bendungan Sukamahi dan Ciawi di Bogor, Jawa Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Bambang Hidayah mengatakan, Bendungan Sukamahi dan Ciawi di Bogor yang sedang dibangun tak akan cukup untuk menyelamatkan Jakarta dari banjir. Sebab Bendungan Sukamahi dan Ciawi adalah dry dam atau bendungan yang kering di musim kemarau dan terisi di musim hujan.

"Bukan dibendung terus ditampung. Dia dry dam, sungai tetap ditampung melalui conduit. Nah itu harus digarisbawahi. Bukan seperti Jatiluhur," kata dia di Kantor Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Pengendalian banjir lewat kedua bendungan itu tetap mengalirkan air ke Sungai Ciliwung. Air memang ditahan di bendungan tetapi hanya efektif mengurangi debit di hulu Ciliwung di Bogor.

Baca juga: Cara Kerja Bendungan Sukamahi dan Ciawi Kurangi Banjir Jakarta

"(Mengurangi debit) 30 persen itu hanya di hulu Sungai Ciliwung. Di Bogor. Kenapa makin ke hilir debit berkurang? Karena banyak sungai-sungai kecil masuk tidak terkendali," ujar Bambang.

Sesampai di hilirnya di Jakarta, kata Bambang, debit hanya berkurang sekitar 12 persen. Debit bisa berkurang cukup signifikan apabila sodetan Ciliwung bisa beroperasi.

"Nanti (debit berkurang) 30 persen bisa kalau sodetan Bidara Cina jadi ya. Kalau sodetan selesai juga nambah lagi 10 persen," kata Bambang.

Ia tidak sependapat dengan pernyataan bahwa dengan dibangunnya dua bendungan itu, normalisasi sungai tak dibutuhkan lagi.

"Masa begitu? Enggaklah," ujar dia.

Penanganan banjir di Jakarta, menurut Bambang, sudah satu paket dengan pelebaran sungai, pembangunan tanggul pantai, dan pembangunan Waduk Pluit. Proyek-proyek itu harus dikerjakan untuk bisa mengurangi potensi banjir di Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya mengatakan, solusi terhadap banjir yang terus berulang di Jatipadang, Jakarta Selatan, tengah dikerjakan di hulu sungai di Bogor, Jawa Barat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Gagal, Tender Kedua Pembangunan Sirkuit Formula E Dibuka, Sudah Ada yang Daftar

Sempat Gagal, Tender Kedua Pembangunan Sirkuit Formula E Dibuka, Sudah Ada yang Daftar

Megapolitan
Peringati Hari Bakti Taruna ke-76, Menhan Prabowo Ziarah ke TMP Taruna

Peringati Hari Bakti Taruna ke-76, Menhan Prabowo Ziarah ke TMP Taruna

Megapolitan
PN Depok Lockdown hingga 31 Januari, Lebih dari 60 Persidangan Ditunda

PN Depok Lockdown hingga 31 Januari, Lebih dari 60 Persidangan Ditunda

Megapolitan
Tender Sirkuit Formula E Gagal, Wagub DKI Optimis Tetap Bisa Terselenggara

Tender Sirkuit Formula E Gagal, Wagub DKI Optimis Tetap Bisa Terselenggara

Megapolitan
Banyak Plastik Berisi Sampah di Perbatasan Jaksel, Dibuang Subuh Saat Orang Berangkat Kerja

Banyak Plastik Berisi Sampah di Perbatasan Jaksel, Dibuang Subuh Saat Orang Berangkat Kerja

Megapolitan
Formula E Belum Dapat Sponsor, Jakpro Pakai Dana Talangan untuk Bangun Sirkuit

Formula E Belum Dapat Sponsor, Jakpro Pakai Dana Talangan untuk Bangun Sirkuit

Megapolitan
Pakar Sebut Kemampuan Berpikir Rasional Pengeroyok Kakek 89 Tahun Mengalami Penumpulan

Pakar Sebut Kemampuan Berpikir Rasional Pengeroyok Kakek 89 Tahun Mengalami Penumpulan

Megapolitan
Detik-detik Neira J Kalangi Hirup Udara Bebas, Air Matanya Tumpah di Pelukan Sang Ayah

Detik-detik Neira J Kalangi Hirup Udara Bebas, Air Matanya Tumpah di Pelukan Sang Ayah

Megapolitan
Mobil Kecelakaan di Jalan Prapanca Kebayoran Baru, Lalu Lintas Macet

Mobil Kecelakaan di Jalan Prapanca Kebayoran Baru, Lalu Lintas Macet

Megapolitan
Hari Ini, Ketua DPRD DKI Jakarta Dipanggil BK Terkait Dugaan Malaadministrasi Interpelasi Formula E

Hari Ini, Ketua DPRD DKI Jakarta Dipanggil BK Terkait Dugaan Malaadministrasi Interpelasi Formula E

Megapolitan
Wagub Sebut Kerumunan di MoI karena Panitia Tak Antisipasi Animo Komunitas Anime

Wagub Sebut Kerumunan di MoI karena Panitia Tak Antisipasi Animo Komunitas Anime

Megapolitan
Kecurigaan Keluarga Kakek yang Tewas Dikeroyok dan Hasil Penyelidikan Sementara Polisi

Kecurigaan Keluarga Kakek yang Tewas Dikeroyok dan Hasil Penyelidikan Sementara Polisi

Megapolitan
Gandeng Dompet Dhuafa, Sunpride Salurkan 200 Kotak Buah untuk Korban Banjir di Tegal Alur

Gandeng Dompet Dhuafa, Sunpride Salurkan 200 Kotak Buah untuk Korban Banjir di Tegal Alur

Megapolitan
Wagub DKI: 2 RT di Jakarta Masuk Zona Merah Covid-19

Wagub DKI: 2 RT di Jakarta Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Upaya Pemkot Jaksel Kurangi Tumpukan Sampah, Kelola Minyak Jelantah hingga Budi Daya Ulat

Upaya Pemkot Jaksel Kurangi Tumpukan Sampah, Kelola Minyak Jelantah hingga Budi Daya Ulat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.